Malang, Tugumalang.id – PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik untuk mendukung pelaksanaan Peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 2026 yang digelar selama dua hari, 7–8 Februari 2026, di Stadion Gajayana, Kota Malang. Kegiatan keagamaan berskala nasional ini diperkirakan dihadiri sekitar 103 ribu jamaah dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung agenda strategis kemasyarakatan dan keagamaan, PLN menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, lancar, dan tanpa gangguan.
Kesiapan Sistem Kelistrikan Berlapis
Untuk menjaga keandalan suplai listrik selama kegiatan berlangsung, PLN menyiagakan berbagai peralatan pendukung, mulai dari 1 unit genset berkapasitas 250 kVA, 1 unit genset 150 kVA, 2 unit UPS 250 kVA, 2 unit UPS 200 kVA, hingga 1 unit UPS 30 kVA.
Selain kesiapan peralatan, sebanyak 50 personel gabungan PLN dan Tenaga Alih Daya (TAD) disiagakan penuh sebelum, selama, hingga pasca kegiatan. Tim ini bertugas melakukan pemantauan sistem kelistrikan, pengamanan peralatan, serta respons cepat terhadap potensi gangguan di lapangan.
Baca juga: Fakta Menarik Mujahadah Kubro Harlah NU ke-100 di Kota Malang
Rangkaian Acara dan Pengaturan Teknis
Rangkaian kegiatan Harlah NU 2026 dimulai pada Sabtu, 7 Februari 2026, dengan kedatangan jamaah dari berbagai wilayah di Malang Raya pada pukul 18.00–24.00 WIB. Agenda dilanjutkan dengan khotmil Quran 99 khataman serta salat malam yang berlangsung hingga pukul 02.00 WIB.
Memasuki Minggu, 8 Februari 2026, jamaah mulai memasuki area Stadion Gajayana pada pukul 01.00–02.00 WIB, dilanjutkan salat subuh berjemaah pada pukul 04.00–05.00 WIB. Acara inti Harlah Satu Abad NU berlangsung pada pukul 06.00–09.00 WIB, sebelum jamaah secara bertahap meninggalkan Kota Malang pada pukul 11.00–15.00 WIB.
Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan, tercatat sebanyak 12 ruas jalan di Kota Malang ditutup sementara selama pelaksanaan acara.
Momentum Toleransi dan Sinergi Lintas Elemen
Selain menjadi momentum religius, Harlah Satu Abad NU 2026 juga mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan moderasi beragama. Salah satu panitia menegaskan bahwa peringatan satu abad NU di Malang menjadi bukti nyata kuatnya kebersamaan lintas elemen masyarakat.
“Alhamdulillah. Dengan dukungan dari berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk keluarga besar Muhammadiyah dan jamaah Gereja yang turut menyediakan fasilitas, peringatan satu abad NU di Malang menjadi bukti kuatnya toleransi dan moderasi beragama,” tegasnya.
Baca juga: Hadir di Mujahadah Kubro NU, Prabowo: NU Adalah Pilar Utama Kedaulatan Indonesia
Pemerintah Kota Malang turut memberikan dukungan penuh melalui berbagai persiapan teknis, mulai dari rekayasa lalu lintas, pengaturan jalur parkir, penentuan drop zone, hingga area transit kendaraan. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memastikan kawasan sekitar Stadion Gajayana dalam kondisi steril selama pelaksanaan acara.
PLN menyambut baik sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan Harlah NU 2026. Dengan kesiapan infrastruktur kelistrikan dan sumber daya manusia, PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal demi mendukung terselenggaranya kegiatan yang khidmat, aman, dan memberikan manfaat luas bagi umat serta masyarakat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
rilis PLN UP3 Malang
redaktur: jatmiko
























