MALANG, Tugumalang.id – Bupati Malang Sanusi melantik anak kandungnya, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang pada Senin (13/4/2026) lalu. Pelantikan tersebut menarik perhatian publik karena memunculkan dugaan adanya praktik dinasti politik.
Sebelum dilantik sebagai Kepala DLH Kabupaten Malang, Ahmad Dzulfikar Nurrahman yang akrab disapa Avi telah menjabat sebagai Sekretaris DLH Kabupaten Malang sejak Agustus 2023. Dalam kurun dua tahun terakhir, ia juga sempat mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kabupaten Malang.
Riwayat Pendidikan Ahmad Dzulfikar Nurrahman
Avi merupakan anak pertama Sanusi dan Anis Zaidah Sanusi. Ia menempuh pendidikan Sarjana (S1) Arsitektur di Universitas Brawijaya pada 2005 dan lulus pada 2009.
Setelah itu, Avi melanjutkan pendidikan Magister Teknik Sipil dengan pilihan kompartemen Manajemen Konstruksi di Universitas Brawijaya pada 2016. Jenjang pendidikan tersebut ditempuh usai lolos sebagai awardee beasiswa LPDP.
Pada 2020, Avi kembali melanjutkan studi Program Doktor Ilmu Lingkungan di Universitas Brawijaya. Ia lulus pada 2024 dengan predikat cum laude.
Baca juga: Lantik 447 Pejabat, Bupati Malang Tekankan Integritas dan Komitmen dalam Melayani Masyarakat
Pada 2025, Avi terpilih sebagai salah satu dari 25 peserta short course Australia Awards Achieving a Just Energy Transition throughout Indonesia di Griffith University.
Perjalanan Karier di Pemkab Malang
Avi memulai karier di Pemerintah Kabupaten Malang sebagai staf di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK).
Selanjutnya, ia diangkat sebagai Kepala Seksi Penanganan Limbah Domestik DPKPCK pada 2019.
Dua tahun kemudian, Avi dipindah ke DLH Kabupaten Malang dan menduduki jabatan Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan.
Pada 2023, ia kembali naik jabatan sebagai Sekretaris DLH Kabupaten Malang, sebelum akhirnya dilantik menjadi Kepala DLH Kabupaten Malang pada April 2026.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko


















