MALANG, Tugumalang.id – Acara penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) berlangsung meriah.
Acara yang mengusung tajuk Pekan Ekspresi Seni, Budaya Nusantara digelar di Aula Sarwakirti Unikama pada Selasa (2/12/2025).
Datang sejak pagi, mahasiswa baru Unikama mengenakan kostum bernuansa Nusantara yang memukau, uniknya kostum ini merupakan hasil dari kreasi daur ulang.
Baca Juga: Unikama Lepas 712 Wisudawan, Generasi Baru yang Siap Pecahkan Persoalan Bangsa
Antusiasme juga diperlihatkan mahasiswa baru dengan membawa bendera fakultas dan meneriakkan yel-yel kebangsaan yang menggema di sepanjang barisan.

Kemeriahan penutupan PKKMB Unikama 2025 merupakan momentum refleksi, bahwa langkah pertama mereka sebagai civitas akademika dimulai bukan hanya dengan kuliah perdana. Melainkan juga dengan perjumpaan yang akrab dengan akar budaya bangsanya sendiri.
Rektor Unikama Tegaskan Pentingnya Persatuan dalam Keberagaman
Rektor Unikama, Dr. Sudi Dul Aji, M.Si dalam sambutannya, menegaskan kembali pentingnya persatuan dalam keberagaman dan peran generasi muda dalam merawat seni, serta budaya Indonesia.

Pihaknya juga mengingatkan, bahwa mahasiswa baru Unikama perlu tumbuh sebagai generasi kreatif, terbuka, dan bangga terhadap jati diri budaya bangsanya.
“Di sinilah mahasiswa baru, Adipati Kanjuruhan, belajar bahwa peradaban adalah kekuatan, bukan penghalang. Saya berharap dari kegiatan ini, mahasiswa baru dapat lebih mudah beradaptasi dengan iklim kampus yang menjunjung tinggi kreativitas, serta nilai-nilai kearifan lokal,” ujarnya.
Baca Juga: Berkualitas, 80 Persen Lulusan Unikama 2025 Terserap di Dunia Kerja
Dalam acara tersebut, Rektor Unikama secara simbolis mengukuhkan Duta Mahasiswa Baru dari setiap fakultas melalui pemberian selempang kepada mahasiswa baru, penyerahan sertifikat, dan cinderamata di atas panggung.
Melatih Kepekaan Sosial dan Kepedulian Terhadap Budaya Bangsa
Sementara Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Teguh Sulistyo, M.Pd menjelaskan bahwa kegiatan PKKMB yang mengusung budaya Nusantara, bukan hanya ajang unjuk bakat. Namun juga latihan kepekaan sosial dan kepedulian terhadap warisan budaya.

“Kami berharap, setelah hari ini, kalian (mahasiswa baru) tidak hanya mengingat kostum dan panggungnya, tetapi juga nilai yang kalian bawa pulang. Bahwa menjadi mahasiswa berarti siap terlibat, berjejaring, dan berkontribusi untuk sesama,” kata Teguh.
Wakil Rektor I Unikama, Dr. Choirul Huda, M.Si mengapresiasi antusiasme mahasiswa baru yang sejak pagi mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh keceriaan.
Ia mengajak seluruh mahasiswa menjadikan Pekan Ekspresi Seni, Budaya Nusantara sebagai komitmen untuk berkontribusi positif di lingkungan kampus, baik melalui organisasi, karya akademik, maupun aktivitas sosial budaya.
Selama kurang lebih dua bulan, PKKMB telah menjadi ruang belajar awal bagi mahasiswa baru untuk memahami iklim akademik dan non akademik kampus, sekaligus menyerap nilai-nilai kebangsaan, kebersamaan, dan toleransi.
Melalui tema “Jejak Mahakarya Nusantara: Bersatu dalam Kreasi, Merajut Tenun Keberagaman”, acara ini seakan mengingatkan bahwa setiap individu membawa “mahakarya” budaya yang bila dirajut bersama, menjadi kekuatan kolektif di lingkungan kampus.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A
























