Tugumalang.id – Konser Hey Slank X HS sukses mengguncang Lapangan Rampal Kota Malang pada Minggu (19/4/2026) malam. Sekitar 30 ribu penonton memadati area konser, melepas rindu setelah band legendaris tersebut terakhir tampil di Malang pada 2017 silam.
Sejak awal penampilan pukul 22.00 WIB, suasana langsung memanas. Vokalis Slank, Akhadi Wira Satriaji atau Kaka menyapa penonton dengan gaya khasnya, termasuk menggunakan bahasa walikan Malang.
Slank membuka penampilan dengan deretan lagu energik seperti I Miss U But I Hate U, Gara-Gara Kamu, hingga medley Mars Slankers dan Punk Java. Lagu Seperti Para Koruptor turut menggelegar setelah Kaka mengenang momen terakhir mereka manggung di lokasi yang sama hampir satu dekade lalu.
Baca Juga: Wujud Employee Well-being, Pegadaian Gelar The Gade Fest 2024

“Kita ketemu hampir 10 tahun yang lalu di Lapangan Rampal ini, tahun 2017. Kami datang ditantang HS, katanya, orang orang pemberani datang ke Rampal,” kata Kaka Slank dari atas panggung.
Formasi lengkap Slank mulai dari Kaka (vokal), Ridho dan Abdee (gitar), Ivanka (bass), serta Bimbim (drum) tampil enerjik sepanjang konser. Penampilan mereka seolah mengulang energi era 1990an saat merilis album perdana Suit Suit He He.
Di area penonton, ribuan Slankers tampak kompak mengibarkan bendera bergambar kupu kupu, simbol khas Slank. Bendera bendera itu datang dari berbagai daerah seperti Malang, Surabaya, Gresik, Tuban, Demak, hingga Banyuwangi.
Baca Juga: Peduli Lansia, Tugu Media Group Bakal Berbagi Makna dan Kehangatan di Panti Jompo Malang
Di tengah konser, suasana berubah khidmat saat Bimbim mengajak seluruh penonton berdoa. Ia menyampaikan kabar duka yang menimpa Owner HS, Haji Suryo, sosok di balik konser tersebut.

“Bulan puasa kemarin, sahabat kita Haji Suryo mengalami kecelakaan, istrinya meninggal dunia. Kita doakan beliau cepat sembuh, dan almarhumah diterima di sisi Tuhan,” ucap Bimbim.
Setelah itu, Slank membawakan lagu Bimbim Jangan Menangis yang terasa emosional. Lagu tersebut juga berkaitan dengan kenangan Bimbim terhadap sang ibu, Bunda Iffet, yang wafat pada April 2025.
Sepanjang malam, Slank membawakan sejumlah lagu hits seperti Ku Tak Bisa, Terlalu Manis, Tonk Kosong, Orkes Sakit Hati, hingga Poppies Lane Memory. Lagu tersebut disebut Bimbim lahir di masa kelam perjalanan band.
Konser semakin spesial dengan diputarnya single terbaru 12 Persen yang menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam videoklipnya. Lagu anyar Republik Fufufafa juga turut dibawakan.
Sebelum Slank tampil, panggung lebih dulu diramaikan oleh sejumlah musisi ternama. Mulai dari Rastakrina Soundsystem, Superiots, Rebellionrose, Shaggydog hingga band lokal Malang Begundal Lowokwaru.
Menjelang pukul 23.30 WIB, lagu Kamu Harus Pulang menjadi penutup konser yang disambut meriah penonton.
“Alhamdulillah, Slank bisa balik ke Malang. Lapangan Rampal ini terasa kurang besar untuk Jawa Timur. Semoga ke depan bisa kembali dengan venue yang lebih besar. Malam ini kita tunjukkan, kita berani beda,” tutup Kaka.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporer: M Sholeh
Editor: Herlianto. A


















