Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan Aqua Dwipayana

Ketika Dua Jenderal Menghindari Komunikasi sama Buya Syafii Maarif karena Kasus Ahok

Redaksi by Redaksi
Mei 31, 2022 7:52 am
in Aqua Dwipayana
Catatan Aqua Dwipayana, curhat

Dr Aqua Dwipayana

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Dr Aqua Dwipayana*

Jumat siang (27/5/2022) saat sedang bersama keluarga di pantai Nusa Dua Badung, Bali, lewat WhatsApp saya menerima kabar dukacita dari beberapa teman. Isinya senada.

READ ALSO

Pengusaha Rudy Suardana Tutup Usia, Dr Aqua Dwipayana Kagumi Bakti Sang Anak Ventje Suardana

Pesan Dr Aqua Dwipayana Kepada Wartawan Senior Kota Bandung: Jadikan Profesi Wartawan Sarana Menebar Pesan Kebajikan

Prof. Dr. K. H. Ahmad Syafii Maarif yang selama ini akrab disapa Buya Syafii meninggal dunia pada usia 87 tahun di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping Sleman, Yogyakarta, pada pukul 10.15 WIB. Saya langsung mendoakan almarhum.

Saat itu juga saya teringat kejadian sekitar enam tahun lalu atau 2016. Ketika itu, dua jenderal teman akrab saya, dalam kesempatan berbeda sama-sama menyampaikan curahan hati (curhat)nya kepada saya yang terkait Buya Syafii.

Mereka duduknya persis di kursi yang sama di rumah Yogyakarta. Hanya waktunya saja yang berbeda. Jarak pertemuannya sekitar sebulan antara jenderal yang satu dengan yang lain.

Waktu itu lewat ajudannya, Buya Syafii mengontak kedua jenderal itu. Pesannya sama agar mereka telefon langsung Buya Syafii.

Topik yang mau dibicarakan tentang pembelaan yang disampaikan anak bungsu dari empat bersaudara pasangan Ma’rifah Rauf Datuk Rajo Malayu dan Fatimah kepada terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok atas kasus penodaan agama.

Buya Syafii di pengadilan dengan tegas  membela Ahok. Dia mengatakan Ahok tidak bersalah, di tengah gelombang pasang umat Islam yang sedang marah kepadanya. Buya Syafii tidak gentar terhadap hal itu.

Belakangan dalam fakta hukum di persidangan, Ahok terungkap melakukan penodaan agama gara-gara menyinggung Surah Al Maidah Ayat 51 saat berpidato di depan warga di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada 27 September 2016.

“Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa saja dalam hati kecil bapak ibu enggak bisa pilih saya ya kan? dibohongi pakai Surah Al-Maidah 51, macam-macam itu. Itu hak bapak-ibu ya. Jadi kalau bapak-ibu perasaan enggak bisa kepilih nih, karena saya takut masuk neraka karena dibodohin gitu ya, enggak apa-apa,” kata majelis mengutip ucapan Ahok.

Berbeda Pendapat dengan Buya Syafii
Kedua jenderal itu yang selama ini sangat hormat pada Buya Syafii, salah satu wujudnya setiap ketemu mencium tangan mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah tersebut, tidak ingin menyakiti hati Buya Syafii karena berbeda pendapat dengan beliau terhadap kasus Ahok.

Meski tanpa ada pembicaraan dan janjian, sikap kedua jenderal itu sama. Untuk sementara menghindari komunikasi langsung sama Buya Syafii. Mereka “cari aman” untuk menjaga perasaan orang tua yang sangat mereka hormati tersebut.

Kemudian kedua jenderal itu menceritakan pandangan mereka secara pribadi tentang kasus Ahok yang waktu itu sedang marak-maraknya. Saya lebih banyak menyimak. Sekali-kali menimpali sambil menyampaikan pendapat saya.

Setelah kasusnya reda, kedua jenderal itu dalam waktu yang berbeda kembali menemui Buya Syafii. Hubungan mereka tetap akrab seperti anak dan bapak.

Selamat jalan Buya Syafii. Semoga semua keteladananmu dapat kami contoh dan secara konsisten melaksanakannya. Aamiin ya robbal aalamiin…

>>>🇮🇩Dari Pantai Sanur Denpasar, Bali, menjelang tenggelamnya matahari, saya ucapkan selamat berusaha untuk selalu menjaga perasaan orang yang dihormati. Salam hormat buat keluarga. 18.15 28052022😃🇮🇩<<<

 

*Doktor Ilmu Komunikasi, Motivator Nasional, Penulis Buku Best Seller Trilogi The Power of Silaturahim

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Aqua Dwipayanajenderal

Related Posts

Dr Aqua Dwipayana (paling kiri) bersama Direktur Manajemen Risiko Bank Jatim Eko Susetyono (kanan) ketika melayat Rudy Suardana di rumah duka Adi Jasa Surabaya.
Aqua Dwipayana

Pengusaha Rudy Suardana Tutup Usia, Dr Aqua Dwipayana Kagumi Bakti Sang Anak Ventje Suardana

Jumat, 24 Mar 2023
Dr Aqua Dwipayana membagi-bagikan dua buku super best seller karyanya kepada Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat Dr Ijang Faisal dan pengurus media online TuguBandung.id.
Aqua Dwipayana

Pesan Dr Aqua Dwipayana Kepada Wartawan Senior Kota Bandung: Jadikan Profesi Wartawan Sarana Menebar Pesan Kebajikan

Kamis, 23 Mar 2023
Dr Aqua Dwipayana dengan gembira saat silaturahim dan ngobrol sama Prof M Mas'ud Said di rumahnya di Malang.
Aqua Dwipayana

Cara Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Membahagiakan Diri dan Orang Lain dengan Silaturahim

Senin, 20 Mar 2023
Kisah Kerja Keras dan Selalu Berpikir Positif yang Dijalani Dr Aqua Dwipayana di Masa Muda Jadi Inspirasi bagi Seorang Amel
Aqua Dwipayana

Kisah Kerja Keras dan Selalu Berpikir Positif yang Dijalani Dr Aqua Dwipayana di Masa Muda Jadi Inspirasi bagi Seorang Amel

Sabtu, 18 Mar 2023
Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Diundang Khusus Pemilik Gurita Bisnis di Yogyakarta untuk Sampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi
Aqua Dwipayana

Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Diundang Khusus Pemilik Gurita Bisnis di Yogyakarta untuk Sampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi

Jumat, 17 Mar 2023
Cak Fu bersama para cucu, Dr Aqua Dwipayana, dan mantan narapidana teroris Umar Patek.
Aqua Dwipayana

Cak Fu: Dr Aqua Dwipayana Sosok yang Tak Pernah Lupa Akar Sejarahnya, Menebar Silaturahim dan Benih Kebaikan

Rabu, 1 Mar 2023
Next Post
Kunjungan UIN Malang Ke Inspektorat Boyolali

Benchmarking, UPG UIN Malang Lakukan Kunjungan ke Kantor Inspektorat Boyolali

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.