Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Lembaga Perlindungan Anak Laporkan Kepala Asrama SMA SPI Kota Batu ke Polisi

Redaksi by Redaksi
November 16, 2021 7:49 pm
in Hukum & Kriminal
Tim Lembaga Perlindungan Anak Kota Batu menunjukkan bukti pelaporan tindakan kekerasan oleh Kepala Asrama SMA SPI Kota Batu kepada siswanya, pada Selasa (16/11/2021). Foto: Ulul Azmy

Tim Lembaga Perlindungan Anak Kota Batu menunjukkan bukti pelaporan tindakan kekerasan oleh Kepala Asrama SMA SPI Kota Batu kepada siswanya, pada Selasa (16/11/2021). Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

 

Tugumalang.id – Praktik tindak kekerasan kembali terungkap di SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu. Kali ini, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Batu, Fuad Dwiyono melaporkan Kepala Asrama SPI Kota Batu, Ahmad Akhiyat, pada Selasa (16/11/2021).

READ ALSO

Maling Ponsel Terekam Kamera CCTV Saat Beraksi di Gajah Mada Plaza Malang, 5 iPhone Raib

Laptop Maba UB Ludes Dicuri saat PKKMB

 

Ahmad Akhiyat dilaporkan ke Polres Batu atas dugaan tindak kekerasan terhadap siswanya. Hal itu diketahui dari rekaman suara yang berhasil direkam siswa lain saat aksi kekerasan itu terjadi. Diketahui, aksi itu dilakukan dihadapan puluhan siswa yang lain.

 

Dalam video tersebut terdengar suara pria berteriak dengan intonasi marah-marah sembari menampar dan memukuli korban berkali-kali. Video tersebut juga telah dikonfirmasi oleh korban bahwa itu adalah dirinya.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Batu, Fuad Dwiyono. Foto: Ulul Azmy

Video itu pula yang disetorkan LPA Kota Batu dalam pelaporannya. Termasuk keterangan langsung dari dua korban.

 

Dijelaskan Fuad, peristiwa itu terjadi pada 3 Mei 2021 lalu. Saat itu, pukul 12.30 WIB, terlapor mengumpulkan seluruh siswa di BP Cinema, gedung mini teater atau bioskop mini di sana.

 

”Tanpa ada sebab yang jelas, dua orang korban ini dipanggil ke depan, lalu dimarahi sambil ditampar, dipukuli, dan ditendang berkali-kali di hadapan seluruh siswa,” jelas Fuad, usai proses pelaporan.

 

Dari pengakuan korban, lanjut dia, alasan terlapor memarahi korban ditengarai sebagai buntut dari permintaan korban untuk keringanan jam kerja. Dia merasa kecapekan harus bekerja sampai larut setiap hari.

 

Fuad menuturkan aksi kekerasan seperti itu hampir dialami siapapun yang pernah tinggal di sana. Hanya saja, fakta itu baru bisa dibuktikan lewat rekaman video tersebut.

 

”Dari kejadian ini, aduan yang kami dengar dari para siswa itu benar adanya. Di luar tindak kekerasan dan pelecehan seksual yang dilakukan pendirinya (JEP), nyatanya rantai kekerasan itu juga terjadi secara sistemik,” ujar Fuad.

 

Fuad menambahkan, aksi kekerasan itu tak hanya dipertontonkan di hadapan seluruh siswa, tapi juga disaksikan oleh Kepala Sekolah SMA SPI.

 

”Saya katakan tadi juga kepala sekolah harus ikut diperiksa karena ada pembiaran di situ. Ini dipukuli lo ya,” imbuhnya miris.

 

Derita korban tak cukup di situ saja. Korban bersama lima temannya dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing. Kata Fuad, mereka dipulangkan dengan hanya diberi uang saku Rp 500 ribu. Padahal, mereka sudah tidak punya sanak keluarga.

 

”Mereka ini anak yatim piatu, gak punya siap-siapa lagi. Mereka itu akhirnya terlantar di jalan, jadi tukang parkir, ngamen. Mereka gak tau harus pulang ke mana,” bebernya.

 

”Tapi, lama kemudian mereka dihubungi kembali oleh pihak SPI untuk balik ke asrama. Sekarang mereka sudah balik asrama lagi,” imbuhnya.

 

Fuad berharap kasus ini menjadi atensi utama pihak kepolisian demi menuntaskan rantai kekerasan sistemik ini. Apalagi korbannya adalah anak-anak yatim piatu.

 

”Saya harap banyak korban-korban lain ikut berani buka suara semua demi memutus rantai tindakan penganiayaan di sekolah tersebut,” pungkasnya.

 

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Tags: batuHeadlinekota batuLembaga Perlindungan Anak Kota Batu

Related Posts

Tangkapan layar saat terduga maling ponsel masuk ke area lapak Gajah Mada Plaza Malang (ist)
Hukum & Kriminal

Maling Ponsel Terekam Kamera CCTV Saat Beraksi di Gajah Mada Plaza Malang, 5 iPhone Raib

Kamis, 15 Okt 2026
Petugas memeriksa terduga pelaku pencurian barang barang maba UB (dok.)
Hukum & Kriminal

Laptop Maba UB Ludes Dicuri saat PKKMB

Kamis, 15 Okt 2026
Mahasiswi Kehilangan iPhone 11 saat Nonton Bantengan di Wendit, Malang
Hukum & Kriminal

Mahasiswi Kehilangan iPhone 11 saat Nonton Bantengan di Wendit, Malang

Rabu, 14 Okt 2026
Polres Malang Sita 49,56 Gram Sabu di Turen, Dua Pria Ditangkap
Hukum & Kriminal

Polres Malang Sita 49,56 Gram Sabu di Turen, Dua Pria Ditangkap

Selasa, 13 Okt 2026
Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang
Hukum & Kriminal

Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang

Senin, 12 Okt 2026
Pemuda 20 Tahun Bobol Rumah di Ampelgading, Curi Kalung Emas Rp2,6 Juta
Hukum & Kriminal

Pemuda 20 Tahun Bobol Rumah di Ampelgading, Curi Kalung Emas Rp2,6 Juta

Rabu, 7 Okt 2026
Next Post
Kembali Gelar Sosialisasi Cukai, Pemkab Malang Tekankan Pentingnya Gempur Rokok Ilegal

Kembali Gelar Sosialisasi Cukai, Pemkab Malang Tekankan Pentingnya Gempur Rokok Ilegal

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.