MALANG, Tugumalang.id – Pelatih Persatuan Sepak Bola Amputasi Malang Raya (Persama Malang), Saiful Hidayat angkat bicara mengenai kemenangan yang diraih timnya atas Persatuan Sepak Bola Amputasi Banyuwangi (Persawangi Banyuwangi) dalam laga pembuka turnamen sepak bola amputasi Piala Menpora 2024, Jumat (13/12/2024).
Dalam laga yang digelar di lapangan luar Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Persama Malang meraih kemenangan tipis 1-0 atas lawannya itu. Gol tunggal kemenangan Persama Malang dicetak oleh Muhammad Angga Riswanto di babak kedua melalui sundulan kepala memanfaatkan kemelut di depan gawang Persawangi Banyuwangi.
Atas raihan hasil positif tersebut, Saiful mengatakan bahwa Persama Malang membidik target juara di ajang Piala Menpora 2024 dan kemenangan atas Persawangi menjadi modal yang cukup positif. Walaupun pihaknya juga tak menampik, status tuan rumah menjadi beban tersendiri bagi timnya.

“Selama beberapa bulan ini kita giat rutin latihan untuk mempersiapkan Piala Menpora ini, untuk memberikan yang terbaik untuk Kota Malang dan Jawa Timur. Kita sebagai tuan rumah wajib juara dong. Kita selaku tuan rumah juga harus memberikan yang terbaik bagi Kota Malang,” tutur Saiful kepada Tugumalang.id.
“Sangat menjadi beban tersendiri (tuan rumah), dimana dari tim tamu adalah mantan juara. Tim yang sudah mengenal sepak bola dari awal,” imbuhnya.
Baca Juga: Jelang Piala Menpora Sepak Bola Amputasi, Persama dan Persas Gelar Pertandingan Uji Coba
Selama kurang lebih satu tahun dipercaya menjadi pelatih kepala Persama Malang, Saiful mengungkapkan butuh proses yang panjang untuk membangun tim. Hal itu menurutnya menjadi tantangan tersendiri baginya untuk bisa membawa Persama Malang berprestasi.
Apalagi Saiful harus mengenalkan sepak bola dan juga menghilangkan rasa traumatis dari rekan-rekan disabilitas.
“Saya harus mengenalkan sepak bola terlebih dahulu, saya juga harus menghilangkan trauma dari rekan-rekan tersebut. Saya juga harus mengenalkan bidang olahraga di usia yang sudah lanjut, banyak tantangan yang saya rasakan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Saiful menjelaskan bahwa persiapan timnya cukup matang menghadapi Piala Menpora 2024 ini, selama kurang lebih tujuh bulan mereka melakukan persiapan.
Ia pun bersyukur Persama Malang bisa mendapatkan hasil positif melawan Persawangi Banyuwangi dimana anak asuhnya mampu mengikuti instruksinya dengan baik di atas lapangan. Meskipun Saiful juga menyoroti masalah finishing, para pemain Persama Malang masih sering membuang-buang peluang untuk mencetak gol.
“Saya rasa dari tim kita itu sudah mengikuti instruksi saya. Itu yang saya apresiasi karena tau apa yang saya maksud, apa yang saya sampaikan mereka sudah bisa memahami,” jelas Saiful.
“Ada beberapa peluang yang harus kita tadi gol, tetapi finishing-nya masih bermasalah. Mungkin (pemain) kurang konsentrasi,” tutupnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Redaktur: jatmiko





























