Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Main Instagram Sambil Belajar Fisika ala Guru SMAN 1 Sijuk Belitung

Cara Virandy Putra Manfaatkan Medsos Sebagai Media Belajar

Redaksi by Redaksi
Mei 8, 2022 8:02 am
in Pendidikan
guru sman 1 sijuk belitung

Virandy Putra, sosok guru muda inspiratif di SMA Negeri 1 Sijuk, Bangka Belitung. Foto: Instagram @virandyp

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Guru SMAN 1 Sijuk Belitung, Virandy Putra berhasil membuat pelajaran fisika terasa menyenangkan di mata muridnya. Tak sulit dan membosankan seperti biasanya.

Virandy punya alternatif metode belajar yang berbeda dengan kebanyakan guru lain. Di saat sejumlah sekolah dan lembaga berlomba-lomba membuat aplikasi, dia justru memanfaatkan aplikasi yang sudah ada dan banyak digunakan anak muda saat ini.

READ ALSO

Borong 8 Medali, Mahasiswa ITN Malang Unjuk Gigi di Malang Edu Fest 2026

Universitas Al Qolam Malang Lepas Hampir 200 Wisudawan, Rektor Ingatkan Ilmu Adalah Anugerah dan Amanah

Pria berusia 30 tahun ini mencoba mengaplikasikan pembelajaran lewat Instagram (IG), aplikasi media sosial dan informasi yang berfokus pada konten foto dan video. Sejumlah fitur yang ada di sana dimanfaatkan dengan baik agar pelajaran berat ini menarik dipelajari sekaligus mudah dicerna.

guru sman 1 sijuk belitung
Konten pelajaran ilmu fisika yang dikemas Virandy Putra di feed instagram pribadinya. Foto: Instagram @virandyp

Virandy sendiri memanfaatkan semua fitur di akun pribadi miliknya itu untuk dipakai sebagai media belajar siswa. Mulai dari membuat konten visual pelajaran di fitur feed Instagram, mengajar di story, live IG, hingga fitur-fitur kuis dia manfaatkan dengan baik.

Kebetulan Virandy juga seorang desainer sehingga materi pelajaran yang dikemasnya punya tampilan keren dan disukai anak remaja. Apalagi yang diajarnya adalah bidang ilmu fisika.

”Fisika inikan ilmu berat, tapi saya kemas sesimpel mungkin, mudah dicerna dan tidak membosankan,” ujarnya.

guru sman 1 sijuk belitung
Konten pelajaran ilmu fisika yang dikemas Virandy Putra di feed instagram pribadinya. Foto: Instagram @virandyp

Alhasil, semua murid di kelasnya bersemangat dalam mempelajari ilmu fisika yang diampunya. Dari yang tadinya belajar di kelas minim interaksi, kini banyak muridnya mulai aktif menyimak dan bahkan bertanya lewat kolom-kolom komentar hingga pesan pribadi.

”Lambat laun saya juga bikin soal-soal lewat fitur kuis di Instagram dan ternyata responnya baik. Banyak murid saya yang malah nunggu-nunggu kuis berikutnya. Banyak yang komen, kapan bikin kuis lagi, Pak?,” papar Pria kelahiran Air Seruk ini.

Metode yang digunakan Virandy menjadi bukti bahwa karakter generasi milenial dalam belajar lebih condong pada konsep belajar sambil bermain. Terlepas dari berapapun usianya. Apalagi, media sosial saat ini sangat digandrungi.

guru sman 1 sijuk belitung
Virandy Putra (kanan) bersama Direktur Pelaksana Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP), Nurcholis MA Basyari, saat berbincang di sesi Fellowship Jurnalisme Pendidikan Batch IV yang diinisiasi oleh GWPP bersama PT Paragon Technology and Innovation, pada Senin 25 April 2022. Foto: tangkapan layar

Fenomena itu rupanya dibaca dengan baik oleh Virandy hingga membuatnya memunculkan inovasi kreatif pembelajaran tersebut. Mulanya, Virandy tak langsung percaya diri dengan pembacaannya itu.

Virandy membuat jajak pendapat kepada siswa terkait pembelajaran daring selama pandemi COVID-19 lalu. Hasilnya, 45 persen siswa merasa bosan dan tidak bisa menyerap pelajaran karena guru tidak interaktif.

”Murid merasa hanya sekedar dibebani dengan tugas-tugas, tanpa tahu maksud pelajaran itu apa. Tiap guru ada tugas, sampai semuanya menumpuk-numpuk,” kisah Virandy yang juga menjadi desainer pada Surat Kabar Guru Belajar ini.

guru sman 1 sijuk belitung
Virandy Putra juga kerap mengajak murid untuk belajar di ruang terbuka agar pelajaran fisika tidak terkesan boring. Foto: Instagram @virandyp

Hingga kemudian Virandy menemukan solusi jitu tersebut. Dengan begitu, murid merasa seperti sedang tidak belajar, namun pada sesungguhnya mereka juga belajar. Secara tidak langsung, ilmu-ilmu itu akan terserap.

”Dengan ini ternyata penerimaannya lebih efektif daripada sebelumnya yang hanya saya kasih tugas-tugas,” ujarnya.

Virandy menjadi satu dari banyak guru yang telah berhasil menjawab aneka disrupsi digitalisasi. Di zaman serba cepat ini, guru mulai dituntut untuk menjadi fasilitator karena orientasi belajar sudah berpusat pada kemampuan dan kebutuhan siswa itu sendiri.

Dari hal ini, Virandy sepakat ilmu pengetahuan hari ini harus dimengerti peserta didik sebagai senjata untuk membentuk kecakapan hidup sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing.

Untuk membangun kecakapan hidup itu, kata Virandy, memerlukan sosok guru yang inovatif dan kreatif. Serta peka dengan kebutuhan murid. Setelah tahu kebutuhan murid, Virandy memilih metode belajar yang asyik dan relate dengan kehidupan sehari-hari.

Misal untuk keterampilan mengukur, dirinya lebih memilih mengajak anak untuk mengukur diameter batang pohon di hutan daripada mengukur tebal kertas atau uang koin yang sama sekali tidak bermanfaat untuk hidup sehari-hari.

”Saya kira ada banyak cara menanamkan ilmu yang lebih efektif dan nyantol, daripada harus mengukur ketebalan kertas, ketebalan uang koin yang gak ada manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Virandy.

”Menjadi guru itu saya anggap harus kreatif karena harus tahu kebutuhan anak dan itulah tugas guru sebenarnya sebagai penyambung ilmu,” imbuhnya menegaskan.

Sosok guru tangguh seperti Virandy Putra inilah menjadi representasi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia yang masih menganut gaya lama. Untuk mengubah hal ini, jalannya masih panjang dan perlu sosok-sosok Virandy lainnya.

Sebab itu, menjadi penting keberadaan wadah para guru untuk saling berbagi dan mengembangkan potensi dirinya. Beruntung, ada Yayasan Guru Belajar (YGB) yang punya visi misi pengembangan potensi dan karier protean guru di Indonesia.

YGB menjadi wadah para guru saling berbagi praktik baik pembelajaran dan membangun kepemimpinan (leadership) dalam pendampingan belajar orang tua kepada anak.

Ketua YGB, Adelina Anggraini mengungkapkan bahwa wadah ini diharap dapat memupuk kolaborasi antar penggerak ekosistem pendidikan di Indonesia dalam mewujudkan sistem pembelajaran yang baik untuk generasi emas Indonesia.

Adel, begitu dia disapa, yakin jika kolaborasi dan praktik baik ini terus dikuatkan, maka tugas para guru untuk membentuk generasi unggul bisa lebih optimal dan menyeluruh.

“Kami yakin dengan berkolaborasi dengan kerja barengan kami bisa saling menguatkan, bisa berbagi praktik baik satu sama lain. Bahkan lebih baik lagi jika berkolaborasi dengan unsur di luar komunitas guru,” ujarnya.

Apa yang menjadi misi besar YGB sebenarnya juga menjadi spirit dari konsep Merdeka Belajar yang digaungkan pemerintah saat ini. Kurikulum dengan nafas Merdeka Belajar ini memang berorientasi kepada pembentukan karakter murid hingga kecakapan hidupnya.

Menurut Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbudristek, Iwan Syahril, skema pembelajaran yang diselaraskan dengan kebutuhan siswa menjadi kunci melahirkan sumber daya manusia yang unggul di masa depan.

”Perubahan mindset inilah yang terus dibangun. Dari situ akan lahir inovasi baru yang berpusat penuh pada tumbuh kembang murid itu sendiri,” kata Iwan, belum lama ini.

Demikian kisah inspiratif dari para sosok guru yang out of the box. Kisah Virandy Putra di atas hanya senukil upaya reformasi pendidikan di Indonesia. Masih perlu sosok guru-guru lain yang perlu hadir untuk memajukan dunia pendidikan kita. Mungkin anda adalah salah satunya.(*)

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: belitungInstagrammain instagram

Related Posts

Mahasiswa ITN Malang pemenang esai. Foto/dok. ITN Malang
Pendidikan

Borong 8 Medali, Mahasiswa ITN Malang Unjuk Gigi di Malang Edu Fest 2026

Senin, 1 Jun 2026
Prosesi wisuda Universitas Al Qolam Malang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Pendidikan

Universitas Al Qolam Malang Lepas Hampir 200 Wisudawan, Rektor Ingatkan Ilmu Adalah Anugerah dan Amanah

Sabtu, 30 Mei 2026
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat dan Rektor UB, Prof Widodo menyrpakati kerjasama membangun jaminan sosial untuk mahasiswa dan tenaga kependidikan. (Foto/ist)
Pendidikan

BPJS Ketenagakerjaan dan Kampus UB Bangun Ekosistem Perlindungan Sosial untuk Mahasiswa dan Dosen

Sabtu, 30 Mei 2026
Dindik Jatim
Pendidikan

Pengambilan PIN SPMB 2026 Resmi Dibuka, Dindik Jatim Kerahkan 7.212 Operator

Jumat, 29 Mei 2026
Tim sipil-arsitektur ITN Malang meraih Juara 2 National Architectural Design Competition 2026 dalam ajang DISCO ke-9. Foto/dok
Pendidikan

Kolaborasi Manis Sipil-Arsitektur ITN Malang, Sabet Juara 2 di Undip Berkat Desain Hunian Darurat Multifungsi

Jumat, 29 Mei 2026
Jadwal SPMB Kota Malang jenjang SMP untuk Jalur Afirmasi tahun ajaran baru 2026/2027. /Foto: Pinterest/ Bravestudio.
Pendidikan

Jadwal SPMB Kota Malang Jenjang SMP Jalur Afirmasi 2026/2027: Dimulai Awal Juni

Jumat, 29 Mei 2026
Next Post
Candi Sumberawan, Singosari, Malang

Asal-usul Nama Candi Sumberawan di Singosari

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.