Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Menolak Mati, Menanti Realisasi Aplikasi Info Vila Songgoriti

Redaksi by Redaksi
Februari 19, 2023 2:09 pm
in Pariwisata, Peristiwa
KAWASAN wisata Songgoriti

Kawasan wisata legendaris Songgoriti yang kini pamornya kian meredup. Sejumlah pihak mulai bangkit menghidupkan kembali masa jayanya. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU, Tugumalang.id – Rencana Pemerintah Kota Batu menyiapkan aplikasi informasi villa menjadi langkah yang ditunggu-tunggu warga, khususnya di kawasan Songgoriti. Aplikasi ini menjadi solusi agar kawasan wisata legendaris itu kembali berjaya.

Dengan adanya aplikasi pendukung tersebut akan semakin memudahkan wisatawan untuk memilih alternatif penginapan, selain di hotel. Tak hanya itu, wisatawan juga dimudahkan karena bisa memesan villa dalam satu genggaman (gadget, red).

READ ALSO

6 Kecamatan di Kabupaten Malang dengan Destinasi Wisata Terbanyak, dari Bromo hingga Pantai Selatan

7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen


Pelaku penyedia jasa penginapan di Songgoriti Kota Batu masih setia menerapkan pemasaran gaya lama. Mereka menunggu pengendara lewat dan lalu mengejarnya sembari menawarkan villa on the road (di tengah jalan). Foto/Azmy

Ketua Paguyuban Villa Songgoriti, Indra Tri Ariyono menyambut baik rencana itu. Bahkan, langkah kongkrit seperti itulah yang ditunggu-tunggu warga dan pengusaha villa.

”Terus terang, rencana aplikasi info villa itu adalah rencana yang sudah kami tunggu-tunggu. Semoga bisa segera direalisasikan,” ungkap Indra kepada tugumalang.id, Minggu (19/2/2023).

Hanya saja, sejak wacana itu bergulir, sambung Indra, hingga saat ini belum ada pertemuan dan komunikasi lebih lanjut dengan dinas terkait. Sebab itu, pihaknya sendiri juga belum bisa berkomentar lebih jauh.

Terpenting, kehadiran aplikasi itu tidak serta merta menghilangkan kearifan lokal yang sudah ada. Misal, seperti jasa ojek villa atau pramuwisata yang membuat kawasan tersebut dikenal.

”Dimana itu sudah menjadi kearifan lokal dan ciri khas tersendiri dari Songgoriti sendiri. Tapi saya kira misal nanti memang ada aplikasi itu mereka masih bisa tetap aktif,” timpalnya.

Meredupnya popularitas Songgoriti sendiri memang diakui disebabkan faktor perkembangan zaman. Para pengusaha villa hingga saat ini masih tetap bertahan dengan teknik promosi gaya lama. Yakni dengan mencegat pengendara yang lewat dan lalu mengejarnya untuk menawarkan jasa penginapan on the road (sambil berkendara, red).

Teknik ini bahkan di mata masyarakat Malang Raya menjadi bahan perbincangan karena menjadi ciri khas warga kawasan Songgoriti. ”Villa villa villa,” begitu kata mereka sembari mengendarai motor menjejeri pengendara.

aku penyedia jasa penginapan di Songgoriti Kota Batu masih setia menerapkan pemasaran gaya lama. Mereka menunggu pengendara lewat dan lalu mengejarnya sembari menawarkan villa on the road (di tengah jalan). Foto/Azmy

Beberapa memilih nongkrong di depan villa mereka atau di gang-gang untuk menawarkan villa atau kamar kepada pengendara yang lewat. Namun perkembangan zaman membuat mereka mau tidak mau dituntut beradaptasi.

Terlebih, jumlah penyedia villa di Kota Batu semakin menjamur. Tidak lagi terpusat di Songgoriti. Mereka dihadapkan dengan strategi perang harga yang ditabuh pengusaha hotel hingga vendor aplikasi penyedia jasa penginapan.

Indra menjelaskan persaingan harga dengan hotel-hotel sekitar. Misal, ketika harga tertinggi villa-villa di Songgoriti mencapai Rp 150 ribu, tapi hotel-hotel menawarkan promo hingga Rp 200 ribu.

Jawabnya, sudah jelas pengusaha villa akan kalah secara fasilitas. Dalam situasi ini, pengusaha merasakan dilema karena mereka juga menghadapi persoalan biaya operasional villa yang tinggi.

”Mau atau tidak, kita memang kalah saing dengan hotel-hotel dan vendor penginapan dengan strategi perang atau banting harga habis-habisan. Disitulah kami angkat tangan,” paparnya.

Hanya saja, sebagian besar masyarakat masih tetap memilih bertahan dengan kondisi yang ada. Total ada 324 villa di Songgoriti yang masih beroperasi hingga saat ini. Hanya saja, tingkat okupansinya memang mulai meredup dari tahun ke tahun.

”Saat ini di akhir pekan tingkat okupansi kita mentok sampai 60-70 persen. Kalau dulu di masa kejayaan kami ya bisa sampai 100 persen lebih,” tuturnya.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: kota batupemkot batuSonggoritiVilla SonggoritiWisata Kota BatuWisata Songgoriti

Related Posts

6 Kecamatan di Kabupaten Malang dengan Destinasi Wisata Terbanyak, dari Bromo hingga Pantai Selatan
Pariwisata

6 Kecamatan di Kabupaten Malang dengan Destinasi Wisata Terbanyak, dari Bromo hingga Pantai Selatan

Kamis, 16 Jul 2026
7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen
Pariwisata

7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

Selasa, 14 Jul 2026
Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Mikutopia Batu
Pariwisata

Mikutopia Batu Hadirkan Paket Pre-Wedding dengan Latar Kastel Jamur

Senin, 13 Jul 2026
Jatim Park Group
Pariwisata

Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 10 Persen untuk 9 Destinasi Wisata di Kota Batu

Minggu, 12 Jul 2026
Coban Jidor Ramai di Media Sosial, Informasi Destinasi Banyak Dicari Warganet
Pariwisata

Coban Jidor Ramai di Media Sosial, Informasi Destinasi Banyak Dicari Warganet

Minggu, 12 Jul 2026
Next Post
Lahan parkir di Kayutangan Heritage

Prosedur hingga Administrasi Kurang Lengkap, Pengadaan Lahan Parkir Kayutangan Kota Malang Gagal Terlaksana

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.