Rabu, Juni 24, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Rel KA Ditemukan Membujur di Kawasan Kayutangan Heritage

Redaksi by Redaksi
Oktober 21, 2022 2:53 pm
in Asli Malang
rel KA ditemukan di Kawasan Kayutangan Heritage

Sebuah ekscavator dan Para Pekerja saat membongkar aspal pembangunan Koridor 3 Kayutangan Heritage./Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, tugumalang.id – Rangkaian rel KA sepanjang 8 hingga 10 meter membujur dari arah selatan ke utara, ditemukan di depan Patung Chairil Anwar, Kawasan Kayutangan Heritage, Jalan Basuki Rahmat , Kota Malang , Jumat ( 21/10/2022 ) .

Lintasan trem lawas ini ditemukan pekerja proyek yang sedang menggarap pemasangan batu andesit di koridor 3 Kayutangan Heritage. Terkuaknya jalur trem kuno ini diketahui pertama kali sejak Rabu (19/10/2022) siang.

READ ALSO

Produk Asal Malang Tembus Pasar Global, dari Taiwan hingga Prancis

Relief Garudeya Candi Kidal Jadi Jejak Awal Lahirnya Garuda Pancasila

”Baru kelihatan utuh itu pada Kamis siang. Waktu Rabu itu sebenarnya sudah kelihatan, saat kami gali kok keras. Ternyata ada sebuah besi,” kata Hafiz, salah satu anggota pelaksana proyek dari CV Sinar Mulia kepada reporter, Jumat (21/10/2022).

Para pekerja saat melakukan galian untuk pemasangan batu andesit, temukan rel KA. foto/Rubianto

Jalur trem yang ditemukan itu ada sekitar 8 hingga 10 meter. Diduga lintasan rel trem ini serupa atau masih satu jalur dangan temuan rel di koridor 1 (Avia) dan koridor 2 (Simpang Empat Rajabally). Dua lintasan trem sebelumnya telah diputuskan untuk dipendam.

Penampakan rel KA. foto/Rubianto

Waktu itu, Wali Kota Malang Sutiaji akan membuat sebuah penanda khusus agar masyarakat tahu dan bisa mengetahui bahwa kawasan Kayutangan punya jejak historis yang panjang. Namun ternyata hingga kini, penanda itu tidak pernah ada.

Ini diungkapkan Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB0 Kota Malang, Rakai Hino Galeswari, bahwa temuan ketiga kalinya harus disikapi secara bijak. Ini mengingat proyek Kayutangan Heritage yang dibuat untuk menonjolkan aspek historikalnya.

”Percuma kalau disini semua sudah kita lindungi, kita tetapkan sebagai benda cagar budaya tapi hal seperti ini tidak diperhatikan. Lintasan trem ini juga sebagai bukti kawasan ini sangat bersejarah,” kata Hino.

kawasan Kayutangan Heritage, tempat ditemukannya rel KA lawas. foto/Rubianto

Pihaknya menyayangkan hingga saat ini penanda atas benda bersejarah itu tidak dijumpai. Akhirnya, sampai sekarang masyarakat juga tidak tahu-menahu terkait edukasi sejarah ini. Ia berharap pihak terkait juga melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga TACB dalam urusan pembangunan ini kedepannya.

”Kedepannya ini mau diapakan? Apa mau dikubur lagi atau gimana?. Kalau memang Kayutangan Heritage ini mau ditonjolkan sebagai kawasan Cagar Budaya, harusnya hal ini juga harus diperhatikan,” tegasnya.

Kawasan Kayutangan Heritage.foto/Rubianto

Menurut Hino, lintasan trem ini dibangun pada saat zaman kolonial. Saat itu, diawaki Malang Stoomtram Maatschappij (MSM). Membangun sebuah lintasan trem yang terbentang mulai Stasiun Blimbing hingga Jagalan.

Panjang lintasan seluruhnya diperkirakan mencapai sekitar 6 kilometer. Belanda sudah membuka jalur kereta ini sejak 15 Februari 1903 dan ditutup kisaran pada tahun 1959.

Sebetulnnya, saat era kepemimpinan Walikota Malang Sugiono saat itu lintasan rel trem ini masih terlihat. Hingga kemudian untuk alasan keselamatan pengendara akhirnya ditutup aspal.

Dulu, fungsi lintasan rel trem ini sangat strategis. Kayutangan dulunya merupakan kawasan pusat perdagangan, sentra produksi dan pemukiman warga Belanda dan Eropa. Selain membawa muatan barang, trem ini juga memuat orang.

Setelah temuan ini, sejumlah pihak terkait masih akan berkoordinasi terkait tindak lanjutnya. Apakah akan ditutup seperti sebelumnya atau seperti apa. Informasi dihimpun, penutupan akses jalan ini diperkirakan bisa sampai tiga minggu ke depan.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

 

Tags: kawasan kayutangan heritagerel ka

Related Posts

Produk asal Malang
Asli Malang

Produk Asal Malang Tembus Pasar Global, dari Taiwan hingga Prancis

Selasa, 9 Jun 2026
Candi kidal
Asli Malang

Relief Garudeya Candi Kidal Jadi Jejak Awal Lahirnya Garuda Pancasila

Senin, 1 Jun 2026
Museum Singhasari
Asli Malang

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

Selasa, 5 Mei 2026
Wisata sejarah di Kota Malang
Asli Malang

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

Senin, 23 Mar 2026
Kampung Budaya Polowijen, salah satu tempat wisata edukasi di Kota Malang yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Kampung Budaya Polowijen/Henny Chn.
Asli Malang

Rekomendasi Wisata Edukasi di Kota Malang: Tempat Asyik Belajar dan Liburan Bersama Keluarga

Jumat, 7 Nov 2025
Tanaman hias
Asli Malang

4 Surga Hijau di Malang Raya: Pusat Tanaman Hias Terlengkap dari Pasar Legendaris hingga Nursery Modern

Selasa, 4 Nov 2025
Next Post
The Grand Palace Hotel.

5 Rekomendasi Hotel dekat Alun-alun Malang, dari Kelas Biasa hingga Mewah

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapenda Kota Malang Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB hingga Tingkat RT RW

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.