Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Mitos Kera Penghuni Pemandian Wendit Kabupaten Malang

Redaksi by Redaksi
Februari 23, 2021 6:31 pm
in Asli Malang
Ilustrasi.(foto:pixabay).

Ilustrasi.(foto:pixabay).

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Pemandian Wendit yang terletak di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang selain memiliki beragam kolam untuk dinikmati. Di sana juga terdapat sekelompok monyet yang hidup bebas dan tidak dipelihara siapapun.

Mereka mencari makan sendiri dan terkadang mendapatkan makanan dari pengunjung yang hendak berpiknik di sana.

READ ALSO

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Namun, pernahkah terpikirkan dari manakah monyet-monyet ini berasal, karena mengingat di sekitar sana dipenuhi rumah-rumah warga dan hanya di daerah situ saja terdapat gerombolan monyet tersebut.

Kepala Desa Mangliawan, Suprapto, mengatakan jika monyet-monyet di sana dipercaya sedang menjaga mata air di pemandian Wendit.

“Monyet-monyet ini dipercaya sebagai utusan dari kerajaan di Tengger untuk melindungi sumber mata air,” ungkapnya saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Sumber mata air Wendit sendiri dipercaya sebagai mata air keramat yang menjadi favorit raja-raja Majapahit, salah satunya Raja Hayam Wuruk yang memimpin masa kejayaan Majapahit.

Menurut cerita para tetua Desa Mangliawan, nama Wendit sendiri sebenarnya diambil dari nama ‘Pendito’ atau artinya Pendeta.

“Para tetua desa dulu pernah bercerita kalau dulu Desa Mangliawan pernah terjadi kekeringan karena pergeseran Gunung Widodaren,” tutur Suprapto.

Di tengah kekeringan tersebut, datang seorang pendeta tak dikenal untuk melangsungkan pertapaan.

“Di tengah pertapaannya, tiba-tiba muncul sumber mata air. Karena sumber mata air tersebut membuat Desa Mangliawan kembali subur,” ujarnya.

Warga yang menyaksikan hal tersebut mempercayai jika pertapa tersebut bukanlah orang biasa.

“Pertapa tersebut dipercaya warga merupakan anak dari Bupati Malang kedua, namun ia tidak ingin meneruskan pemerintah ayahnya dan memilih menjadi pertapa,” ujarnya.

“Sementara monyet-monyet yang ada di sekitar pemandian Wendit dipercaya juga merupakan jelmaan pasukan Majapahit dan pengikut pendeta tersebut,” sambungnya.

Oleh karena itu, meskipun merupakan monyet liar, monyet-monyet tersebut tidak pernah menyerang warga.

“Sejak saya masih kecil, monyet tersebut tidak pernah menyerang warga, jumlahnya juga tidak pernah berubah,” pungkasnya.

Tags: desa mangliawankabupaten malangpemandian wenditwendit

Related Posts

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Ilustrasi kawasan unik dan bersejarah Kota Malang (Foto: Pinterest/@Sugimin Tukijan)
Asli Malang

Jejak Empat Kawasan Unik di Malang, Permukiman Kolonial hingga Kampung Moderasi Beragama

Senin, 6 Jul 2026
Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota
Asli Malang

Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota

Kamis, 2 Jul 2026
Next Post
Wali kota malang

Kata Wali Kota Malang, Jadi Pejabat Harus Punya Kompetensi dan Mau Berinovasi

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.