Kamis, Agustus 6, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Lahan Apel Kota Batu Menyusut, Terdesak Ekspansi Vila dan Kafe

Redaksi by Redaksi
Mei 1, 2026 3:37 pm
in News
Lahan Apel kota Batu

Plt Wali Kota Batu Heli Suyanto saat berdialog dengan petani apel. Foto: Prokopim KWB

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Identitas Kota Batu, Jawa Timur sebagai Kota Apel kian terkikis. Luasan lahan apel di kota tersebut terus menyusut dari tahun ke tahun. Salah satu faktor paling mencolok adalah maraknya alih fungsi lahan menjadi bisnis pariwisata artifisial seperti vila dan kafe.

Berdasarkan data terbaru, luas lahan produktif apel di Kota Batu kini menyusut drastis dan hanya tersisa sekitar 740 hektare. Angka ini menjadi alarm serius bagi daerah yang selama puluhan tahun dikenal sebagai penopang ekonomi sekaligus ikon pariwisata berbasis alam di Jawa Timur.

READ ALSO

Pemkot Batu Perkuat Ketahanan Hulu DAS Brantas

Gus Kikin Minta UMKM Mikro dan Kecil Dibebaskan dari Pajak

Pesatnya pembangunan sarana akomodasi serta tempat nongkrong kekinian di kawasan dataran tinggi menjadi pemicu utama hilangnya lahan pertanian. Para petani kini dihadapkan pada dilema besar, antara bertahan dengan komoditas apel yang biaya perawatannya semakin tinggi atau melepas lahan kepada investor dengan nilai jual yang menggiurkan.

Baca juga: Pupuk Kimia Sebabkan Kualitas Lahan Apel di Kota Batu Memburuk

Alih Fungsi Lahan Ancam Identitas Kota Apel

Penurunan luasan lahan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Apel bukan sekadar komoditas hortikultura, melainkan identitas yang telah melekat kuat pada Kota Batu selama puluhan tahun.

Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menegaskan bahwa keberadaan apel Batu harus terus dipertahankan agar tidak hilang hanya sebagai simbol.

“ Banyak lahan yang dulunya hijau dengan rimbun pohon apel, kini berganti menjadi bangunan beton permanen,” ungkap Heli.

Fenomena alih fungsi lahan ini dinilai sulit dibendung tanpa adanya regulasi yang lebih ketat dan konsisten di lapangan.

Para pengamat lingkungan turut menyoroti dampak jangka panjang dari pembangunan kafe dan vila yang tidak terkendali, terutama di kawasan resapan air dan lahan produktif.

Dampak yang ditimbulkan antara lain:

  • Perubahan mikroklimat dengan suhu udara yang semakin panas
  • Berkurangnya daya resap air tanah
  • Potensi krisis air di masa mendatang

Masyarakat dan petani berharap Pemerintah Kota Batu segera mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan lahan apel yang tersisa. Pengetatan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di zona hijau serta pemberian insentif bagi petani dinilai menjadi solusi mendesak.

“ Kita ingin apel Batu tetap hidup, tetap punya daya saing, dan terus menjadi sumber ekonomi masyarakat. Jangan sampai ikon Kota Batu hilang karena kita terlambat bertindak,” tegasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

 

Deskripsi

Keyword

Tags: apel kota batuHeli Suyantokota apel batukota batulahan apel kota batupemkot batu

Related Posts

Pemkot Batu Perkuat Ketahanan Hulu DAS Brantas
News

Pemkot Batu Perkuat Ketahanan Hulu DAS Brantas

Rabu, 5 Agu 2026
Gus Kikin Minta UMKM Mikro dan Kecil Dibebaskan dari Pajak
News

Gus Kikin Minta UMKM Mikro dan Kecil Dibebaskan dari Pajak

Rabu, 5 Agu 2026
Waskita Karya Perbaiki Tribun dan Plafon Stadion Kanjuruhan
News

Waskita Karya Perbaiki Tribun dan Plafon Stadion Kanjuruhan

Rabu, 5 Agu 2026
Kebakaran di Bromo Meluas, 50 Hektare Lahan Terdampak
News

Kebakaran di Bromo Meluas, 50 Hektare Lahan Terdampak

Rabu, 5 Agu 2026
Jalur Alternatif Mojokerto-Cangar Disiapkan, Besok Ada Karnaval Bersih Desa Tulungrejo
News

Jalur Alternatif Mojokerto-Cangar Disiapkan, Besok Ada Karnaval Bersih Desa Tulungrejo

Selasa, 4 Agu 2026
Harga Daging Sapi di Malang Naik hingga Rp 160 Ribu per Kilogram
News

Harga Daging Sapi di Malang Naik hingga Rp 160 Ribu per Kilogram

Selasa, 4 Agu 2026
Next Post
mie cendana

Tak Lupa Akar, Owner Mie Cendana Viral di Malang Buka Peluang Gandeng Produk UMKM Lokal

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.