Selasa, Juli 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Kelas ke-4 Program Beasiswa INOVASIA, Dwi Indra Purnomo Berbagi Tips Menjadi Socialpreneur Bermodal Design Thinking

Redaksi by Redaksi
Januari 28, 2024 1:58 pm
in Tips
Beasiswa INOVASIA

Kelas Ke-4 Program Beasiswa INOVASIA, Dwi Indra Purnomo Berbagi Tips Menjadi Socialpreneur Bermodal Design Thinking /Foto: Tangkapan layar Instagram @dwiindrapurnomo

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Peserta Beasiswa INOVASIA yang tergabung dalam program Searching for 100 Social Innovators bertema “Journey The Centre of Innovation” mengikuti kelas ke-4 mentoring bersama Founder The Locals Enablers, Dwi Indra Purnomo pada hari Jumat (26/1/2024) beberapa waktu lalu.

Dalam sesi kelas tersebut, Dwi Indra berbagi tips menjadi socialpreneur kepada peserta program Beasiswa INOVASIA.

READ ALSO

Website Resmi untuk Mencari Jurnal Bereputasi, Referensi yang Banyak Digunakan Mahasiswa Menyusun Skripsi

4 Pasar Tradisional Dekat Kampus di Malang, Cocok untuk Belanja Harian Mahasiswa

Di awal sesi kelas, Dwi Indra mengatakan untuk menjadi socialpreneur yang handal dibutuhkan dua hal yakni imajinasi dan empati.

Baca Juga: Pesan Penting Rektor Unisma pada Wisudawan Periode ke-72, Lulusan Entrepreneur University

Menyampaikan materi tentang Desigin Thinking Lab For Social Innovation, imajinasi menjadi pijikan awal bagi seorang inovator yang bergerak memberi manfaat kepada diri sendiri dan juga masyarakat melalui aktivitas social entreprise.

“Imajinasi adalah sumber daya paling penting diterjemahkan sebagai visi apalagi jika kita sudah punya kekayaan intelektual, network, pengalaman. Tentunya punya bahan baku meramu visi ideal di masa depan,” tutur pria yang juga dosen Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung tersebut.

Imajinasi yang diwujudkan dalam bentuk design thinking menurut Dwi Indra merupak pintu masuk bagi seorang inovator untuk melakukan sebuah inovasi yang memberi dampak nyata kepada lingkungan sekitar.

“Design thinking itu bukan hanya kerangka kerja aja tapi justru mindset-nya. Design thinking itu pintu masuk inovasi,” jelas Dwi Indra.

Ia pun mengibaratkan seorang inovator tanpa imajinasi seperti lulus kuliah bukan takut enggak punya IPK bagus atau pekerjaan, tapi yang lebih menakutkan adalah setelah lulus kuliah justru tidak punya imajinasi.

Baca Juga: Bangun Mindset Entrepreneur, HMJ FEB UNISMA Gelar SAFECOMP 2023

Caption: Dwi Indra Purnomo memaparkan materi Desigin Thinking Lab For Social Innovation pada Kelas Ke-4 Program Beasiswa INOVASIA /Foto: Tangkapan layar Zoom Meeting Kelas INOVASIA

Karena Imajinasi yang menjadi penuntun seseorang untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu dalam berimajinasi melakukan sebuah inovasi juga harus memiliki tujuan yang jelas.

Dwi Indra pun mengajak peserta program Beasiswa INOVASIA yang mengikuti sesi kelas untuk merancang sebuah inovasi dengan imajinasi dan tujuan di masa depan.

Pihaknya menilai sebuah inovasi tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya tujuan yang jelas di masa depan.

Kelas Ke-4 Program Beasiswa INOVASIA, Dwi Indra Purnomo Berbagi Tips Menjadi Socialpreneur Bermodal Design Thinking /Foto: Tangkapan layar Instagram @dwiindrapurnomo

“Social entrepeneur itu bikin bisnis sosial untuk menghasilkan inovasi dan dampak sosial untuk menghasilkan kondisi yang lebih baik. Jadi orientasinya itu selalu outcomes,” beber Dwi Indra.

“Bisnis sosial, wadah yang dibentuk seperti INOVASIA hadir untuk menekuni tujuannya. Setiap orang punya tujuannya masing-masing tapi punya irisan yang penting yaitu untuk kebaikan bersama,” imbuhnya.

Selain imajinasi dan tujuan, bagi Dwi Indra yang tak kalah penting dan tidak boleh terlewat dalam membangun social entrepreneur adalah empati.

Karena orientasi bisnis sosial adalah kebermanfaatan kepada masyarakat dalam memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada. Maka empati dibutuhkan untuk menggali imajinasi soal inovasi apa yang akan dilakukan.

“Memecahkan masalah sosial bisa didapatkan apabila kita memiliki empati kepada orang lain. Karena empati adalah hal urgent yang perlu dilatih untuk kepekaan kita,” ucapnya.

Melalui empati, seorang inovator dapat melakukan identifikasi nilai, menyampaikan nilai, dan menangkap nilai untuk membuat kebermanfaatan di masyarakat dengan inovasi yang dilakukannya.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
editor: jatmiko

Tags: Beasiswa INOVASIADwi Indra PurnomoINOVASIAKelas Ke-4 Program Beasiswa INOVASIAPeserta Program Beasiswa INOVASIA

Related Posts

Ilustrasi website untuk mengakses jurnal bereputasi (Foto: Pexels)
Tips

Website Resmi untuk Mencari Jurnal Bereputasi, Referensi yang Banyak Digunakan Mahasiswa Menyusun Skripsi

Senin, 13 Jul 2026
5 Pasar Tradisional Dekat Kampus di Malang, Cocok untuk Belanja Harian Mahasiswa
Tips

4 Pasar Tradisional Dekat Kampus di Malang, Cocok untuk Belanja Harian Mahasiswa

Jumat, 10 Jul 2026
5 Cara Membangun Kebiasaan Belajar yang Konsisten agar Hasil Belajar Lebih Efektif
Tips

5 Cara Membangun Kebiasaan Belajar yang Konsisten agar Hasil Belajar Lebih Efektif

Jumat, 10 Jul 2026
CV ATS vs CV Kreatif, Mana yang Lebih Tepat untuk Melamar Kerja?
Tips

CV ATS vs CV Kreatif, Mana yang Lebih Tepat untuk Melamar Kerja?

Kamis, 9 Jul 2026
5 Sumber Passive Income Selain Investasi, Mulai dari Produk Digital hingga Royalti
Tips

5 Sumber Passive Income Selain Investasi, Mulai dari Produk Digital hingga Royalti

Selasa, 7 Jul 2026
Menabung atau Investasi, Mana yang Sebaiknya Didahulukan?
Tips

Menabung atau Investasi, Mana yang Sebaiknya Didahulukan?

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
Ahmad Basarah

Ahmad Basarah Sang Politikus Pejuang Pancasila

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.