Selasa, Juli 21, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Kampus ABM Malang Lepas 60 Peserta Pertukaran Mahasiswa dari 14 Provinsi

Redaksi by Redaksi
Januari 12, 2023 9:03 pm
in Pendidikan
Ketua STIE Malangkucecwara ABM, Drs Bunyamin melepaskan 60 peserta pertukaran mahasiswa program MBKM.

Ketua STIE Malangkucecwara ABM, Drs Bunyamin melepaskan 60 peserta pertukaran mahasiswa program MBKM. Foto/M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) 2022 telah rampung. Kini, STIE Malangkucecwara ABM secara resmi melepas 60 peserta pertukaran mahasiswa untuk kembali ke kampus asalnya yang tersebar di 14 provinsi di Indonesia pada Kamis (12/1/2023).

Ketua STIE Malangkucecwara ABM, Drs Bunyamin MM PhD, mengatakan bahwa selain meningkatkan kompetensi akademik, program pertukaran mahasiswa ini cukup penting dalam memupuk persatuan. Selain itu, mereka juga bisa saling mengenalkan budaya dari masing masing daerah.

READ ALSO

Polinema dan Unisma Perkuat Kolaborasi Energi Terbarukan Bersama Lorraine University Prancis

Tim Pengabdian UM Latih Warga Jengglungharjo Olah Pisang dan Kopi Bernilai Tambah

“Di era penuh tantangan ini, kolaborasi itu penting. Hambatan kolaborasi adalah tidak saling mengerti. Saya kira dengan program ini potensi gesekan antar budaya bisa diminimalisir bahkan ditiadakan. Sehingga mereka jauh lebih akrab dan kolaboratif untuk hal hal yang lebih positif,” ucapnya.

Terlebih menurutnya, budaya Indonesia banyak mulai tergerus. Untuk itu, dia berharap program pertukaran mahasiswa ini bisa menjadi filter dala menjaga imunitas keberagaman budaya yang tetap harmonis.

Bunyamin mengatakan bahwa perbedaan budaya memang perlu dikampanyekan atau dipromosikan. Namun saat ini hal yang lebih efektif dalam mengkampanyekan budaya adalah pengenalan budaya yang dikemas dengan kegiatan yang baik, berkesan, membahagiakan dan bisa menyesuaikan perkembangan generasi.

“Maka ini tentu akan jauh lebih kuat. Kedepan bangsa kita harus lebih kuat dengan generasi mudanya. Kita harus betul betul kuat secara budaya. Keberagaman ini sebuah kekayaan yang harus kita pelihara. Saya kira negara lain banyak yang iri dengan keharmonisan dan keberagaman kita,” tuturnya.

Sementara itu, Selvi Wahyu Puspita, mahasiswa Universitas Muhammadyah Metro Lampung mengaku banyak mendapat pengalaman berharga dari kegiatan pertukaran mahasiswa di STIE Malangkucecwara.

“Di sini banyak mendapat pengalaman luar biasa dan seru. Karena kampus ini sangat asri, dosennya kompeten, teman teman ramah. Saya mendapatkan pengalaman baru, teman baru dari Sabang sampai Merauke,” katanya.

Selvi mengatakan bahwa dirinya juga banyak mendapat referensi secara langsung tentang budaya yang ada di Malang. Selama di Kampus ABM itu, dia menyebut banyak mengikuti kegiatan yang langsung terjun ke tengah masyarakat.

“Saya banyak mengenal budaya di Malang, kemarin juga berkontribusi ke lokasi terpencil di Malang, ke SD SD di Malang. Kami sudah mampir ke Museum Brawijaya, Klenteng, Kampung Cempluk dan lainnya,” ucapnya.

“Saya merasa bahagia karena sebelumnya belum pernah melihat dan datang ke Malang. Ini akhirnya saya punya kesempatan ke sini. Di sini dingin, sangat beda dengan Lampung. Jadi saya merasa luar biasa bisa mendapat kesempatan ini,” imbuhnya.

Koordinator PMM STIE Malangkucecwara 2022, Widanarni Pujiastuti mengatakan bahwa pendidikan akademik para peserta pertukaran mahasiswa dari 20 perguruan tinggi tersebut memang sengaja disamakan dengan mahasiswa STIE Malangkucecwara.

“Di sini mereka kuliah seperti mahasiswa ABM lainnya. Mereka juga mengikuti program nusantara yang memiliki 4 modul yakni kebhinekaan, refleksi, inspirasi dan kontribusi sosial,” paparnya.

Para peserta pertukaran mahasiswa itu telah menjalani perkuliahan di STIE Malangkucecwara selama 1 semester penuh. Dia mengatakan bahwa mereka akan mulai berangkat ke daerah asalnya pada 15 Januari 2023 mendatang.

“Mereka berasal dari berbagai provinsi di Indonesia mulai Sumatera sampai Papua. Meski berasal dari adat yang berbeda, tetapi mereka bisa bergabung menjadi satu dalam perkuliahan sehari hari,” ujarnya.

“Kami berharap mereka tetap saling memahami perbedaan. Jangan lupakan apa sudah didapat di sini. Bawa pulang apa yang baik agar bisa bermakna selamanya. Jadi diharapkan tali silaturahmi tidak akan berputus sampai disini,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Info Terbaru Kampus ABMKampus ABMkota malangmahasiswaPertukaran MahasiswaSTIE Malang Kucecwara

Related Posts

Polinema dan Unisma Perkuat Kolaborasi Energi Terbarukan Bersama Lorraine University Prancis
Advertorial

Polinema dan Unisma Perkuat Kolaborasi Energi Terbarukan Bersama Lorraine University Prancis

Selasa, 21 Jul 2026
Tim Pengabdian UM Latih Warga Jengglungharjo Olah Pisang dan Kopi Bernilai Tambah
Pendidikan

Tim Pengabdian UM Latih Warga Jengglungharjo Olah Pisang dan Kopi Bernilai Tambah

Senin, 20 Jul 2026
Kuliah Gratis
Pendidikan

Ingin Kuliah Gratis di Unisma? Berikut Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026

Minggu, 19 Jul 2026
Kota Batu Pimpin Program SIKAP, 32 Sekolah Terapkan Ketahanan Pangan di Malang Raya
Pendidikan

Kota Batu Pimpin Program SIKAP, 32 Sekolah Terapkan Ketahanan Pangan di Malang Raya

Minggu, 19 Jul 2026
MPLS 10 Hari, SMA An Nur Bululawang Bekali Siswa Baru dengan Karakter dan Kebanggaan Menjadi Santri
Pendidikan

MPLS 10 Hari, SMA An Nur Bululawang Bekali Siswa Baru dengan Karakter dan Kebanggaan Menjadi Santri

Minggu, 19 Jul 2026
Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional
Pendidikan

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional

Sabtu, 18 Jul 2026
Next Post
Rektor IAI Al Qolam sekaligus Dewan Pengawas PC ISNU Kabupaten Malang saat menjadi narasumber dalam Haul Gus Dur ke 13.

Rektor IAI Al-Qolam Paparkaan Pemikiran Gus Dur di Haul Gus Dur ke-13

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.