MALANG, Tugumalang.id – Dalam upaya memberikan manfaat secara nyata kepada teman-teman penyandang disabilitas, 9 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat angkatan 2022 mengadakan program bernama “MAYORITAS: Mari Yoga Ceria Bersama Disabilitas”.
Program ini sukses dilaksanakan pada Kamis, (22/11/2023) di Gor Garuda Sport Center (GSC) Kota Malang.
Mahasiswa IKM UM melaksanakan kegiatan ini dengan bekerja sama melalui komunitas Yayasan Disabilitas Waroeng Inklusi (YDWI). Ketua Pelaksana Program Mayoritas, Maulida Zahrah Anggraini, menyatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental mereka melalui latihan tubuh, pernapasan, dan meditasi.
Baca Juga: Workshop Pengembangan Modul Berbasis Aplikasi Ala Universitas Negeri Malang
“Suatu kehormatan bagi kami karena Yayasan Disabilitas Waroeng Inklusi sangat mendukung dan mengizinkan kami bekerja sama untuk melaksanakan program ini,” ujarnya.

“Kami juga sangat senang bisa melakukan program ini bersama teman-teman disabilitas YDWI, dan ini merupakan suatu pengalaman baru yang menarik sekali untuk kami karena bisa melakukan yoga bersama disabilitas,” sambung Maulida.
Selain melakukan Yoga, pada program Mayoritas ini terdapat rangkaian kegiatan lainnya yaitu bermain games estafet bersama para disabilitas. Teman-teman disabilitas begitu antusias selama mengikuti rangkaian kegiatan program Mayoritas.
Salah satunya pada saat bermain games estafet ini, mereka dibagi menjadi 3 kelompok dan setiap kelompok begitu sangat kompetitif untuk memenangkan lomba pada sesi games ini. Pembina Yayasan Disabilitas Waroeng Inklusi (YDWI), Afifah juga ikut serta pada sesi games kali ini dengan menyiapkan sebuah reward untuk tim yang menang pada saat games.
Baca Juga: Universitas Negeri Malang Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Prodi S1 Kedokteran
Pembina YDWI tersebut turut memberikan dukungan penuh kepada program Mayoritas yang diinisiasi oleh para mahasiswa IKM UM. Ia mengakui bahwa kegiatan ini akan membawa dampak yang baik dan jalan yang terbuka untuk para disabilitas.
“Ini suatu bentuk pengabdian yang luar biasa karena apa, dengan empatinya mereka semua ke disabilitas maka akan banyak sekali jalan yang akan terbuka untuk disabilitas,” terangnya.
Dengan adanya dukungan penuh dari pembina Yayasan Disabilitas Waroeng Inklusi ini dan partisipasi teman-teman disabilitas yang semangat dan antusias, diharapkan kegiatan ini dapat dilakukan kembali di lain waktu secara individu maupun bersama, sebagai salah satu bentuk olahraga secara fisik dan mental yang dapat dilakukan oleh disabilitas.
Diketahui, saat ini Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah penyandang disabilitas terbesar di Asia. Masalah penyandang disabilitas ini menjadi salah satu masalah yang harus diperhatikan secara khusus.
Disabilitas merupakan suatu kondisi yang membatasi individu dalam berpartisipasi penuh dalam kehidupan sehari-hari.
Terdapat berbagai jenis disabilitas, termasuk fisik, mental, sensorik, dan perkembangan, yang dapat mempengaruhi kemampuan seseorang dalam berkomunikasi, bergerak, belajar, dan menjalani kehidupan secara mandiri.
Disabilitas tidak hanya merupakan tantangan individu, tetapi juga melibatkan aspek sosial, ekonomi, dan kultural.
Manfaat olahraga bagi penyandang disabilitas adalah sebagai kesempatan untuk berubah, kesempatan untuk memfasilitasi potensi mereka bagi integrasi sosial, meningkatkan kebugaran, dan mempromosikan kemampuan diri, yang mengarah pada peningkatan harga diri dan meningkatkan nasib diri sendiri.
Selain untuk menjaga kesehatan pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani yang dilakukan secara teratur maupun hanya dalam waktu luang, olahraga juga dapat dijadikan sebagai ajang meraih prestasi.
Baca Juga Berita tugumalang.id di Google News
Reporter : Feni Yusnia
Editor: Herlianto. A





























