Malang, Tugumalang.id— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus memperluas layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menargetkan pendirian 233 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Kabupaten Malang. Hingga saat ini, sudah terdapat 82 SPPG, di mana 76 di antaranya telah beroperasi aktif.
Bupati Malang HM. Sanusi menjelaskan, keberadaan dapur gizi ini telah melayani lebih dari 241.000 penerima manfaat di Kabupaten Malang. Program tersebut menyasar anak-anak usia sekolah dari PAUD hingga SMA, serta ibu hamil, menyusui, dan balita.
Baca juga: 31 Dapur SPPG Sudah Beroperasi, Kabupaten Malang Target 110 Dapur untuk 300 Ribu Penerima MBG
“Penerima manfaat ini terdiri dari para siswa, mulai dari PAUD hingga SMA, serta ibu hamil, menyusui, dan balita,” ujar Sanusi usai meresmikan SPPG di Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, Sabtu (18/10/2025).
Jaga Kualitas, Hindari Kasus Keracunan Makanan
Dalam arahannya, Sanusi menekankan pentingnya menjaga kualitas dan keamanan pangan di setiap dapur gizi. Seluruh SPPG diwajibkan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara ketat mulai dari perencanaan menu, pengadaan bahan baku, proses memasak, pengemasan, hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah.
“Ini perlu saya tekankan karena melihat banyaknya kasus keracunan makanan yang terjadi di daerah lain. Mudah-mudahan hal ini tidak terjadi di Kabupaten Malang,” tegasnya.
Dukung Program Nasional Makan Bergizi Gratis
Pemkab Malang menjadi salah satu daerah yang aktif mendukung Program Prioritas Nasional MBG. Dukungan ini diwujudkan melalui pembentukan Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5.7/4072/SJ tanggal 25 Juli 2025.
Selain itu, Pemkab Malang juga menindaklanjuti Surat Edaran Nomor 500.12/2119/SJ tentang dukungan penyediaan lahan dan bangunan untuk dapur MBG. Hal ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mempercepat kemandirian dan efektivitas layanan gizi masyarakat.
Baca juga: Polri Groundbreaking 205 Dapur SPPG Serentak, Dipusatkan di Dampit Malang
Kolaborasi dengan BGN, UMKM, dan BUMDes
Sanusi menambahkan, Pemkab Malang terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) serta seluruh kepala SPPG agar pelaksanaan program berjalan optimal. Pemerintah daerah juga menggandeng pelaku usaha lokal, UMKM, dan BUMDes untuk menjadi pemasok bahan pangan bagi program MBG.
“Kami terus berkoordinasi dengan BGN dan para kepala SPPG, serta melibatkan UMKM dan BUMDes sebagai supplier agar program Makan Bergizi Gratis ini berjalan lancar dan berkelanjutan,” tutup Sanusi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko


















