Minggu, Juni 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Mahasiswa Unikama Soroti Tantangan Pelestarian Budaya Lokal di Era Digital

Redaksi by Redaksi
April 22, 2026 8:31 pm
in Advertorial
Mahasiswa Unikama

Mahasiswa Prodi PPKn Unikama, Devin Anggun Winkasari soroti peran generasi muda dan tantangan mempertahankan budaya lokal di era digital. /Foto: Dok. Istimewa.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), Devin Anggun Winkasari menyoroti masalah peran generasi muda dan tantangan melestarikan budaya lokal di era digital seperti saat ini.

Menurutnya perkembangan teknologi dan arus globalisasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, terutama bagi generasi muda. Saat ini, informasi dari berbagai belahan dunia dapat dengan mudah diakses melalui internet dan media sosial.

READ ALSO

Kembangkan Sustainable Green Campus, Unisma Jalin Kerja Sama dengan University of Twente hingga CLM Nano Energy

Kantor Imigrasi Malang Wujudkan Imigrasi untuk Rakyat

“Hal ini tentu memberikan banyak manfaat, seperti kemudahan dalam memperoleh pengetahuan dan memperluas wawasan. Namun, di balik kemajuan tersebut terdapat tantangan yang tidak kalah penting, yaitu semakin berkurangnya perhatian generasi muda terhadap budaya lokal,” tutur Devin.

Budaya Lokal Bagian Penting dari Identitas Bangsa

Dalam pandangangannya, Devin menyebut budaya lokal merupakan bagian penting dari identitas suatu bangsa. Di Indonesia, kekayaan budaya sangat beragam, mulai dari tradisi, kesenian, bahasa daerah, hingga berbagai kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

“Nilai-nilai yang terkandung dalam budaya tersebut tidak hanya menjadi simbol identitas, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.

Namun, realitas yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa sebagian generasi muda lebih tertarik pada budaya populer dari luar negeri dibandingkan dengan budaya daerahnya sendiri. Musik, gaya berpakaian, hingga gaya hidup yang berasal dari luar sering kali lebih cepat diterima dan menjadi tren di kalangan anak muda. Sementara itu, berbagai tradisi lokal justru mulai jarang dikenal bahkan oleh generasi yang hidup di lingkungan budaya tersebut.

Baca juga: Bikin Bangga! Mahasiswa Unikama Berhasil Ukir Prestasi Duta Wisata dan Budaya Indonesia 2025

Sebagai mahasiswa Prodi PPKn Unikama, ia melihat bahwa fenomena ini tidak bisa dianggap sebagai hal yang sepele. Jika generasi muda terus menjauh dari budaya lokal, maka bukan tidak mungkin berbagai tradisi yang selama ini menjadi bagian dari identitas masyarakat akan perlahan-lahan menghilang.

Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Generasi muda sebenarnya memiliki potensi besar untuk menjadi garda terdepan dalam pelestarian budaya. Di era digital seperti sekarang, media sosial dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas,” ungkap Devin.

“Melalui foto, video, maupun konten kreatif lainnya, generasi muda dapat mengangkat kembali berbagai tradisi, kesenian, maupun kuliner khas daerah agar lebih dikenal oleh masyarakat,” imbuhnya.

Selain itu, pelestarian budaya juga dapat dilakukan melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan budaya. Misalnya dengan mengikuti kegiatan seni tradisional, festival budaya, atau kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan tradisi daerah.

Dengan cara tersebut, generasi muda tidak hanya mengenal budaya secara teori, tetapi juga merasakan langsung nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Baca juga: Unikama Gelar Dialog Kebangsaan, Moderasi Beragama Jadi Tameng Kampus Tangkal Radikalisme

Peran Lembaga Pendidik dalam Upaya Pelestarian Budaya

Melihat tantangan mempertahankan eksistensi budaya lokal di tengah arus modernisasi teknologi digital. Devin menilai peran lembaga pendidikan juga sangat penting dalam upaya pelestarian budaya.

Kampus sebagai tempat berkumpulnya generasi muda dapat menjadi ruang yang strategis untuk mengenalkan dan mengembangkan budaya lokal. Melalui kegiatan organisasi mahasiswa, seminar budaya, maupun penelitian tentang kearifan lokal, mahasiswa dapat lebih memahami pentingnya menjaga warisan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Di sisi lain, pelestarian budaya juga perlu dilakukan dengan pendekatan yang lebih kreatif dan inovatif. Budaya lokal tidak harus selalu ditampilkan dalam bentuk yang kaku atau tradisional.

“Dengan sentuhan kreativitas, budaya dapat dikemas dalam bentuk yang lebih menarik dan sesuai dengan perkembangan zaman. Misalnya melalui pertunjukan seni yang dipadukan dengan teknologi modern, pembuatan konten digital tentang budaya, atau pengembangan produk kreatif berbasis kearifan lokal,” bebernya.

Pada akhirnya, melestarikan budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau tokoh budaya saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, terutama generasi muda.

Budaya merupakan warisan berharga yang tidak ternilai, yang membentuk identitas dan karakter suatu bangsa. Tanpa adanya kepedulian dari generasi muda, budaya tersebut dapat kehilangan makna dan bahkan perlahan menghilang.

Baca juga: Unikama Siap Cetak Guru PAUD Berkualitas dan Profesional Lewat Program RPL Afirmasi

Oleh karena itu, sudah saatnya generasi muda tidak hanya menjadi penikmat budaya luar, tetapi juga menjadi penjaga dan pelestari budaya bangsa sendiri. Dengan semangat, kreativitas, dan kepedulian yang tinggi, generasi muda dapat membuktikan bahwa budaya lokal tetap memiliki tempat yang penting di tengah kehidupan modern.

“Jika budaya lokal mampu dijaga dan dikembangkan dengan baik, maka warisan tersebut tidak hanya akan bertahan, tetapi juga dapat menjadi kebanggaan yang diwariskan kepada generasi yang akan datang,” pungkas Devin.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko

 

Tags: Budaya LokalEra DigitalPeran Generasi MudaProdi PPKn UnikamaUNIKAMAuniversitas PGRI Kanjuruhan Malang

Related Posts

Rektor Unisma Prof. Junaidi
Advertorial

Kembangkan Sustainable Green Campus, Unisma Jalin Kerja Sama dengan University of Twente hingga CLM Nano Energy

Minggu, 14 Jun 2026
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang lakukan sosialisasi di Bantur Kabuaten Malang. Foto/dok
Advertorial

Kantor Imigrasi Malang Wujudkan Imigrasi untuk Rakyat

Sabtu, 13 Jun 2026
Manager Bisnis Pegadaian Cabang Malang, Jarwadi menunjukkan produk emas yang mulai diminati generasi muda. (Foto/M Sholeh)
Advertorial

Pegadaian Malang Catat Tren Generasi Muda Mulai Lirik Investasi Emas

Sabtu, 13 Jun 2026
Unisma gandeng wise use international
Advertorial

Unisma Gandeng Wise Use International Belanda Perkuat Entrepreneurial University

Jumat, 12 Jun 2026
Rektor Unisma
Advertorial

Perkuat Ketahanan Pangan Global, UNISMA Inisiasi International Start-Up and Export Import Hub

Jumat, 12 Jun 2026
Nasabah mengakses pelayanan di Pegadaian Malang (M Sholeh)
Advertorial

Harga Emas Turun, Nasabah Pegadaian Malang Melonjak 20 Persen

Jumat, 12 Jun 2026
Next Post
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat melakukan penanganan retakan pagar Pasar Besar. (Foto/M Sholeh)

Kerusakan Insfrastruktur Terlihat, Wali Kota Malang Ajak Pedagang Satukan Suara Perbaiki Pasar Besar

BERITA POPULER

  • layanan gratis

    6 Layanan Gratis di Kota Malang yang Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4 Rekomendasi Kedai Rempah di Malang yang Wajib Dicoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.