Lebaran di Bajulmati, Pantai Konservasi untuk Penyu

  • Whatsapp
Pelepasan tukik. Foto: Rizal Adhi

Tugumalang.id – Pantai Bajulmati ada di Desa Gajah Rejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Pantai legendaris di Malang ini, cocok dikunjungi untuk mengisi libur lebaran tahun ini.

Bagaimana tidak, pantai yang menyuguhkan panorama eksotis di Malang Selatan ini, juga bisa menjadi arena edukasi untuk anak-anak. Pasalnya, di Pantai Bajulmati ini, pengunjung bisa mempelajari siklus hidup penyu di Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC).

Bacaan Lainnya

Bahkan, Pantai Bajulmati diklaim sebagai satu-satunya pantai dengan indukan penyu paling banyak di Kabupaten Malang.

Markas BSTC. Foto: Rizal Adhi

“Kalau penyu ini tidak semua pantai ada, khusus Bajulmati ini kita namakan ibu kota penyu karena terbanyak indukan penyu yang bertelur di sini,” ungkap Konservator BSTC, Sutari, beberapa waktu lalu.

Tidak tanggung-tanggung, ada sekitar 57 induk penyu yang setiap musimnya bertelur di Pantai Bajulmati. Biasanya, dalam setahun penyu-penyu tersebut naik ke daratan untuk bertelur sekitar 4-6 kali dalam setahun.

Lebih lanjut, Sutari menjelaskan mengapa para penyu ini memilih Pantai Bajulmati untuk bertelur. Sebab, para penyu tersebut sudah terbiasanya bertelur di pantai ini.

“Karena sudah turun temurun para penyu ini bertelur di sini, jadi mereka jarang sekali berpindah tempat bertelur,” bebernya.

“Dan penyu ini tidak mau berubah, jika koordinatnya di situ, maka dia akan terus bertelur di situ. Tinggal bagaimana kita mendatangkan,” sambungnya.

Total, ada 100 telur dihasilkan penyu setiap musimnya. “Di Bajulmati dalam satu musim, total indukan-indukan ini bisa bertelur sampai 100 telur,” jelasnya.

Baca Juga  Jelang Libur Lebaran, Pemkot Batu Imbau Tempat Wisata Perketat Protokol Kesehatan

Setelah para penyu itu bertelur, biasanya sang induk akan meninggalkan telur tersebut di lubang-lubang pinggir pantai dan menguburkannya. Sementara sang induk akan kembali ke laut untuk melanjutkan hidupnya. Lalu sang telur akan menetas sendiri dan lahirlah tukik (anak penyu) yang akan langsung berlari ke arah laut.

Oleh karena itu, biasanya BSTC akan melakukan rescue terhadap telur-telur tersebut agar tidak dimangsa predator atau diambil tangan-tangan manusia yang jahil.

Terakhir, untuk masuk ke Pantai Bajulmati, pengunjung cukup merogoh kocek Rp 4 ribu untuk tiket masuk. Untuk mendatangi basecamp BSTC, pengunjung tidak dipungut biaya sama sekali.

Reporter: Rizal Adhi

Editor: Lizya Kristanti

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *