Selasa, Juni 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Optimalkan Peternakan Ayam Lewat Teknik Industri, Dwi Apink Dela Nesfian Raih Predikat Lulusan Terbaik ITN Malang

Redaksi by Redaksi
April 17, 2026 2:04 pm
in Pendidikan
Dwi Apink Dela Nesfian. Foto/dok ITN Malang

Dwi Apink Dela Nesfian. Foto/dok ITN Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id — Ilmu Teknik Industri ternyata tidak hanya terpaku pada sektor manufaktur besar. Hal ini dibuktikan oleh Dwi Apink Dela Nesfian, lulusan terbaik Teknik Industri S-1, Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang).

Melalui skripsinya yang bertajuk “Optimasi Industri Peternakan Ayam Broiler di UD Sumber Urip Kabupaten Jember”, Apink biasa disapa memberikan dampak nyata bagi usaha peternakan milik keluarganya sendiri.

READ ALSO

Tegaskan Kualitas Pendidikan, Unmer Malang Kukuhkan 3 Profesor Baru

Pentas Siroh USQ Insan Permata: Meneladani Kisah Sahabat Rasul dan Tanamkan Karakter Islami

Apink menjadi bagian dari wisudawan Fakultas Teknologi Industri (FTI) yang dijadwalkan akan mengikuti prosesi wisuda ke-75 periode I, tahun 2026, pada Sabtu, 25 April 2026.

Baca Juga: Mahasiswa ITN Malang Raih Juara 2 Sayembara Desain Altar GKJW Tunjungsekar

Dalam risetnya yang dibimbing oleh Dr. Ir. Nelly Budiharti, MSIE., dan Mariza Kertaningtyas, ST., MT, Apink menggunakan metode yang tergolong cukup berat untuk level sarjana.

Yakni kombinasi tiga metode sekaligus: FTA (Fault Tree Analysis), FMEA (Failure Mode and Effects Analysis), dan Linear Programming. Ia berupaya memecahkan masalah operasional yang sering dihadapi oleh usaha yang dikelola pakdenya tersebut, terutama mengenai bobot ayam yang sering meleset dari target.

“Saya menemukan bahwa manajemen pakan dan tingkat kepadatan kandang memiliki risiko tertinggi terhadap kualitas ternak. Lewat ilmu yang saya dapat di kampus, saya ingin usaha keluarga ini bisa berkelanjutan dan hasilnya lebih optimal,” jelas Apink.

Berdasarkan analisisnya, faktor pakan memiliki pengaruh yang sangat penting karena melibatkan tiga jenis pakan dengan fase berbeda yang harus pas komposisinya.

Dwi Apink Dela Nesfian. Foto/dok ITN Malang
Dwi Apink Dela Nesfian. Foto/dok ITN Malang

Selain itu, kepadatan kandang yang berlebih terbukti membuat ayam stres sehingga nafsu makan turun drastis. Melalui pengolahan data menggunakan software POM-QM dan usulan perbaikan 5W+1H, Apink merekomendasikan penyeimbangan nutrisi pakan serta luas ideal kandang.

Baca Juga: Cahaya Lilin dan Sukacita Paskah di Kapel ITN Malang: Dari Khidmatnya Misa Hingga Pesan Kasih di Telur Paskah

Bagian paling menantang bagi Apink adalah saat menyusun model matematika untuk bidang peternakan yang cukup berbeda dengan industri manufaktur biasa. Namun, berkat ketekunannya, riset ini berhasil memberikan pemahaman mendalam bagi keluarganya dalam mengelola bisnis secara lebih profesional.

Memenuhi Janji untuk Sang Ayah

Pencapaian akademik dengan IPK 3,78 dalam waktu 3,5 tahun ini merupakan pelunasan janji Apink kepada almarhum ayahnya, Imam Zunaedi Salaf, yang berpulang pada 2019.

Pesan sang ayah agar semua anaknya menjadi sarjana dan menjaga nama baik keluarga menjadi penyemangat bagi gadis asal Jember, Jawa Timur ini. Apalagi, sang ibu, Endang Sulastri, kini harus berjuang sendirian sebagai petani palawija

Selama kuliah, ia justru sangat aktif sebagai Koordinator Asisten Laboratorium yang membawahi empat lab sekaligus: Lab. Perancangan dan Sistem Informasi, Lab. Manufaktur, Lab. Komputer, serta Lab. Perancangan Teknik Industri.

“Jadi asisten lab itu manfaatnya besar untuk soft skill seperti manajemen waktu dan berbicara di depan publik. Secara hard skill juga lebih terasah karena harus paham materi lebih dalam sebelum mengajar mahasiswa lain,” tutur alumnus SMA Negeri Balung tersebut.

Selain aktif di organisasi daerah FKMJM (Forum Mahasiswa Jember di Malang), dan penelitian Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bersama dosen Dr. Ir. Nelly Budiharti, MSIE, Apink bahkan sempat bekerja part-time dan freelance di bidang food & beverage (F&B) untuk menambah uang saku.

Meskipun sempat merasa stres pada semester lima karena beban kuliah dan organisasi yang menumpuk, disiplin dan konsistensi menjadi kuncinya.

“Jaga kepercayaan orang tua dan ibadah, itu yang membuat saya tetap stabil,” pungkasnya. Kini, dengan gelar sarjana di tangan, Apink siap membawa ilmu Teknik Industri untuk memajukan sektor-sektor usaha di masyarakat.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis ITN Malang

Editor: Herlianto. A

Tags: ITN Malangkabupaten jemberPeternakan Ayam

Related Posts

Professor baru Unmer Malang
Pendidikan

Tegaskan Kualitas Pendidikan, Unmer Malang Kukuhkan 3 Profesor Baru

Selasa, 16 Jun 2026
USQ Insan Permata menggelar Pentas Siroh untuk memberikan keteladanan kisah sahabat Rasulullah SAW dan menanamkan karakter Islam. /Foto: Dok. USQ Insan Permata
Pendidikan

Pentas Siroh USQ Insan Permata: Meneladani Kisah Sahabat Rasul dan Tanamkan Karakter Islami

Senin, 15 Jun 2026
LP2M UIN Malang gelar International Public Lecture dalam rangka memperkuat kolaborasi global dan moderasi beragama. /Foto: Dok. UIN Malang
Pendidikan

Gelar International Public Lecture, LP2M UIN Malang Singgung Masalah Kolaborasi Global dan Moderasi Beragama

Sabtu, 13 Jun 2026
LP2M UIN Malang jalin kerja sama strategis dengan ORSC IIUM guna memperluas jaringan global. /Foto: Dok. UIN Malang.
Pendidikan

Gandeng ORSC-IIUM Malaysia, LP2M UIN Malang Pertegas Komitmen Perluas Jejaring Internasional

Sabtu, 13 Jun 2026
Siswa SDIT Insan Permata Malang kembangkan produk sabun dan lilin dalam acara gelar karya bertajuk Pejuang Jelantah. /Foto: Dok. SDIT Insan Permata.
Pendidikan

Gelar Karya SDIT Insan Permata Malang: Kreativitas Olah Limbah Jelantah jadi Produk Sabun dan Lilin

Sabtu, 13 Jun 2026
Saipul Muklas, alumni Teknik Geodesi ITN Malang, yang kini bekerja di industri pertambangan. Foto/dok. ITN Malang
Pendidikan

Pengalaman Lembur di Kampus Jadi Modal Saipul Muklas Taklukkan Industri Pertambangan

Jumat, 12 Jun 2026
Next Post
air putih

5 Fakta Air Putih yang Bisa Mengubah Pola Hidupmu

BERITA POPULER

  • layanan gratis

    6 Layanan Gratis di Kota Malang yang Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kafe dengan Cathedral Effect di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.