MALANG, Tugumalang.id – Kabbadi menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) unik yang turut dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. Cabor asal India ini menyedot perhatian publik selama pelaksanaan Porprov di tiga wilayah: Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.
Meski masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat Indonesia, Kabbadi sebenarnya memiliki kemiripan dengan permainan tradisional gobak sodor. Bedanya, Kabbadi sarat unsur bela diri dan strategi fisik tingkat tinggi.
Kabbadi pertama kali dikenal publik Indonesia pada 2008 melalui gelaran Asian Beach Games di Bali. Sejak itu, olahraga ini mulai rutin dipertandingkan dalam berbagai event nasional, termasuk Porprov Jatim.
Asal-Usul dan Sejarah Kabbadi
Kabbadi berasal dari negara bagian Tamil Nadu, India, dan telah dimainkan lebih dari 4.000 tahun. Awalnya, olahraga ini menjadi latihan bagi prajurit dalam mempertajam kemampuan menyerang dan bertahan di medan perang.
Baca juga: Kabupaten Malang Sabet Perak di Final Bulutangkis Porprov Jatim 2025
Dalam permainan, dua tim masing-masing terdiri dari tujuh pemain yang bergantian menyerang dan bertahan di lapangan berukuran sekitar 13 x 10 meter. Penyerang yang disebut raider harus menyentuh pemain lawan sambil mengucapkan kata “Kabbadi” dalam satu tarikan napas, lalu kembali ke area sendiri untuk mencetak poin.
Jika raider gagal kembali dan tertahan oleh tim lawan, maka tim bertahan berhak mendapat poin.
Aturan Dasar Permainan Kabbadi
Berikut adalah beberapa aturan dasar Kabbadi yang dipertandingkan di Porprov Jatim 2025:
-
Setiap tim terdiri dari 7 pemain.
-
Raider mendapat 1 poin jika berhasil menyentuh pemain lawan, dan poin tambahan jika menyentuh garis bonus.
-
Lama pertandingan: 2 babak × 20 menit untuk putra, 2 babak × 15 menit untuk putri, dengan jeda 5 menit.
-
Setiap raider hanya memiliki waktu 30 detik untuk menyerang dan kembali.
Istilah Populer dalam Kabbadi
Untuk memahami permainan ini, kenali beberapa istilah penting berikut:
-
Raider: Pemain penyerang yang masuk ke area lawan.
-
Stopper/Antiraider: Pemain bertahan yang menghadang raider.
-
Revive: Proses menghidupkan kembali pemain yang sudah keluar dengan menyingkirkan pemain lawan.
-
Super Catch: Teknik menjatuhkan raider dengan tiga pemain bertahan, menghasilkan poin tambahan.
-
Lona: Tambahan 2 poin jika satu tim berhasil mengeliminasi semua pemain lawan.
Baca juga: Tim Tenis Meja Kota Batu Tembus 8 Besar Porprov Jatim 2025, Bidik Medali Emas
Cara Bermain Cabor Kabbadi
-
Pemain secara bergantian menyerang ke area lawan melewati garis tengah.
-
Raider menyentuh pemain lawan sambil meneriakkan “Kabbadi” tanpa henti.
-
Jika berhasil kembali, raider mencetak poin.
-
Raider boleh menyentuh atau menendang pemain lawan.
-
Jika berhasil menyentuh garis bonus, poin tambahan diberikan.
-
Tim lawan boleh menahan, menjatuhkan, atau mengunci raider untuk menggagalkan poin.
Jadwal dan Lokasi Pertandingan Kabbadi di Porprov Jatim IX 2025
Cabor Kabbadi dijadwalkan berlangsung selama empat hari:
-
Tanggal: 1–4 Juli 2025
-
Venue: Gedung Kuliah Bersama (GKB), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang (UM)
Utulah informasi seputar Kabbadi yang menjadi salah satu cabor yang dipertandingkan di Porprov IX Jatim 2025. Semoga informasi ini bermanfaat!.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Keyword: Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko
























