Jumat, Agustus 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Kualitas Udara di Kota Batu Tiba-tiba Anjlok Drastis

Redaksi by Redaksi
September 11, 2025 4:41 pm
in News
Mesin insinerator pembakaran sampah di desa yang belum standar berpengaruh terhadap indeks kualitss udara Kota Batu. Foto: Prokopim KWB

Mesin insinerator pembakaran sampah di desa yang belum standar berpengaruh terhadap indeks kualitss udara Kota Batu. Foto: Prokopim KWB

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Indeks kualitas udara atau Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Kota Batu, Jawa Timur tiba-tiba anjlok drastis. Terletak di kawasan pegunungan, Kota Batu yang semula di posisi ke-7 pada 2023 terjun bebas ke urutan 131 pada 2024.

Data itu merujuk pada Data Kementerian Lingkungan Hidup. Penurunan drastis indeks kualitas udara ini dikatakan terjadi karena maraknya pembakaran sampah di seluruh desa dan kelurahan sejak TPA Tlekung dibatasi hanya menerima sampah residu.

READ ALSO

Muktamar NU Mulai Bahas Tata Tertib Pemilihan Ketum PBNU

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran

Diketahui, hingga saat ini desa dan kelurahan di kota apel tersebut juga masih melakukan pengolahan sampah mandiri dengan cara membakar. Aktivitas inilah yang membuat kepulan asap dari berbagai macam jenis sampah mencemari udara.

Baca Juga: Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Kota Batu Lampaui Target Nasional Tahun 2023

Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachroni membenarkan hal itu. Menurutnya, ada sejumlah faktor yang menjadi biang kerok. Selain pembakaran sampah, juga karena pengelolaan sampah pasca TPA Tlekung ditutup belum optimal.

“Faktor utamanya karena pengelolaan sampah yang belum optimal dan banyaknya pembakaran sampah anorganik maupun residu di seluruh desa/kelurahan di Kota Batu,” ungkap Dian, Kamis (11/9/2025).

Dian membeberkan jika aktivitas pembakaran yang terjadi membumbungkan asap dengan mengandung bahan kimia yang mencemari udara. “Asapnya tak hanya bau, tapi juga membawa partikel berbahaya yang otomatis langsung menurunkan kualitas udara kita,” tambahnya.

Baca Juga: Gelar Wisuda Periode 124, Rektor Universitas Negeri Malang Tekankan Peningkatan Kualitas dan Kompetensi

Dian menambahkan jika mesin insinerator yang digunakan warga untuk membakar sampah juga tidak standar. Insinerator, kata Dian, memang mampu mengurangi volume sampah dengan cepat, tapi efek sampingnya tidak main-main.

Sebab itu, pihaknya fokus pada aktivasi pengolahan sampah organik. Dengan itu, dua indeks bisa dikejar. Yakni indeks kualitas lingkungan hidup dan indeks pengelolaan persampahan.

DLH Bangun Big Composter dan Rumah Kompos

Tak ingin tinggal diam, DLH langsung melakukan pemetaan masalah dan mulai menyusun strategi. Salah satunya dengan membangun big komposter berkapasitas 4 ton per hari untuk menyelesaikan sampah organik di 21 ruas jalan protokol.

Secara teknis, jelas dia, sistem pengelolaannya nanti akan menerapkan swakelola tipe 1, di mana dinas membeli material dan membayar tukang secara langsung.

Selain itu, rumah kompos berbasis dusun akan dibangun untuk melayani 750 hingga 1.000 kepala keluarga per titik. Nantinya, pengelolaan akan diserahkan pada kelompok masyarakat yang ditunjuk oleh kepala desa atau lurah melalui skema swakelola tipe 4.

“Dalam hal ini kami juga melibatkan masyarakat secara langsung. Selain untuk mengurangi sampah organik, kesadaran dan tanggung jawab mereka juga akan terbangun,” kata Dian.

Ke depan, Kota Batu membutuhkan setidaknya 60 rumah kompos untuk mengelola sampah organik di tingkat dusun. Saat ini, anggaran untuk membangun 20 unit sudah tersedia.

Mekanisme pembangunan nanti jelas dia akan menggunakan belanja modal, mengingat rumah kompos tersebut akan menjadi aset pemerintah kota.

“Pelaksanaannya tetap melibatkan Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang ditunjuk kepala desa. Jadi pemerintah sediakan fasilitasnya, warga yang kelola,” papar Dian.

Dengan strategi ini, DLH berharap tren anjloknya IKLH Batu bisa diputus pada 2025. Harapannya, Kota Batu kembali masuk jajaran atas kota-kota dengan kualitas lingkungan hidup terbaik di Indonesia.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: aktivitas pembakaran sampahDinas Lingkungan HidupIndeks Kualitas Lingkungan Hidupkota batukualitas udaraTPS3R

Related Posts

Muktamar NU Mulai Bahas Tata Tertib Pemilihan Ketum PBNU
News

Muktamar NU Mulai Bahas Tata Tertib Pemilihan Ketum PBNU

Jumat, 28 Agu 2026
Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran
News

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran

Jumat, 28 Agu 2026
Truk Damkar Terguling di Oro-Oro Ombo, Lima Orang Luka-Luka
News

Truk Damkar Terguling di Oro-Oro Ombo, Lima Orang Luka-Luka

Jumat, 28 Agu 2026
Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
News

Gus Yahya Tegaskan NU Harus Jadi Penyangga Program Pemerintah

Jumat, 28 Agu 2026
Rais Syuriyah PWNU Jateng Ingatkan Bahaya Politik Transaksional di Muktamar
News

Rais Syuriyah PWNU Jateng Ingatkan Bahaya Politik Transaksional di Muktamar

Jumat, 28 Agu 2026
Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
News

Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas

Jumat, 28 Agu 2026
Next Post
Suasana kafe Midodore Space, salah satu Book Cafe di Malang/ Review google

Ngopi Sambil Baca Buku, Ini 5 Book Cafe di Malang yang Bikin Pengunjung Cerdas

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.