Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Keresahan Warga Soal Rencana Skema Satu Arah di Kayutangan, Kota Malang

Redaksi by Redaksi
Januari 25, 2023 3:21 pm
in Peristiwa
kayutangan heritage

Kawasan Kayutangan Heritage, Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kota Malang (Rubianto)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang –  – Rencana menerapkan skema jalur satu arah untuk memecah kemacetan di kawasan Kayutangan Heritage, Jalan Jenderal Basuki Rachmat Kota Malang menuai polemik. Warga setempat mengungkapkan keresahannya atas rencana skema satu arah itu.

Warga setempat tampaknya masih merasa khawatir dengan dampak penerapan skema jalur satu arah di Kayutangan. Pasalnya, sejumlah jalur pengalihan dinilai akan berpotensi mengalami kepadatan arus lalu lintas. Seperti di Jalan Semeru dan Simpang 3 Jalan Kawi arah Alun Alun Kota Malang.

READ ALSO

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

“Ketakutan warga itu akan terjadi kemacetan luar biasa di simpang 3 itu. Sekarang aja padat, apalagi kalau di situ menjadi jalur alternati. Tentunya kalau macet warga akan sulit keluar kampung,” ucap Guntu Riansyah, Ketua RW 10 Kampoeng Heritage Kajoetangan.

Selain itu menurutnya, penerapan skema jalur satu arah bisa berdampak bagi kampung tematik yakni Kampoeng Heritage Kajoetangan. Dia khawatir wisatawan kesulitan mencari jalur masuk kampung wisata itu.

“Kami juga takut nantinya wisatawan kesulitan mencari pintu masuk ke kampung wisata kami,” ujarnya.

Ketua RW 9 Kampoeng Heritage Kajoetangan, Edy Hermanto mengungkapkan bahwa masih banyak warganya yang kebingungan dengan rencana skema satu arah itu. Pasalnya, tak banyak warga setempat yang mendapat sosialisasi.

“Warga sini itu bingung arahnya mau seperti apa. Jangan sampai terlalu muter muter. Sosialisasikan yang bener dulu, terutama warga setempat secara merata,” ungkapnya.

“Secara pribadi, lebih baik dua arah saja. Saya kira tidak akan mengurai kemacetan. Kok skema satu arah tapi sampai tengah aja, itu banyak yang bingung,” imbuhnya.

Kawasan Kayutangan Heritage, Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kota Malang (Rubianto)

Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Malang, Isa Wahyudi khawatir Kampoeng Heritage Kajoetangan bisa terus meredup jika tak turut mendapat perhatian pemerintah. Pasalnya, pembangungan pedestrian Kayutangan saja telah terbukti mengurangi kunjungan wisata di Kampoeng Heritage Kajoetangan.

“Wisata di Kota Malang saat ini yang paling seksi adalah di Kayutangan. Wisata di Kayutangan itu ibaratnya ada 2, di pedestrian dan di dalam perkampungan. Warga tentu berharap wisatawan juga bisa masuk ke kampung wisatanya. Tapi ketika pedestrian dibangun itu wisatawan tidak masuk ke kampung,” paparnya.

Dia tak memungkiri hiruk pikuk keramian di pertokoan Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kota Malang telah meningkatkan citra Kayutangan. Namun keramaian itu tak banyak berdampak baik bagi peningkatan perekonomian atau kesejahteraan warga setempat.

“Harapannya kan di Kayutangan ada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tapi kenyataannya yang ramai di koridor saja yakni kafe dan restoran. Butuh trobosan agar tak ada kesenjangan antara yang di luar dan di dalam kampung,” bebernya.

“Selama ini masih jalur 2 arah pun, faktanya tidak banyak yang masuk kampung wisata. Saya tidak tau kalau 1 arah nanti bagaimana. Kemarin ramai (kegiatan besar) saja tidak ada yang masuk kampung,” lanjutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan bahwa skema satu arah di Kayutangan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam memecah kemacetan. Dia mengakui bahwa Kota Malang terkendala minimnya infrastruktur jalur lalu lintas.

“Maka solusinya manajemen rekayasa lalu lintas itu. Dua arah saja katanya macet. Maka justru itu kami ingin menatanya agar tidak macet dengan skema satu arah itu. Tentu akan kami tata dengan baik,” tuturnya.

Dia mengatakan bahwa uji coba skema jalur satu arah akan dimulai pada pertengahan Februari 2023 mendatang. Pihaknya tak memungkiri memang masih ada warga yang belum memahami konsep skema jalur satu arah itu.

“Pengaruh utama bukan di kampung wisatanya, tapi kawasan Klojen. Ini kami masih sosialisasi dengan warga dan pembahasan forum lalin. Harapannya, kami bisa mengambil skema terbaik,” katanya.

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malang, Ahmad Wanedi mengatakan bahwa keresahan hingga penolakan warga soal rencana skema satu arah merupakan dinamika dalam sebuah kebijakan baru.

“Itu dinamika masyarakat, tapi tentu juga menjadikan pertimbangan. Kalau kami, yang penting (skema satu arah) mempunyai nilai manfaat dan masalah kemacetan bisa terurai,” pesannya.

“Kebijakan baru tidah boleh menimbulkan permasalahan baru. Sehingga harus berdampak positif bagi masyarakat,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: dishub kota malangKampoeng Heritage Kajoetangankayutangan heritagePOkdarwis Kota Malang

Related Posts

Kecelakaan Tabrak Belakang
Peristiwa

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Minggu, 31 Mei 2026
Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Pohon Tumbang
Peristiwa

BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Malang-Kepanjen

Rabu, 20 Mei 2026
Next Post
Bersihkan tumpahan solar celakai pengendara

8 Pengendara Motor Tergelincir Akibat Tumpahan Solar di Jalan Kota Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.