Malang, Tugumalang.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menjatuhkan hukuman sanksi berupa blacklist selama 5 tahun terhadap 7 pemuda yang melakukan pendakian secara ilegal ke puncak Gunung Semeru.
Aksi 7 pemuda itu sempat viral di media sosial dalam unggahan akun instagram @jejakpendaki pada 21 Januari 2025 lalu. Mereka nekat melakukan pendakian melalui jalur ilegal saat pendakian Semeru ditutup.
Pranata Humas BB TNBTS, Endrip Wahyutama menyampaikan bahwa TNBTS telah melakukan penyelidikan setelah video pendakian ilegal itu beredar di media sosial. Setelah mendapati identitas mereka, pihaknya langsung memanggil yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi.
Baca Juga: Imbas Cuaca Ekstrem, Penutupan Jalur Pendakian Gunung Semeru Diperpanjang
“Terduga pelaku bersama kelompok pendakiannya, sebanyak 4 orang memenuhi panggilan pertama TNBTS pada tanggal 17 Februari 2025,” kata Endrip, Rabu (26/2/2025).
Berdasarkan keterangan mereka, terdapat 7 orang yang melakukan pendakian ke puncak Gunung Semeru melalui jalur ilegal. Hal itu melanggar batas aman pendakian Semeru dan bahkan membuat informasi tidak benar dan menyebarkannya di media sosial.
Kini, ketujuh orang itu telah memenuhi panggilan kedua dari TNBTS. Mereka menyatakan siap menerima konsekuensi hukuman atau sanksi sesuai peraturan yang berlaku. TNBTS menjatuhi mereka sanksi blaclist selama 5 tahun.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Jalur Pendakian Gunung Semeru Ditutup Sementara
“Untuk sanksi, berupa blacklist selama 5 tahun di TNBTS. Lalu klarifikasi di media sosial,” ujarnya.
Selain itu, mereka juga diwajibkan melakukan penanaman 20 bibit pohon per orang. Proses penanaman itu juga wajib dipublikasikan.
“Rencana kami juga akan memberikan rekomendasi ke seluruh taman nasional di Indonesia untuk melakukan blacklist kepada seluruh pelaku,” ujarnya.
Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh pendaki dan pecinta alam untuk melakukan pendakian melalui jalur resmi TNBTS dan mematuhi seluruh peraturan yang berlaku.
“TNBTS akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran dan akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko