Tugumalang.id – Distribusi sajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah wilayah Lowokwaru, Kota Malang geger usai ditemukan belatung di puding stroberi pada Selasa (3/3/2026). Kini, dapur MBG atau SPPG Tulusrejo 2, Lowokwaru buka suara dan mengimbau para siswa yang mengonsumsinya hingga menyatakan siap mengganti di hari selanjutnya.
Di dalam paket MBG itu, berisi susu UHT, mini muffin, kaki naga, kacang dan puding stoberi. Di puding stroberi itulah yang ditemukan belatung, bahkan masih hidup. Diketahui, sudah ada 5 sekolah yang menyampaikan keluhan itu ke SPPPG Tulusrejo 2 selaku pihak yang mendistribusikan paket MBG tersebut.
Baca Juga: SPPG di Lowokwaru Malang Tetapkan Harga Menu MBG Rp 8 Ribu dan Rp 10 Ribu
Kepala SPPG Tulusrejo 2, Lowokwaru Kota Malang, Julfa Hannan membenarkan adanya keluhan tersebut. Ia juga mengakui bahwa pihaknya kecolongan atas kualitas menu MBG yang didistribusikan.

“Sebagai pelayan publik, pasti ada kesalahan. Ini akan menjadi evaluasi agar ke depan lebih teliti. Ternyata stroberi ini riskan ada ulatnya,” kata Julfa.
Menurutnya, buah strowberi itu sudah dicuci bersih menggunakan garam sebelum diolah menjadi puding. Ia menduga belatung itu muncul dari buah stroberi tersebut.
Julfa menyebut telah mengimbau para siswa melalui pihak sekolah agar tak mengonsumsi puding stroberi tersebut. Ia juga menyatakan siap menggantinya melalui distribusi menu MBG hari-hari selanjutnya.
Baca Juga: Menu MBG di Kota Malang Ada Belatungnya
“Kami mengakui kesalahan ini. Sudah diumumkan bahwa ini tak perlu dikonsumsi, dibuang saja. Kami akan ganti di menu-menu selanjutnya. Besok kami ganti di 12 sekolah yang kami kirim,” ucapnya.
Hari ini, total ada 2.319 paket menu MBG yang didistribusikan SPPG Tulusrejo 2 ke 12 sekolah di wilayah Kota Malang.
“Kami sampaikan permohonan maaf, kami akan evaluasi ini dan mengganti di menu selanjutnya. Penggantian khusus makanan yang dilaporkan kurang layak, puding aja,” imbuhnya.
Sebelumnya, wali murid di salah satu sekolah yang mendapat distribusi MBG berisi puding strowberi itu mengaku miris dengan kondisi ini. Banyak wali murid juga kompak menyampaikan keluhan adanya belatung itu.
“Menu hari ini, kayak gak layak, di puding strowberinya ada belatungnya, masih gerak gerak,” kata salah satu wali murid yang enggan disebut namanya.
Dikatakan, keluhan serius soal menu MBG di sekolah anaknya sudah 4 kali terjadi. Sebelunya, ia menyebut ada susu olahan dalam kemasan botol sempat membuat para siswa sakit perut.
Sejak itu, setiap menu MBG yang diterima anaknya tak satupun dikonsumsi. Dia tak memperbolehkan anaknya makan MBG.
“Jadi setiap dapat MBG, selalu saya buang. Setelah dulu anak sempat sakit perut karena susu, sampai sekarang selalu saya buang,” ungkapnya.
“Kalau menunya kayak gini gini, mending stop saja, kasian anak anak kalau sampai ada apa apa,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A
























