Kembali Rasakan “Mahalnya” Sinyal Internet di Papua

  • Whatsapp
Dr Aqua Dwipayana

Aqua Dwipayana*

Rabu tadi pagi (2/6/2021) begitu pesawat Garuda Indonesia yang saya naiki dari Jakarta mendarat di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, saya sudah siap mental untuk “puasa” komunikasi lewat WA. Saya telah merasakan pengalaman serupa minggu lalu sehingga jadi terbiasa.

Saya ke Papua mendampingi Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman yang menghadiri Rapat Koordinasi Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX yang dilaksanakan di kantor Gubernur Papua. Ikut bersama kami Wakil II Ketua Umum KONI Pusat Soedarmo, Wakil IV Christian Jhon, dan Wakil II Sekretaris Jenderal KONI Pusat Markus Othniel Mamahit yang langsung melanjutkan perjalanan ke Merauke.

Karena minggu lalu selama empat hari, Senin sampai Kamis (24-27/5/2021) saya sudah merasakan hal serupa, sehingga sikap saya biasa saja. Tidak panik. Seoptimal mungkin menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

Saya mengambil hikmah dari semua kejadian itu. Merasakan betapa “mahalnya” sinyal internet di Papua. Aksesnya terbatas sekali. Tidak “semewah” di Bogor seperti yang selama ini saya rasakan.

Fokus Mengikuti Kegiatan
Hikmah yang lain saya bisa lebih fokus mengikuti semua kegiatan Marciano. Menyimak seluruh yang disampaikannya dan komentar dari orang lain.

Jika ada hal-hal penting terkait orang lain, saya bisa telepon langsung. Dapat juga lewat SMS yang biayanya relatif murah. Jadi tidak ada kendala komunikasi.

Semuanya tergantung bagaimana setiap orang menyikapi keadaan. Jika selalu berpikiran negatif pasti bakal banyak masalah. Sebaliknya kalau terbiasa berpikir positif, kondisi kesulitan sinyal itu rasanya biasa saja.

Cuma kepada semua orang yang mengirimkan WA, saya mohon pengertian yang mendalam. Di samping minta maaf yang sebesar-besarnya karena tidak bisa segera merespon WA mereka.

Baca Juga  Dr Aqua Dwipayana: Aksi Kemanusiaan Tugu Media Group Bukti Kredibilitas

Alhamdulillah semuanya memahami. Sama sekali tidak ada yang mempermasalahkannya. Bahkan mereka berempati pada saya yang selama ini sangat tergantung pada internet.

Semoga jaringannya segera tuntas diperbaiki. Sehingga komunikasinya bisa lancar kembali. Aamiin ya robbal aalamiin…

>>Dari seberang Polda Papua di Jayapura untuk mendapatkan sinyal internet, saya ucapkan selamat berusaha menyesuaikan diri pada semua kondisi dan menikmatinya. Salam hormat buat keluarga. 17.45 02062021😃<<<

*Doktor Komunikasi, motivator nasional, Penulis buku Trilogi  The Power of  Silaturahim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *