Senin, Agustus 10, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Kisah Muhammad Nur Yusuf, Mahasiswa FT Unisma Berhasil Kuliah Nyambi Kerja di Bidang Pertahanan

Redaksi by Redaksi
Agustus 10, 2023 4:29 pm
in Pendidikan
Muhammad Nur Yusuf Abdullah Munir, mahasiswa FT Unisma bekerja sebelum lulus dan berhasil menyelesaikan studinya.

Muhammad Nur Yusuf Abdullah Munir, mahasiswa FT Unisma bekerja sebelum lulus dan berhasil menyelesaikan studinya. Foto / dok Unisma

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Kuliah sambil bekerja bukanlah perkara mudah. Namun anggapan itu berhasil dipatahkan oleh salah satu mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma). Ia bernama Muhammad Nur Yusuf Abdullah Munir, mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik.

Mulanya, kuliah bukan target utama Yusuf. Lulus SMK, ia ingin langsung bekerja, membantu meringankan beban orangtua dengan menjadi tulang punggung keluarga.

READ ALSO

Polinema Jajaki Kolaborasi dengan Departemen Teknik Mesin UGM

SMA Al Izzah Bangun Mental Santri Baru Lewat Drama

Berjalannya waktu, ia justru mendapat dorongan kuat dari keluarga untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Ada beberapa kampus yang direkomendasikan, akan tetapi Yusuf mantap memilih di Unisma dan berhasil masuk di tahun 2016.

Baca Juga: Tasyakuran, Rektor Serahkan Sertifikat Akreditasi Internasional FIBAA pada Prodi Manajemen dan Akuntansi FEB Unisma

Tak berselang lama menyandang status sebagai ‘mahasiswa’ tahun pertama, Yusuf mendapat penawaran dari tempat praktik kerja lapangan (PKL)-nya semasa sekolah kejuruan di SMKN 6 Malang, yakni PT Sari Bahari.

PT Sari Bahari merupakan perusahaan swasta yang ditunjuk serta mendapatkan ijin untuk memproduksi alat utama sistem senjata dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Spesialis bom udara ini juga bekerjasama dengan BUMN seperi PT Pindad atau PT Dahana Subang.

Dari kiri : Pembimbing skripsi sekaligus Wakil Dekan 3 Fakultas Teknik Ir Hj Unung Lesmana MT bersama Muhammad Nur Yusuf Abdullah Munir.
Dari kiri : Pembimbing skripsi sekaligus Wakil Dekan 3 Fakultas Teknik Ir Hj Unung Lesmana MT bersama Muhammad Nur Yusuf Abdullah Munir. Foto / dok Unisma

“Saya datangi juga panggilan kerja tersebut, akhirnya saya diterima bekerja. Kemudian, saya menjalankan aktivitas bekerja sembari menyelesaikan studi yang belum selesai,” kata pria yang menjabat sebagai Staff Engineering PT Sari Bahari tersebut.

Baca Juga: Lepas 1.023 Mahasiswa, Rektor Unisma Dorong Ekspansi KSM Tematik Nusantara

Mahasiswa asli Malang ini tak menampik, jika kuliah nyambi bekerja adalah hal yang berat , ia juga sempat ‘keteteran’. Meski begitu, Yusuf tak menyerah. Ia meyakini ini adalah rezeki yang patut disyukuri dan dijalani dengan penuh rasa optimis.

“Alhamdulillah banyak kemudahan yang diberikan kampus, jadi bisa saya mengatur waktu, tetap sesuai prosedur tapi fleksibel. Saya juga mendapat banyak dukungan. Saya percaya kalau Allah ngga akan memberi ujian lebih dari kemampuan hamba-Nya,” tegasnya.

Saat ditanya alasannya memilih Unisma, tak lain karena ingin melanjutkan pendidikan agama yang pernah ditempuh selama 9 tahun duduk di bangku madrasah. “‘Masuk Unisma biar nyambung lagi nilai spiritualitasnya, jadi biar ilmu duniawinya, iya, tapi spiritualnya juga iya. Supaya seimbang,” lanjutnya.

Tak hanya memiliki dosen dan kurikulum pendidikan tinggi yang berkualitas, lanjutnya, Unisma juga memberikan memberikan banyak pelajaran dan pengalaman yang mengesankan.

Kuncinya satu, tambah Yusuf, optimis dan bisa menganalisa situasi. “Soal waktu itu dinamis, jadi ngga bisa kayak jam berapa dan sampai jam berapa untuk kuliah atau kerja. Jadi harus di analisa, pandai-pandainya kita menyesuaikan dengan keadaan yang ada,” terang dia.

Kini, Yusuf menjadi salah satu mahasiswa yang berhasil diterima bekerja sebelum lulus dan diwisuda. Ia berharap, perjuangannya ini mampu menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya.

“Semoga lulusnya saya dari Unisma ini, barokah, bisa menunjang karier saya dan juga bisa jadi motivasi untuk teman-teman yang lain,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Dekan 3 Fakultas Teknik Ir Hj Unung Lesmana  MT memberikan apresiasi positif kepada Yusuf. Menurut Unung, kampus selalu berupaya memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk menyelesaikan studi tepat waktu, apapun kesibukannya.

“Yusuf ini sesungguhnya sudah ‘unjuring time’ karena dia angkatan 2016 tapi alhamdulillah sejak lama sudah mengajukan skripsi sekaligus penelitian di perusahaan dia bekerja. Bekerjanya juga di perusahaan yang bonafit. Alhamdulillah sangat membanggakan sekali, bangga pula dia bisa membagi waktu antara kuliah dan bekerja,” terang wakil dekan yang juga pembimbing skripsi itu.

Tambah perempuan berhijab ini, tak sedikit lulusan FT yang diterima bekerja sebelum lulus, sekitar 75 persen. Untuk itu, pihaknya berkomitmen mengawal mahasiswa agar dapat menyelesaikan kuliah dengan baik.

“Kebanyakan mahasiswa kami belum lulus sudah kerja, ada dari Teknik Sipil, Mesin, Elektro. Rata-rata ketika setelah selesai program PKL mahasiswa, perusahaan langsung merekrut mereka. Sehingga mereka (mahasiswa) terkendala, tapi alhamdulillah mahasiswa kami walaupun sambil kerja bisa lulus dengan predikat yang sangat baik,” tambahnya.

Rektor Unisma, Prof Maskuri MSi menambahkan bahwa sebagi perguruan tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU), Unisma membekali mahasiswa dengan berbagai macam keterampilan melalui berbagai program strategis yang berlandaskan nilai-nilai aswaja.

Terutama di milestone keempatnya dengan menjadi kampus pencetak pengusaha baru atau “entreprenuer university”.

“Semua bekal kami berikan dimana kemandirian diprioritaskan disamping membangun dan menganalisa mereka dalam mengembangkan potensi yang ada,” jelas Prof Maskuri.

Ia berharap seluruh mahasiswa Unisma dapat mengisi waktu dengan berbagai hal yang produktif dalam rangka mengembangkan potensinya di berbagai bidang hingga tingkat internasional. Hal ini tentu akan menjadi bekal bagi mahasiswa sebelum benar-benar terjun di tengah masyarakat maupun dunia kerja.

“Terutama di luar negeri sekalipun. Unisma juga ada program outbound dan inbound dimana mahasiswa harus saling beradaptasi dengan perguruan tinggi lain. Mereka bisa banyak sharing ilmu, menambah wawasan, mengenbangkan wawasan dan membangun jejaring,” tukasnya.

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Herlianto. A

Tags: mahasiswaUnismaUnisma Malang

Related Posts

84 Tahun Soto Pojok Jadi Langganan Peziarah Gunung Kawi 1
Advertorial

Polinema Jajaki Kolaborasi dengan Departemen Teknik Mesin UGM

Minggu, 9 Agu 2026
SMA Al Izzah Bangun Mental Santri Baru Lewat Drama
Pendidikan

SMA Al Izzah Bangun Mental Santri Baru Lewat Drama

Sabtu, 8 Agu 2026
FITK UIN Malang Dorong Transformasi Pendidikan Hadapi Tantangan Global
Advertorial

FITK UIN Malang Dorong Transformasi Pendidikan Hadapi Tantangan Global

Jumat, 7 Agu 2026
ITN Malang - Mahasiswa Arsitektur ITN Malang Ciptakan Inovasi Keranda Lipat Ergonomis Berbasis Nilai Syariat Islam
Advertorial

Mahasiswa Arsitektur ITN Malang Ciptakan Inovasi Keranda Lipat Ergonomis Berbasis Nilai Syariat Islam

Jumat, 7 Agu 2026
Polinema Evaluasi Mahasiswa Asing, Fokus Penyelesaian Masa Studi
Advertorial

Polinema Evaluasi Mahasiswa Asing, Fokus Penyelesaian Masa Studi

Jumat, 7 Agu 2026
Rektor UIN Malang Dorong Peningkatan Publikasi Ilmiah
Advertorial

Rektor UIN Malang Dorong Peningkatan Publikasi Ilmiah

Jumat, 7 Agu 2026
Next Post
Pedagang pasar Induk Among Tani hingga saat ini masih menempati tempat relokasi. Informasinya, jadwal pengundian kios akan dilakukan akhir bulan Agustus 2023 ini.

Jadwal Pengundian Pedagang Pasar Induk Among Tani Kota Batu Dimulai Akhir Agustus

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.