Tugumalang.id – Politeknik Negeri Malang (Polinema) melalui Skema Program Penerapan Teknologi Tepat Guna (PPTTG) dalam Program INOVOKASI, telah mengambil langkah maju untuk membantu UMKM Sekar Temulawak mengatasi tantangan dalam produksi dan pemasaran.
Program ini menawarkan solusi konkret melalui penerapan teknologi penyaringan dan pengemasan otomatis, serta pelatihan strategi pemasaran digital. Hal ini diharapkan dapat membawa UMKM Sekar Temulawak ke level yang lebih tinggi dalam industri minuman kesehatan.
UMKM Sekar Temulawak, yang berdiri sejak 2019, dikenal sebagai produsen minuman sari temulawak dengan banyak manfaat kesehatan. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) adalah tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di Indonesia.
Baca Juga: Luar Biasa! Polinema Melalui PSDKU Lumajang Melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan 19 Mitra Strategis
Khasiatnya yang mencakup anti-inflamasi, antioksidan, dan antimikroba. Meskipun telah meraih sejumlah pencapaian dalam memproduksi minuman sari temulawak, UMKM ini masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam proses produksi dan strategi pemasaran.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi UMKM Sekar Temulawak adalah proses penyaringan minuman. Penyaringan yang dilakukan secara manual seringkali meninggalkan endapan, terutama karena penggunaan asam jawa sebagai bahan tambahan.
Hal ini mempengaruhi konsistensi dan kualitas produk, serta dapat mengurangi kepuasan pelanggan. Proses manual ini juga memerlukan waktu yang cukup lama dan menghabiskan banyak tenaga kerja, berdampak pada biaya produksi yang lebih tinggi.
Selain itu, UMKM Sekar Temulawak menghadapi keterbatasan dalam penerapan strategi pemasaran digital. Di era digital saat ini, pemasaran konvensional saja tidak cukup untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Baca Juga: Polinema Gelar Pelatihan Strudel Apel Sebagai Produk Unggulan Desa bagi Warga Tumpang
Dengan sumber daya yang terbatas, sulit bagi UMKM ini untuk merancang dan menerapkan strategi digital yang efektif guna meningkatkan visibilitas merek dan penjualan produk mereka.
Politeknik Negeri Malang, melalui Program INOVOKASI yang dipimpin oleh Donny Radianto, S.T., M.Eng., bersama tim yang terdiri dari Dinda Ayu Permatasari, S.S.T., M.T., Zakiyah Amalia, S.T., M.Tr.T. dari Politeknik Negeri Malang, Annisa Maulidia D, S.S.T., M.Tr.T. dari Politeknik Negeri Banjarmasin, Rendi Pambudi W, S.S.T., M.Tr.T. dari Politeknik Negeri Madiun, dan Qonitatul Hasanah, S.S.T., M.Tr.T. dari Politeknik Negeri Jember, menghadirkan solusi berupa teknologi tepat guna untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi.
Dalam program ini, UMKM Sekar Temulawak diperkenalkan dengan teknologi penyaringan dan pengemasan otomatis. Teknologi ini memungkinkan penyaringan yang lebih efisien dan bersih, menghasilkan produk akhir yang konsisten tanpa endapan. Proses ini juga mempercepat waktu produksi dan mengurangi pemborosan bahan baku.
Program ini juga menyediakan pelatihan dan lokakarya tentang pemasaran digital, membantu UMKM Sekar Temulawak mengembangkan keterampilan dalam mengelola pemasaran online, dari pembuatan konten, manajemen media sosial, hingga penggunaan platform e-commerce untuk meningkatkan penjualan.
Pelatihan ini bertujuan untuk membuka wawasan tentang pentingnya pemasaran digital di era modern dan memberikan pengetahuan praktis tentang cara menjangkau konsumen lebih luas.
Program ini diharapkan memberikan dampak signifikan bagi UMKM Sekar Temulawak. Peningkatan kualitas produk melalui teknologi penyaringan dan pengemasan otomatis akan membuat minuman sari temulawak lebih kompetitif di pasar, baik dari segi kualitas maupun konsistensi.
Dengan demikian, pelanggan akan lebih puas dan loyal, memperkuat merek UMKM Sekar Temulawak di pasaran.
Penerapan teknologi ini juga menghemat biaya operasional, karena proses produksi menjadi lebih efisien dan memerlukan lebih sedikit tenaga kerja. Dalam jangka panjang, efisiensi ini diharapkan meningkatkan profitabilitas dan kapasitas produksi UMKM Sekar Temulawak.
Pengembangan strategi pemasaran digital akan memungkinkan UMKM Sekar Temulawak menjangkau lebih banyak konsumen potensial, tidak hanya di wilayah lokal tetapi juga di berbagai daerah.
Dengan pengetahuan baru ini, UMKM diharapkan dapat memanfaatkan media sosial dan platform digital lainnya untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan volume penjualan.
Program INOVOKASI dari Politeknik Negeri Malang tidak hanya mendukung UMKM Sekar Temulawak untuk berkembang saat ini, tetapi juga mendorong keberlanjutan dan pertumbuhan jangka panjang.
Dengan penerapan teknologi tepat guna dan strategi pemasaran modern, UMKM ini dapat menghadapi tantangan pasar yang kompetitif dengan lebih percaya diri. Program ini juga bertujuan untuk menjadi model bagi UMKM lain yang ingin mengintegrasikan teknologi ke dalam proses produksi dan strategi bisnis mereka.
“Melalui program ini, kami berharap UMKM Sekar Temulawak dapat meningkatkan kualitas produksi, menekan biaya, dan menjangkau pasar yang lebih luas. Kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan UMKM ini membuktikan bahwa solusi teknologi dapat diimplementasikan untuk memajukan sektor ekonomi mikro,” ujar Donny Radianto, S.T., M.Eng., Ketua Tim Pelaksana Program INOVOKASI.
Dengan dukungan dari Politeknik Negeri Malang, UMKM Sekar Temulawak diharapkan menjadi contoh sukses penerapan teknologi dalam bisnis kecil, meningkatkan daya saing, dan memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis Polinema
Editor: Herlianto. A





























