Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Menolak Mati, Menanti Realisasi Aplikasi Info Vila Songgoriti

Redaksi by Redaksi
Februari 19, 2023 2:09 pm
in Pariwisata, Peristiwa
KAWASAN wisata Songgoriti

Kawasan wisata legendaris Songgoriti yang kini pamornya kian meredup. Sejumlah pihak mulai bangkit menghidupkan kembali masa jayanya. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU, Tugumalang.id – Rencana Pemerintah Kota Batu menyiapkan aplikasi informasi villa menjadi langkah yang ditunggu-tunggu warga, khususnya di kawasan Songgoriti. Aplikasi ini menjadi solusi agar kawasan wisata legendaris itu kembali berjaya.

Dengan adanya aplikasi pendukung tersebut akan semakin memudahkan wisatawan untuk memilih alternatif penginapan, selain di hotel. Tak hanya itu, wisatawan juga dimudahkan karena bisa memesan villa dalam satu genggaman (gadget, red).

READ ALSO

Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina


Pelaku penyedia jasa penginapan di Songgoriti Kota Batu masih setia menerapkan pemasaran gaya lama. Mereka menunggu pengendara lewat dan lalu mengejarnya sembari menawarkan villa on the road (di tengah jalan). Foto/Azmy

Ketua Paguyuban Villa Songgoriti, Indra Tri Ariyono menyambut baik rencana itu. Bahkan, langkah kongkrit seperti itulah yang ditunggu-tunggu warga dan pengusaha villa.

”Terus terang, rencana aplikasi info villa itu adalah rencana yang sudah kami tunggu-tunggu. Semoga bisa segera direalisasikan,” ungkap Indra kepada tugumalang.id, Minggu (19/2/2023).

Hanya saja, sejak wacana itu bergulir, sambung Indra, hingga saat ini belum ada pertemuan dan komunikasi lebih lanjut dengan dinas terkait. Sebab itu, pihaknya sendiri juga belum bisa berkomentar lebih jauh.

Terpenting, kehadiran aplikasi itu tidak serta merta menghilangkan kearifan lokal yang sudah ada. Misal, seperti jasa ojek villa atau pramuwisata yang membuat kawasan tersebut dikenal.

”Dimana itu sudah menjadi kearifan lokal dan ciri khas tersendiri dari Songgoriti sendiri. Tapi saya kira misal nanti memang ada aplikasi itu mereka masih bisa tetap aktif,” timpalnya.

Meredupnya popularitas Songgoriti sendiri memang diakui disebabkan faktor perkembangan zaman. Para pengusaha villa hingga saat ini masih tetap bertahan dengan teknik promosi gaya lama. Yakni dengan mencegat pengendara yang lewat dan lalu mengejarnya untuk menawarkan jasa penginapan on the road (sambil berkendara, red).

Teknik ini bahkan di mata masyarakat Malang Raya menjadi bahan perbincangan karena menjadi ciri khas warga kawasan Songgoriti. ”Villa villa villa,” begitu kata mereka sembari mengendarai motor menjejeri pengendara.

aku penyedia jasa penginapan di Songgoriti Kota Batu masih setia menerapkan pemasaran gaya lama. Mereka menunggu pengendara lewat dan lalu mengejarnya sembari menawarkan villa on the road (di tengah jalan). Foto/Azmy

Beberapa memilih nongkrong di depan villa mereka atau di gang-gang untuk menawarkan villa atau kamar kepada pengendara yang lewat. Namun perkembangan zaman membuat mereka mau tidak mau dituntut beradaptasi.

Terlebih, jumlah penyedia villa di Kota Batu semakin menjamur. Tidak lagi terpusat di Songgoriti. Mereka dihadapkan dengan strategi perang harga yang ditabuh pengusaha hotel hingga vendor aplikasi penyedia jasa penginapan.

Indra menjelaskan persaingan harga dengan hotel-hotel sekitar. Misal, ketika harga tertinggi villa-villa di Songgoriti mencapai Rp 150 ribu, tapi hotel-hotel menawarkan promo hingga Rp 200 ribu.

Jawabnya, sudah jelas pengusaha villa akan kalah secara fasilitas. Dalam situasi ini, pengusaha merasakan dilema karena mereka juga menghadapi persoalan biaya operasional villa yang tinggi.

”Mau atau tidak, kita memang kalah saing dengan hotel-hotel dan vendor penginapan dengan strategi perang atau banting harga habis-habisan. Disitulah kami angkat tangan,” paparnya.

Hanya saja, sebagian besar masyarakat masih tetap memilih bertahan dengan kondisi yang ada. Total ada 324 villa di Songgoriti yang masih beroperasi hingga saat ini. Hanya saja, tingkat okupansinya memang mulai meredup dari tahun ke tahun.

”Saat ini di akhir pekan tingkat okupansi kita mentok sampai 60-70 persen. Kalau dulu di masa kejayaan kami ya bisa sampai 100 persen lebih,” tuturnya.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: kota batupemkot batuSonggoritiVilla SonggoritiWisata Kota BatuWisata Songgoriti

Related Posts

Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai
Peristiwa

Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai

Rabu, 14 Okt 2026
Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina
Peristiwa

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina

Selasa, 13 Okt 2026
Evakuasi jasad nenek sebatang kara meninggal di Pujon, Malang. Foto: Dok.
Peristiwa

Nenek Sebatang Kara di Pujon Malang Ditemukan Meninggal

Kamis, 8 Okt 2026
Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan
Peristiwa

Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan

Kamis, 1 Okt 2026
Sekda Kota Batu Alfi Nurhidayat bersama jajaran saat sidak ke TPS Pesanggrahan. Foto: Azmy
Peristiwa

Sekda Kota Batu Sidak Dugaan Pembakaran Sampah secara Liar di TPS Pesanggrahan

Rabu, 30 Sep 2026
Bikin Geleng Kepala, Lapak Buah di Kedungkandang Malang Punya Fasilitas Kasur, TV hingga WiFi
Peristiwa

Bikin Geleng Kepala, Lapak Buah di Kedungkandang Malang Punya Fasilitas Kasur, TV hingga WiFi

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Lahan parkir di Kayutangan Heritage

Prosedur hingga Administrasi Kurang Lengkap, Pengadaan Lahan Parkir Kayutangan Kota Malang Gagal Terlaksana

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.