Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Featured

Kisah Perjuangan Pasutri Netra di Kota Malang Jual Kerupuk Keliling, Tolak Dikasihani 

Redaksi by Redaksi
Februari 21, 2023 3:21 pm
in Featured, Insight
Suplik dan suaminya Sandi ketika beristirahat di depan toko mongki Mertojoyo.

Suplik dan suaminya Sandi ketika beristirahat di depan toko mongki Mertojoyo. Foto/Siti Romelah

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Suasana di siang yang begitu terik pada Sabtu (18/02/2023) siang tidak membuat semangat pasangan suami istri (pasutri) Suplik Irawati (50) dan suaminya Sandi (48) menyerah pada keadaan.

Warga Dinoyo, Kota Malang, ini sebagai penyandang tuna netra. Namun demikian, keadaan itu tak membuatnya putus asa. Mereka tetap berjuang mempertahankan hidup dengan keadaan yang serba pas-pasan.

READ ALSO

Jejak Sufistik Surya dan Sjenny

Film Anak Malang Tembus Panggung Internasional

Malah pasangan pasutri netra tersebut punya prinsip tidak ingin dikasihani meski harus bersusah payah jualan kerupuk keliling dengan kondisi penglihatan terbatas.

Dalam suatu kesematan, Suplik menceritakan keadaannya. Menurutnya, ketika dia lahir baik-baik saja kondisi penglihatannya. Bahkan, termasuk anak yang sehat. Namun saat usianya dua tahun, Suplik terserang demam hingga membuat mata kanannya menempel. Sedangkan mata kirinya dalam kondisi terbatas untuk melihat atau samar-samar.

“Ya, dulu saya lahirnya normal. Waktu usia dua tahun demam lalu kelopak mata kanan saya nempel sehingga nggak bisa melihat lagi,” ujar Suplik tampak ceria meski dalam kondisi cuaca yang panas.

Gerobak Suplik dan Sandi saat berjualan keliling di Kota Malang. Foto/Siti Romelah

Sedangkan suaminya, Sandi, menjadi difabel netra sejak lahir. Namun, Suplik mengatakan, keduanya memiliki prinsip tidak mau dikasihani oleh orang lain, juga tidak mau ada ketergantungan meski memiliki penglihatan yang terbatas.

Saat ini keduanya harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Mereka dikaruniai dua orang putra, bernama Dimas kelas 5 SD dan Alif Saputra kelas 1 SD. Kedua anaknya jarang ikut orang tuanya jualan.

Perjuangan pasutri ini sangat berat. Di tengah kerasnya kehidupan kota, keduanya harus tetap berusaha memenuhi kebutuhan keluarganya. Namun ada saja yang memanfaatkan keadaannya yang terbatas ini. Menurut Suplik, pernah ada pembeli yang menggunakan uang sobek, uangnya sudah rusak.

Namun keduanya tetap bersabar, meskipun harus menerima perlakuan tidak baik dari orang lain. Adapun pendapatannya hanya sekitar Rp50 sampai 70 ribu perhari. Karena bukan jualan makanan basah, jadi jika dagangannya yang tidak laku bisa dijual lagi besoknya.

Dagangan itu bukan miliknya sendiri, tapi milik salah satu toko. Sementara Suplik serta suaminya yang berkeliling menjualnya. Jika stok tinggal sedikit, pemilik dagangan akan menambahnya lagi.

Selain kendala penglihatan, pembeli juga jarang dan cuaca yang tidak menentu juga membuat keduanya harus tetap berusaha. Bagaimanapun itu sumber penghasilan utama mereka.

“Gimana ya, ya meskipun panas atau hujan tetap jualan, bawa payung biar nggak kehujanan,” ujarnya ditemui di depan toko roti mongki Mertojoyo.

Pasutri ini berdagang keliling setiap hari, dengan jalur yang sama. Mulai dari rumahnya ke Mertojoyo sampai Swalayan Sardo. Rute ini memang mudah untuk dihapal. Bahkan biasanya mereka berjualan dua kali dalam sehari.

“Saya menyesal kenapa baru sekarang bekerja, ke mana saja dulunya. Setidaknya jika dulu sudah bekerja, sekarang juga nggak terlalu susah,” tukas Suplik.

Reporter: M-7

Editor: Herlianto. A

Tags: kota malangPasutriPasutri Netratuna netra

Related Posts

Jejak Sufistik Surya dan Sjenny
Insight

Jejak Sufistik Surya dan Sjenny

Jumat, 16 Okt 2026
Herlambang Hashemi yang membuat film anak malang tembus ke panggung internasional. Foto/M Sholeh
Insight

Film Anak Malang Tembus Panggung Internasional

Kamis, 15 Okt 2026
KH Abdullah Amiin. Foto: dok. keluarga
Insight

KH Abdullah Amiin, Perintis Pendidikan Islam dan Penggerak NU di Urek-Urek Gondanglegi

Rabu, 14 Okt 2026
Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari
Insight

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari

Selasa, 13 Okt 2026
Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”
Insight

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Jumat, 9 Okt 2026
Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia
Insight

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kamis, 8 Okt 2026
Next Post
Wali Kota Malang, Sutiaji.

Berkat Wali Kota Malang Sutiaji, 320 Anak Terima Beasiswa dari Pemkot Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.