Selasa, Oktober 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Merdeka Belajar, Merawat Bhinneka Tunggal Ika Ala SMPIT Insan Permata Malang

Redaksi by Redaksi
Januari 30, 2023 9:34 am
in Pendidikan
Berbagai macam kreasi murid SMPIT Insan Permata Malang yang mengenalkan berbagai kearifan lokal budaya nusantara. Mulai dari budaya Jawa, Sulawesi, Sumatera hingga Papua.
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – SMP Islam Terpadu Insan Permata Malang terus menumbuhkan semangat cinta NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Salah satu caranya dengan mengenal keragaman budaya yang ada di seluruh Nusantara, mulai Sabang sampai Merauke.

Hal itu terlihat dari Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasilais (P5) yang dikemas menarik pada Sabtu (28/1/2023). Selain diisi dengan pertunjukan budaya, sekolah SMPIT Insan Permata Malang hari itu juga seolah menjadi tempat bertemunya anak-anak dari seluruh nusantara.

READ ALSO

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Pasalnya mereka datang dengan berbusana adat khas daerah dari Sabang – Merauke. Selain itu, di sana juga dihadirkan 5 stan yang memamerkan beragam budaya, kuliner, pakaian adat dan lain-lain dari masing-masing pulau. Mulai Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua.

Usut punya usut, kegiatan itu merupakan puncak acara dari Program P5 yang telah berlangsung sejak Selasa (24/1/2023). Puncak kegiatan yang menjadi salah satu project wajib kurikulum Merdeka Belajar itu digelar dengan tema Warna Warni Negeriku.

Kegiatan itu bahkan mendapat kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Suwarjana. Saat itu, Suwarjana juga ikut berinteraksi langsung dengan para siswa yang berjaga di stan dan memamerkan wawasan dan pengetahuannya soal aneka ragam budaya nusantara.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Suwarjana (baju batik merah muda_ saat mendengarkan penjelasan wawasannya soal Papua. Foto/Azmy

Menurut dia, kegiatan yang menjadi bagian dari pengembangan kurikulum Merdeka Belajar ini sangat positif. Apalagi dengan tujuan utama untuk menumbuhkan kecintaan terhadap NKRI dengan cara menghormati segala macam perbedaannya.

“Saya kira ini langkah yang baik dari sekolah yang perlu diapresiasi. Momen yang baik agar siswa bisa menghormati perbedaan dengan praktek langsung di lingkungan sosial sekitarnya, dari sekolah, guru dan teman-temannya,” terang Suwarjana.

Sementara, Kepala Sekolah SMPIT Insan Permata Malang Anang Tri Wahyudi juga berharap dari kegiatan ini bisa tumbih semangat toleransi untuk menghargai perbedaan. Dengan begitu, upaya untuk membangun bangsa dan tanah air lebih baik lagi bisa terwujud.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 228 siswa SMPIT Insan Permata Malang ini menjadi proyek P5 yang ketiga kalinya. Sebelumnya, sudah ada 2 proyek telah dituntaskan. Seperti Belajar Kewirausahaan hingga belajar mengenal demokrasi lewat Pemilu.

“Setelah belajar bisnis dan demokrasi, sekarang kami ajak mereka menyelami lebih jauh tentang apa itu perbedaan. Yakni dengan cara mengenalkan keanekaragaman budaya nusantara,” terang Anang.

Menariknya, pentas seni ini dibuat dan disusun oleh kolaborasi antar guru dan murid itu sendiri. Semua dilakukan bertahap hingga tergelar kegiatan akbar seperti hari itu.

Sejumlah siswa juga unjuk gigi memeragakan tarian khas Suku Dayak di Kalimantan. Foto/Azmy

“Jadi sejak Selasa itu mereka mulai mencari-cari wawasan soal pulau-pulau, lalu menulis berbagai artikel terkait kekayaan budaya masing-masing pulau itu hingga sampai puncaknya pada perform hari ini,” jelasnya.

Menurut Alumnus Jurusan Matematika Universitas Negeri Malang itu, para siswa bisa mengenal soal ke-bhineka-an itu langsung dan komprehensif. Di sisi lain, SMPIT Insan Permata Malang juga ditunjuk menjadi sekolah inklusi dan penggerak.

Dimana setiap hari sekolah mempunyai program belajar yang menekankan kebersamaan dan rasa saling menghormati. Setuao harinya, siswa inklusi melakukan pembelajaran satu kelas dengan siswa reguler dan ditemani seorang pendamping.

“Jadi gak hanya sekedar pentas kreativitas, tapi mereka juga tahu secara wawasan dan perilaku,” paparnya.

Bahkan sekolah juga menambahkan program apik tambahan untuk mengenal ke-bhineka-an itu lewat program Adventure Class. Di mana masing-masing siswa diajak berdamawisata ke tempat-tempat yang dituju. Seperti pada tahun 2023 ini, sambung Anang, para siswa akan berangkat ke Bandung dan Lombok.

“Harapan kami dengan bekal yang kita tanamkan setiap hari ini bisa melahirkan pemimpin-pemimpin Islami yang dapat membangun peradaban bumi ini bisa lebih baik lagi,” harapnya.

Yayasan Insan Permata mengajak masyarakat untuk bisa memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan mendapatkan pendidikan terbaik dari pengajar terbaik yang ada di SMPIT Insan Permata Malang. Pendaftaran Peserta Didik Baru masih dibuka sampai bulan Februari 2023.

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Bhinneka Tunggal IkaBudaya NusantaraIslam Permata MalangMerdeka BelajarSMPIT

Related Posts

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus
Pendidikan

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Senin, 12 Okt 2026
Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM
Pendidikan

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Senin, 12 Okt 2026
ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan
Advertorial

ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

Minggu, 11 Okt 2026
UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji
Advertorial

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji

Sabtu, 10 Okt 2026
Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang
Advertorial

Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang
Advertorial

Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Petugas BPBD Kota Batu saat memeriksa kondisi plengsengan yang ambrol milik rumah warga di Dusun Jurangkuali, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Rumah Warga di Kota Batu Nyaris Ambrol Akibat Plengsengan Longsor 

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.