Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Pondok Pesantren: Benteng Ilmu dan Pusat Pengembangan Keterampilan Santri

Redaksi by Redaksi
November 11, 2025 8:15 pm
in Pendidikan
Pondok pesantren
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id-Selama ini, pesantren dikenal sebagai benteng ilmu agama, tempat para santri menelaah kitab kuning dan memperdalam disiplin spiritual. Namun, lembaga pendidikan tertua di Indonesia ini telah berevolusi menjadi kawah candradimuka yang holistik. Pesantren kini tidak hanya mencetak ahli kitab, tetapi juga membekali santri dengan keterampilan praktis (soft skill) yang bernilai jual di masyarakat.

Empat ekstrakurikuler inti menjadi bukti nyata bahwa lulusan pondok pesantren membawa dua bekal utama: kedalaman spiritual dan kemampuan aplikatif. Tuntutan zaman mendorong pesantren memperkuat kurikulumnya dengan pembekalan keterampilan ganda (double skill). Pengembangan ini difokuskan pada kecerdasan majemuk santri, memfasilitasi bakat mereka yang melampaui batas-batas kajian fikih dan nahwu.

READ ALSO

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

Berikut empat keterampilan inti, ditambah tiga keahlian penunjang vital, yang menjadi bekal wajib bagi setiap lulusan pesantren. Keterampilan tersebut menjamin santri tidak hanya kompeten di mimbar dakwah, tetapi juga siap menghadapi dunia kerja dan tanggung jawab sosial.

Empat Keterampilan Inti (Soft & Hard Skill)

1. Skill Seni Dakwah: Ekstrakurikuler Qiroah

Seni DakwahEkstrakurikuler Qiroah (Seni Baca Al-Qur’an) merupakan keterampilan lisan tingkat tinggi. Santri yang menguasainya tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan benar sesuai kaidah tajwid, tetapi juga melantunkannya secara indah (tilawah) dengan maqamat yang tepat.

Keterampilan ini melatih olah vokal, kepekaan seni, serta ketelitian bahasa. Qiroah menjadi napas dakwah yang lembut sekaligus membangun personal branding santri ketika berdakwah atau mewakili pesantren di berbagai forum, mulai dari lomba MTQ hingga acara resmi.

2. Skill Seni Syiar dan Kekompakan: Ekstrakurikuler Banjari

Pondok pesantrenBanjari (Seni Musik Rebana) mengasah kemampuan seni kolektif yang penting bagi santri. Ekskul ini melatih harmonisasi ritme, kedisiplinan irama, dan kekompakan tim. Lantunan sholawat dengan iringan rebana khas Banjari menjadi simbol bahwa syiar agama dilakukan secara terstruktur dan terpadu.

Tim Banjari juga berperan sebagai public relation pesantren, mencerminkan semangat kebersamaan dan etos kerja tim yang kuat — keterampilan yang sangat dibutuhkan di dunia kerja dan masyarakat.

3. Skill Keterampilan Praktis: Hantaran (Kewirausahaan)

Ekskul Hantaran (seni merangkai bingkisan mahar atau seserahan) merupakan keterampilan tangan bernilai ekonomi tinggi. Santri putri dilatih untuk merancang produk hantaran dengan ketelitian, kesabaran, dan kreativitas artistik.

Keterampilan ini menjadi bekal kewirausahaan yang dapat diterapkan langsung dalam kehidupan nyata, memungkinkan lulusan untuk mandiri secara ekonomi dengan membuka jasa hantaran pernikahan.

4. Skill Penguatan Tradisi: Sholawat Manaqib

Sholawat Manaqib
Foto: Galeri PP. Darurrohman

Sholawat Manaqib berfokus pada penguatan spiritualitas melalui pembacaan kisah para wali dan ulama (manaqib) disertai lantunan sholawat. Ekskul ini menanamkan kecintaan terhadap tradisi keilmuan, menjaga hati, dan memperkuat akhlakul karimah.

Dengan kegiatan ini, santri tidak hanya menguasai ilmu dunia, tetapi juga memahami dan meneladani akhlak pendahulu.

Keterampilan Penunjang dan Keahlian Sosial

Selain empat keterampilan utama, pesantren juga mengadakan tiga program penunjang untuk melengkapi kompetensi santri:

5. Kursus Ubudiyyah: Pemanduan Ibadah Praktis

Kursus Ubudiyyah merupakan program wajib yang berfokus pada praktik ibadah sehari-hari. Santri diajarkan pelaksanaan ibadah secara benar (kaffah), mulai dari wudu, tayamum, salat wajib dan sunah, hingga manasik haji dan umrah dasar.

Keterampilan ini membentuk ketertiban, ketelitian, serta kesiapan santri menjadi imam atau pemandu ibadah di masyarakat. Kursus ini menjadi sertifikasi penting bagi lulusan pesantren.

6. Program Pelatihan Life Skill melalui Seminar

Pesantren secara rutin mengadakan seminar dan pelatihan yang berfokus pada life skill kontemporer. Topiknya meliputi public speaking modern, literasi digital, etika bermedia sosial, hingga mini entrepreneurship workshop.

Program ini menjembatani ilmu tradisional dengan praktik modern, melatih santri berpikir kritis, inovatif, dan komunikatif. Lulusan diharapkan mampu menyampaikan nilai-nilai agama secara efektif melalui platform digital sebagai media dakwah.

7. Pelatihan Tajhizul Mayyit (Fardhu Kifayah)

Pelatihan Tajhizul Mayyit (pengurusan jenazah mulai dari memandikan hingga menyalatkan) merupakan keterampilan wajib dalam konteks sosial keagamaan.

Kegiatan ini menanamkan kesadaran akan kewajiban sosial (fardhu kifayah) serta membentuk keberanian santri menghadapi realitas hidup dan mati. Dengan kemampuan ini, lulusan pesantren siap menjadi tokoh sentral di lingkungan masyarakat.

Sinergi Tradisi dan Modernitas

Kombinasi tujuh keterampilan ini — empat core skill (Qiroah, Banjari, Hantaran, dan Manaqib) serta tiga keterampilan penunjang (Ubudiyyah, Seminar, dan Tajhizul Mayyit) — membentuk lulusan pesantren yang utuh.

Mereka tidak hanya ahli dalam dakwah dan ilmu agama, tetapi juga memiliki jiwa wirausaha, kesiapan ibadah mandiri, serta kemampuan memimpin di ranah sosial.

Ilmu kitab kuning menjadi fondasi spiritual yang kokoh, sementara keterampilan aplikatif dan life skill menjadi sayap yang membawa santri beradaptasi dengan dunia modern.

Lulusan pesantren masa kini menjadi bukti nyata bahwa tradisi dapat berjalan seimbang dengan tuntutan zaman.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Sabrina Rb, Santriwati PP Sentono Agung Darurrohman Malang (Magang)
redaktur: jatmiko

Tags: banjaribekal lulusanekskul pesantrenhantarankewirausahaan santrikitab kuningkursus ubudiyyahqiroahskill santrisoft skilltajhizul mayyit

Related Posts

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda
Advertorial

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Jumat, 16 Okt 2026
UIN Malang - Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset
Advertorial

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

Jumat, 16 Okt 2026
Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning

Jumat, 16 Okt 2026
Reuni Akbar UIN Malang tahun 2026 dilanjutkan dan pelantikan katan alumin. /Foto: Dok. UIN Malang
Pendidikan

Reuni Akbar UIN Malang 2026, Merajut Ukhuwah Mengukir Inspirasi

Kamis, 15 Okt 2026
Fakultas Psikologi UIN Malang tegaskan komitmen pembangunan zona integritas. /Foto: Dok. Fakultas Psikologi UIN Malang.
Pendidikan

Fakultas Psikologi UIN Malang Tegaskan Komitmen Pembangunan Zona Integritas

Kamis, 15 Okt 2026
Tujuh ilmuwan Universitas Brawijaya masuk daftar Top dua persen Researchers tahun 2026 atau peneliti terbaik dunia. Foto: Dok. UB
Pendidikan

7 Ilmuwan UB Masuk Daftar Peneliti Terbaik Dunia 2026

Rabu, 14 Okt 2026
Next Post
FST Unikama jalin kolaborasi lintas kampus bersama Universitas Yudharta Pasuruan dalam pengembangan IoT Smart Farming di Probolinggo. /Foto: Dok. Unikama

Kembangkan IoT Smart Farming di Probolinggo, Unikama Jalin Kolaborasi Lintas Kampus dengan Universitas Yudharta Pasuruan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.