Tugumalang.id – Proyek strategis pemutakhiran Peta Dasar Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Timur yang dikawal oleh Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) menunjukkan perkembangan signifikan.
Hanya berselang sebulan setelah laporan pendahuluan pada awal Juli lalu, progres pengerjaan pemetaan 38 kabupaten/kota di Jawa Timur kini telah mencapai angka 84 persen.
Kepastian ini terkuak dalam paparan Laporan Antara Penyusunan Peta Dasar Provinsi Jawa Timur yang digelar di Ruang Workshop Lembaga Pengembangan Kerjasama dan Usaha (LPKU) ITN Malang, Jumat (31/07/2026).
Baca Juga: ITN Malang Gandeng Gratama Consultant, Siapkan Lulusan Teknik Elektro Masuk Industri
Staf Ahli ITN Malang dari Prodi Teknik Geodesi, Krishna Himawan Subiyanto, ST., M.Sc., menjelaskan, selain capaian fisik pemetaan yang hampir rampung, timnya juga bergerak cepat melakukan penyesuaian standar teknis terbaru dari Badan Informasi Geospasial (BIG).

“Target kami dalam laporan antara ini adalah menyampaikan progres pengerjaan pemetaan yang sudah menyentuh 84 persen untuk seluruh wilayah kabupaten/kota di Jawa Timur. Kemarin dari BIG ada penyamaan persepsi terkait standar pemetaan SNI yang mengalami updating,” terang Krishna yang mengawal proyek ini bersama Ir. Gatot Subroto, ST., M.Ars., dari Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITN Malang.
“Karena kami sudah melakukan asistensi, ini jadi kesempatan untuk langsung menyesuaikan dengan standar terbaru mereka. Targetnya minggu depan penggambaran selesai dan September nanti semua rampung,” imbuhnya.
Kelancaran dan ketepatan progres ini makin memperkuat kepercayaan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Provinsi Jawa Timur terhadap kepakaran ITN Malang.
Baca Juga: Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Raih Juara Kontes Modifikasi, Lepas Penat Skripsi dengan Naik Podium
Kepala Bidang Penataan Ruang Wilayah DPRKPCK Jatim, Dr. Priyo Nur Cahyo, ST., MT., secara terbuka mengakui kapasitas akademisi ITN Malang dalam mengawal pekerjaan skala besar di tingkat provinsi.
“Kami dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak ragu bekerja sama dengan ITN Malang. PWK di Jatim yang pertama berdiri itu di ITN, baru kampus lainnya mengikuti. Sebagai senior, saya yakin ITN bisa mengawal kegiatan skala provinsi,” puji Priyo.
Priyo juga menyoroti sinergi lintas sektor yang dimiliki ITN Malang, termasuk kolaborasi kampus bersama Ditjen Penataan Ruang Laut KKP. Menurutnya, tata ruang darat dan laut memang sudah seharusnya saling melengkapi.
Dari laporan yang disampaikan untuk peta dasar RTRW Jatim, Priyo menilai seluruh proses pengerjaan sudah on the track dan sesuai Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang disepakati, termasuk asistensi teknis bersama BIG yang sudah berjalan tiga kali.
Melihat performa positif ini, DPRKPCK Jatim bahkan sudah bersiap memperluas jangkauan kerja sama dengan ITN Malang, mulai dari tahap Peninjauan Kembali (PK) RTRW hingga peluang pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi para ASN.
“Gayung bersambut, kami di pemerintahan dituntut memenuhi sertifikat minimal 20 JPL per tahun. Kami mengidentifikasi kebutuhan diklat seperti penilaian perwujudan RDTR dan peruntukan tata ruang. Harapan kami, ini bisa kita dikerjasamakan kembali dengan ITN Malang,” tambah Priyo.
Menanggapi kepercayaan besar tersebut, Kepala LPKU ITN Malang, Ir. Ardiyanto Maksimilianus Gai, ST., M.Si., MM., menegaskan komitmen penuh institusi untuk mengawal proyek hingga tuntas, termasuk memastikan peta dasar tersebut mengantongi rekomendasi resmi dari BIG.
“Terima kasih atas kepercayaan Pemprov Jatim kepada ITN Malang. Bapak Rektor secara khusus berpesan dan berkomitmen mengawal kegiatan ini karena level tanggung jawabnya sangat besar. Kami pastikan tim tidak hanya menyerahkan peta jadi, tetapi akan terus mendampingi prosesnya sampai rekomendasi resmi dari BIG keluar,” tegas Ardiyanto.
Keterlibatan ITN Malang dalam pemutakhiran peta dasar Jawa Timur hingga penyiapan SDM daerah ini semakin mengukuhkan peran ITN Malang sebagai kampus yang berdampak nyata, di mana keahlian akademis dan riset perguruan tinggi memberikan solusi riil dan kontribusi langsung bagi pembangunan daerah.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis ITN Malang
Editor: Herlianto. A

























