Jumat, Oktober 9, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

M Sholeh by M Sholeh
Oktober 9, 2026 2:24 pm
in Insight
Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Surya Burhanuddin menunjukkan buku karya sastrawan Narudin Pituin yang merespon bukunya. (Foto/Irham Thoriq)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Buku berjudul 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya dan Sjenny (1976-2026), karya Surya Burhanuddin, dibedah dan mendapat kritik tajam dari sastrawan nasional. Menariknya, kritik itu diberikan dalam bentuk buku yang berjudul Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny yang baru terbit Agustus tahun 2026 ini.

Dalam buku autobiografinya, Surya Burhanuddin yang tinggal di daerah kawasan Villa Puncak Tidar, Malang, merangkum perjalanan kasih, karir hingga pengabdian selama 50 tahun bersama istri tercinta, yakni Sjenny Djamain.

READ ALSO

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Baca Juga: ITN Malang Kawal Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah Wisata dan Akses Perkantoran di Mahakam Ulu

Buku setebal 356 halaman itu diluncurkan tepat di syukuran setengah abad perjalanan cinta Surya Burhanuddin dan Sjenny Djamain pada Mei 2026 lalu di Jakarta.

Buku itu tak hanya mengisahkan perjalanan rumah tangganya selama lima dekade. Tetapi juga merekam perjalanan karier 32 tahun di PT Pupuk Sriwidjaja hingga 30 tahun pengalamannya menuntun generasi muda Indonesia menempuh pendidikan di luar negeri.

Buku itu kemudian direspons langsung oleh Narudin Pituin, sastrawan nasional yang mumpuni dalam bidang sastra dan terkenal aktif dan tajam dalam memberikan kritik sastra secara akademis.

Tak main-main, Narudin Pituin merespons buku itu dengan melahirkan karya buku berjudul Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny.

Baca Juga: Penuh Kesan dan Menginspirasi, Tasyakuran Pernikahan 50 Tahun Surya Burhanuddin dan Sjenny Jamain

Dalam buku itu, Narudin Pituin mengakui bahwa, Surya Burhanuddin dengan kapasitasnya yang membuahkan karya yang padat dengan muatan sastra, sudah boleh dikatakan masuk golongan penyair atau sastrawan. Pengakuan itu tak hanya berdasarkan kata, tetapi juga kajian akademis mendalam terhadap karya sastra Surya Burhanuddin.

Merespons buku karya Narudin Pituin, Surya mengaku tak menduga bahwa buku autobiografinya akan dibedah langsung oleh sastrawan yang aktif di bidang kritik akademis buku-buku sastra nasional dan internasional.

“Saya ndak menduga bahwa buku saya akan dibedah oleh sosok sastrawan tanah air, yang sudah memiliki reputasi baik nasional maupun internasional. Kita tahu bahwa beliau adalah sastrawan kritis yang enerjik. Setelah membaca buku saya, langsung beliau memberikan kritik lewat karya yang berupa buku sastra setebal 228 halaman,” ungkapnya, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, Narudin Pituin memberikan pandangan pandangan akademik yang benar-benar kritis untuk buku yang ia tulis itu. Meski begitu, ia sangat mengapresiasi akan hal ini. Sebab, karya Narudin Pituin tak sekedar soal penilaian, tetapi juga soal kritikan yang membangun. Bahkan mendorong banyak orang untuk membaca bukunya.

Narudin Pituin juga memberikan penilaian bahwa buku karya Surya memiliki prosa kata yang segar dan baru, bahkan belum ada di buku sastra lain. Surya yang kini berusia 76 tahun itu dinilai merupakan sastrawan yang patut diteladani. Baik soal rekam jejak karirnya maupun karyanya.

“Saya kebetulan belum pernah ketemu sekalipun dan belum mengenal secara langsung, sosok Narudin Pituin. Tentu saya sangat kaget waktu buku saya kirimkan dan beliau membuat kritik yang sedemikian positif. Sementara beberapa sastrawan lain banyak meragukan, akan muncul kritik-kritik negatif,” ucapnya.

“Jadi saya terima kasih banyak kepada sosok Narudin Pituin, sastrawan muda tanah air yang cukup memiliki kapasitas keilmuan yang mumpuni,” tandasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: 50 tahun Surya & SjennyNarudin PituinSurya Burhanuddin

Related Posts

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia
Insight

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kamis, 8 Okt 2026
Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel
Insight

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Kamis, 1 Okt 2026
Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang
Insight

Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang

Rabu, 30 Sep 2026
Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia
Insight

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Senin, 21 Sep 2026
Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa
Insight

Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

Jumat, 11 Sep 2026
Siapa Owner Chatour Travel? Mengenal H. Muhibbin Billah
Insight

Siapa Owner Chatour Travel? Mengenal H. Muhibbin Billah

Rabu, 9 Sep 2026
Next Post
Polinema Dampingi UMKM Tulusbesar Tingkatkan Kualitas Kemasan Produk

Polinema Dampingi UMKM Tulusbesar Tingkatkan Kualitas Kemasan Produk

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.