Tugumalang.id – Universitas Islam Malang (Unisma) terus menunjukkan lompatan signifikan dalam tapak sejarahnya mewujudkan visi World Class University. Terbaru, Unisma kembali mengukuhkan 3 guru besar baru di 2026. Ketiga guru besar ini menggenapkan jumlah guru besar yang murni meniti karir di Unisma di angka 27 orang.
Ketiga guru besar yang dikukuhkan yaitu Prof. Dr. Ir. Hj. Istirochah Pujiwati, M.P. (Kepakaran Fisiologi Tumbuhan), Prof. Dr. Apt Yudi Purnomo, M.Kes. (Kepakaran Biomedik Farmasi), dan Prof. Dr. Dwi Susilowati, S.P., M.P (Kepakaran Pengembangan Masyarakat Agribisnis)
Baca Juga: Menilik Berbagai Keunggulan FIA Unisma yang Wajib Diketahui Calon Mahasiswa
Prosesi pengukuhan dihadiri langsung oleh Rektor Unisma Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd, Ph.D bersama jajaran Yayasan, Rektoratl senat universitas, keluarga para guru besar, serta tamu undangan dari berbagai perguruan tinggi mitra universitas berjuluk Kampus Nahdlatul Ulama tersebut pada Sabtu (9/5/2026).

Rektor Unisma Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd, Ph.D menjelaskan penambahan ini membawa total guru besar yang lahir organik dari Unisma menjadi 27 orang. Ketiga guru besar tersebut berasal dari bidang keahlian yang strategis untuk mendukung visi universitas menuju World Class University.
Ketiga gubes yang dikukuhkan memiiliki kepakaran di bidang Agroteknologi yang fokus pada fisiologi tumbuhan, khususnya tanaman kedelai. Kedua ada dari Farmasi yang memiliki keahlian biomedis farmasi dan Agribisnis yang fokus pada pengembangan masyarakat agribisnis di Fakultas Pertanian.

“Ketiga guru besar ini menjadi yang ke-25, 26, dan 27 yang lahir dari ‘rahim’ Unisma. Artinya, mereka meniti karier sejak awal di sini. Tapi kalau total semua guru besar kita ada 34 orang,” jelas Prof. Jun.
Baca Juga: Calon Mahasiswa Segera Daftar! Inilah Jadwal Lengkap PMB Unisma Tahun Akademik 2026/2027
Prof. Jun menambahkan jika pengukuhan guru besar ini menjadi bentuk penguatan kualitas akademik dan riset di Unisma. Tak hanya menjadi sekadar puncak karir akademik, pesan dia, diharapkan gelar ini dipahami sebagai awal dari tanggung jawab lebih besar untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat luas dan peradaban.
Penguatan Jejaring Internasional
Prof. Jun menegaskan jika para guru besar ini juga diharapkan dapat berkontribusi meningkatkan capaian prestasi di kelas dunia. Saat ini, Unisma terus melesat dengan menggencarkan kerja sama internasional.

Pertama, Program Join Degree dengan Sinchon University. Program ini menjadi penawaran terbaik bagi mahasiswa Unisma yang sedang menempuh semester akhir dalam program 2+2 dan 3+1, di mana setelah lulus mereka akan langsung bekerja di Taiwan selama dua tahun.
Kedua, Unisma juga sedang menggencarkan program Beasiswa TEEP di Taiwan. Prof. Jun menjelaskan jika saat ini telah mengirim dua mahasiswa Fakultas Peternakan untuk menjadi tenaga ahli di lab peternakan Kaohsiung Medical University melalui program Taiwan Experiential Education Program (TEEP).
Ketiga, Unisma juga baru saja menandatangani MOU dengan Madonna University, Nigeria. Unisma diminta mendampingi pengembangan produksi dan pengolahan singkong pasca-panen di negara tersebut.
“Kami berharap kontribusi para guru besar ini, baik melalui riset maupun publikasi internasional, dapat terus melesatkan nama Unisma di kancah global,” tegasnya.
Target Tambah 37 Guru Besar hingga 2027
Ia juga menambahkan bahwa target besar Unisma hingga periode 2027 adalah memiliki jumlah guru besar sebanyak 10 persen dari total dosen yang dimiliki saat ini. Saat ini, Unisma memiliki 370 dosen sehingga 10 persen atau 37 orang di antaranya telah mendapat pendampingan khusus menempuh gelar doktoral.
”Kami menargetkan setiap tahun lahir guru besar baru lintas disiplin ilmu, merata di semua fakultas yang kita punya. Ini penting untuk memperkuat daya saing lulusan dan reputasi kampus di mata dunia,” harapnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A


















