Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Living Museum Selecta Jadi Magnet Baru Wisata Heritage Lewat Batu Heritage Tour

Redaksi by Redaksi
Januari 27, 2026 7:47 pm
in News
Peserta Batu Heritage Tour saat berkunjung ke kamar langganan Bung Karno di Villa Bimasakti Selecta. Foto: Azmy

Peserta Batu Heritage Tour saat berkunjung ke kamar langganan Bung Karno di Villa Bimasakti Selecta. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Taman Rekreasi Selecta telah resmi ditetapkan menjadi Living Museum di Indonesia. Kini, konsep tersebut menjadi magnet baru wisata di Kota Batu, Jawa Timur yang juga menyimpan nilai dan warisan sejarah Indonesia yang harus dirawat oleh generasi di masa depan.

Upaya untuk merawat sejarah dengan cara yang menyenangkan itu dikemas dengan apik oleh hasil kolaborasi Selecta dan jejaring kreatif Indonesia Creative City Network (ICCN) dan Mandala Creative House. Mereka menggelar Batu Heritage Walking Tour ke Living Museum Selecta pada Selasa (27/1/2026).

READ ALSO

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Para peserta diajak menyusuri kawasan dan area bersejarah di Selecta dengan berjalan kaki. Mulai di Hotel Selecta, Villa Bimasakti, Taman Lumut, Resto Asri, Taman Bunga hingga Kolam Renang Ikonik yang legendaris.

Baca Juga: Taman Rekreasi Selecta Ditetapkan sebagai Living Museum Indonesia

Tak hanya berwisata, para guide juga menjelaskan secara rinci kisah-kisah sejarah otentik yang selama ini menghidupkan Selecta hingga kini.

Peserta diajak mewarisi nilai ekomomi kerakyatan lewat monumen sejarah pendiri Selecta di Kota Batu. Foto: Azmy
Peserta diajak mewarisi nilai ekomomi kerakyatan lewat monumen sejarah pendiri Selecta di Kota Batu. Foto: Azmy

Selecta sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Destinasi ini juga menjadi saksi bisu perjuangan kemerdekaan Indonesia yang diproklamirkan oleh Soekarno – Hatta.

Menghidupkan Warisan Sejarah Penting Bangsa

Dino Dirk, Guide dari Mandala Creative menuturkan jika kegiatan ini bertujuan untuk merawat dan mengenalkan lagi warisan sejarah di Kota Batu lebih luas lewat artefak dan situs yang masih terawat hingga kini. Tujuannya agar situs itu tidak sekadar menjadi artefak statis, melainkan menjadi aktivitas pengalaman sejarah yang interaktif.

“Melalui konsep living museum, sejarah tidak hanya ditampilkan dalam bentuk benda, tetapi juga melalui cerita, suasana, dan jejak kolektif warga yang masih terasa hingga hari ini,” kata dia.

Ia menyebutkan, dalam Batu Heritage Walking Tour ini, peserta diajak menelusuri jejak sejarah Selecta yang merepresentasikan tiga periode penting, masa Hindia Belanda, pendudukan Jepang, hingga era Indonesia merdeka. Destinasi ini menjadi tempat perenungan Soekarno memutuskan kebijakan penting perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Bukti Ekonomi Kerakyatan Berumur Panjang

Tak hanya itu, warisan nilai paling menarik di Selecta yang harus diwarisi generasi muda tentang sejarah panjang ekonomi kerakyatan. Dino menjelaskan bahwa inisiasi ini bertujuan untuk menjawab keraguan generasi Milenial, Gen Z hingga Gen Alpha terhadap relevansi koperasi di era modern.

Peserta diajak mewarisi nilai ekomomi kerakyatan lewat monumen sejarah pendiri Selecta di Kota Batu. Foto: Azmy

Selecta yang dimiliki lebih dari seribu orang, kata dia adalah bukti bahwa semangat ekonomi kerakyatan mampu berumur panjang. Dari sini, pengunjung diajak melihat bukti nyata keberhasilan konsep ekonomi yang diperkenalkan Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta.

Baca Juga: Upaya Taman Rekreasi Selecta Ikut Dongkrak Angka Kunjungan Wisman ke Kota Batu

“Banyak anak muda bertanya, apakah koperasi itu keren? Apakah masih relevan? Selecta adalah buktinya. Ini adalah bisnis kerakyatan yang tetap eksis dan relevan hingga detik ini dan menjadi poros perputaran ekonomi warga sekitar,” ujar Dino.

Bentuk Pasar Baru Wisata Sejarah

Sementara, Direktur Utama PT Selecta Sujud Hariadi menyambut baik kolaborasi ini sebagai upaya memaksimalkan potensi sejarah yang selama ini sudah dimiliki Selecta namun belum tereksplorasi penuh. Menurutnya, ini adalah kolaborasi yang sempurna.

Menurutnya, sejarah Selecta sangat lengkap, mulai dari era kolonial (Rauter de Wilde), era penjajahan Jepang hingga dimiliki secara kolektif oleh rakyat pada 1950.

Ini menjadi poin paling menarik yang akan terus diangkat. Meski secara legal berbentuk Perseroan Terbatas (PT) tertutup, namun perusahaan ini dimiliki oleh ribuan orang.

“Secara fisik atau ‘body’-nya memang PT, tapi di dalamnya, ‘jiwa’-nya adalah kepemilikan bersama atau ekonomi kerakyatan. Inilah yang ingin kami edukasi ke masyarakat; bagaimana mengelola perusahaan dengan semangat kebersamaan yang kuat,” kata Sujud.

Lewat kegiatan seperti ini, pihaknya yakin akan menjadi magnet baru wisatawan yang ingin memenuhi hasrat berwisatanya dari aspek sejarah. Ia mengapresiasi atas inisiatif komunitas masyarakat seperti ini.

“Tentu dengan kegiatan ini, kami merasa terbantu dalam menambah segmen pasar baru, yaitu wisatawan yang peduli dengan sejarah dan edukasi. Ini adalah skema kerja sama yang sempurna untuk merawat sejarah Indonesia,” ungkap Sujud.

Upaya ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Selecta sebagai destinasi wisata keluarga, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran sejarah ekonomi bangsa yang mampu bertahan melintasi berbagai zaman

Lebih lanjut, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Batu, Muhammad Anwar, kegiatan ini merupakan representasi penggiat pemajuan kebudayaan di Kota Batu dengan jejaring nasional Indonesian Creative Cities Network (ICCN) melalui program Nusantara Living Museum.

“Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mengembangkan paket wisata pusaka yang berkelanjutan sekaligus memperkuat DNA Kota Batu sebagai kota kreatif yang berakar pada sejarah dan kebudayaannya,” katanya.

Selain menawarkan wisata edukatif, kegiatan ini juga diharapkan mampu membuka ruang partisipasi publik dalam pelestarian kawasan heritage serta mendorong ekonomi kreatif berbasis budaya.

“Selecta bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga saksi perjalanan sejarah bangsa. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat dan wisatawan merasakan kembali denyut sejarah yang membentuk kawasan tersebut,” pungkas Anwar.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: batu heritage tourkota batuliving museumliving museum selectaWisata Sejarah

Related Posts

AKBP Panji Gedhe Prawaba pimpinan baru Polres Batu saat disambut tradisi pedang pora. Foto: Dok.
News

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Jumat, 16 Okt 2026
Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Tembok warga jebol akibat guncangan gempa Pacitan. Foto: BPBD Kabupaten Malang

2 Rumah di Sumawe Malang Rusak Ringan Akibat Gempa Pacitan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.