Jumat, Juli 10, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Pelesir ke Pantai Tiga Warna Malang dan Perjuangan Kesadaran Sampah

Redaksi by Redaksi
Oktober 16, 2022 7:24 am
in Pariwisata
Pantai Tiga warna

Salah satu sisi kawasan Pantai Tiga Warna. foto/Bayu Eka

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, tugumalang.id — Pantai tiga warna, di wilayah Desa Sendang Biru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, merupakan salah satu dari belasan wisata pantai yang menakjubkan. Sebagai destinasi wisata, tiga warna menawarkan birunya lautan, putihnya pasir dan terumbu karang. Gradasi tiga warna inilah yang membuatnya dinamai tiga warna.

Tak perlu khawatir soal kegiatan apa yang bisa Anda lakukan untuk menghabiskan waktu disana. Di pantai yang berjarak sekitar 50 Km dari Kota Malang ini, Anda bisa bersantai di hamparan pasir pantai, snorkeling, banana boat, kano, diving, snorkeling hingga camping.

READ ALSO

Menuju Gunung Bromo? Singgahi Dulu Deretan Wisata Menarik di Sepanjang Jalur

Mikutopia Batu Perpanjang Promo Tiket dan Festival Journey of Wonderland hingga 12 Juli

Keistimewaan lain dari pantai tiga warna ialah bagaimana pantai ini menjadi salah satu bagian dari konservasi alam yang digerakkan masyarakat. Selain menjaga kondisi pantai agar tetap bersih dari sampah, kelompok masyarakat yang diinisiasi Saptoyo juga menanam mangrove dan menjaga terumbu karang.

Wilayah konservasi di Pantai Tiga Warna Malang

Pengunjung memasuki kawasan mangrove, Pantai Tiga warna. foto/Bayu Eka

Pantai tiga warna malang memang termasuk dalam lingkup Clungup Mangrove Conservation (CMC). Area konservasi di CMC terbagi menjadi dua zona inti, satu zona rehabilitasi serta hutan mangrove.

Zona inti ini merupakan area seluas 0,875 Ha terumbu karang yang berada di Pantai Tiga warna seluas 0,875 Ha. Area zona inti kedua terletak di Pantai Kondang Buntung dimana terdapat mangrove seluas 2,687 Ha.

Sedangkan zona rehabilitasi seluas 1,0198 Ha terletak di Pantai Tiga warna. Area ini membatasi daratan dengan zona inti terumbu karang. Selain itu, terdapat area hutan mangrove seluas 38,884 Ha yang terletak di pesisir Desa Sitiarjo.

Perjuangan Menjaga Keharmonisan Alam Pantai Tiga Warna Malang

Pantai tiga warna memiliki sejarah tersendiri sebelum indah seperti saat ini. Saptoyo memprakarsai penataan pantai ini sejak tahun 2005. Embrio lokasi wisata sekaligus konsep konservasi semua ia lakukan secara mandiri.

Ke laut lepas Samudera Indonesia. foto/Bayu Eka

Kala itu, Saptoyo prihatin dengan kejadian tanah longsor yang disebabkan oleh penebangan hutan di sekitar pantai. Ia lalu berinisiatif menggunakan uang pribadinya untuk menanam mangrove seorang diri.

Lama kelamaan, kegiatan Saptoyo dapat menggugah kesadaran masyarakat sekitar. “Vibrasi saya menyebar ke orang-orang terdekat saya. Sehingga pada tahun 2012 kami sudah berjalan berkelompok,” tuturnya.

Butuh waktu 6 tahun bagi Saptoyo untuk menanamkan nilai-nilai keseninambungan antara wisata dan konservasi alam pada masyarakat sekitar pantai tiga warna Malang. Ada tiga nilai dasar yang diperjuangan oleh Saptoyo dan rekan-rekannya.

Pertama ialah bagaimana kualitas ekologi semakin membaik. Selanjutnya bagaimana kualitas sosial juga semakin membaik. Dan terakhir ialah bagaimana kesejahteraan juga turut membaik.

Saptoyo juga dibantu anaknya, Lia untuk mengelola sumber daya alam dan sumber daya manusia secara berkelanjutan. Bahkan para nelayan yang dulunya menangkap ikan dengan cara yang merusak lingkungan, kini ikut membantunya.

Tercatat ada sekitar 109 orang yang tergabung dalam kelompoknya. Ditambah lagi 500 orang petani yang termasuk dalam Kelompok Tani Hutan.

Menyoal Sampah, Saptoyo: Hilirnya Pasti Ke Laut

Tanpa bermaksud menyepelekan persoalan sampah di gunung, Saptoyo menganggap Laut adalah tempat yang rentan sampah karena menjadi muara limbah sampah.

“Di gunung tidak akan pernah ada sampah jatuh dari langit. Kalo dipantai, sampah darimanapun hilirnya pasti ke laut,” jelasnya.

Senja yang indah di Pantai Tiga Warna. foto/Bayu Eka

Terdapat satu peraturan “bring back your rubbish” dimana pengunjung harus membawa kembali semua sampah sisa barang dan makanan yang mereka bawa. Bahkan, sebelum masuk petugas akan memeriksa barang bawaan pengunjung untuk mencatat barang yang berpotensi menimbulkan sampah.

Menurut Saptoyo, persoalan menjaga alam dari sampah membutuhkan konsistensi dalam menjalani proses sehingga kedepannya Indonesia menjadi lebih baik.

Rute ke Pantai Tiga Warna Malang

Jika Anda telah memutuskan untuk pergi ke pantai tiga warna malang, cobalah mencari tahu rute perjalanan ke arah Pantai Sendang Biru. Dalam perjalanan Anda akan melewati Kecamatan Dampit, Turen, hingga menuju Sendang Biru.

Saat tiba di pertigaan sebelum pantai Sendang Biru, Anda akan menemui arah jalan ke pantai Goa China dan satunya kearah konservasi mangrove. Ikuti jalur tersebut atau bertanya pada warga sekitar bila kebingungan.

Penulis: Imam A. Hanifah
editor: jatmiko

Tags: kabupaten malangmangrove pantai tiga warnaPantai tiga warnaSendang biru

Related Posts

Menuju Gunung Bromo? Singgahi Dulu Deretan Wisata Menarik di Sepanjang Jalur
Pariwisata

Menuju Gunung Bromo? Singgahi Dulu Deretan Wisata Menarik di Sepanjang Jalur

Selasa, 7 Jul 2026
Mikutopia Batu Perpanjang Promo Tiket dan Festival Journey of Wonderland hingga 12 Juli
Pariwisata

Mikutopia Batu Perpanjang Promo Tiket dan Festival Journey of Wonderland hingga 12 Juli

Senin, 6 Jul 2026
Menjelajah Sambil Belajar: 5 Wisata Edukasi di Kabupaten Malang yang Cocok Mengisi Libur Sekolah
Pariwisata

Menjelajah Sambil Belajar: 5 Wisata Edukasi di Kabupaten Malang yang Cocok Mengisi Libur Sekolah

Jumat, 3 Jul 2026
10 wisata edukasi di Kota Malang yang menarik untuk dikunjungi di momen libur sekolah kali ini. /Foto: Google Review Museum Mpu Purwa/Dedi Irfan.
Pariwisata

Cocok Buat Mengisi Libur Sekolah, 10 Wisata Edukasi di Kota Malang yang Menarik Dikunjungi

Kamis, 2 Jul 2026
Sensasi masuk ke dunia sihir di Magic House, The Legend Stars Park, Jatim Park 3, Kota Batu. Foto: Dok
Pariwisata

Sensasi Masuk ke Dunia Sihir, Liburan Sekolah ala Hogwarts di Magic House Jatim Park 3

Selasa, 30 Jun 2026
Kolam Renang
Pariwisata

10 Kolam Renang di Malang yang Cocok Buat Mengisi Libur Sekolah

Senin, 29 Jun 2026
Next Post
Akhmad Mukhlis.

Menata Kembali Aktivitas Anak

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.