Malang, Tugumalang.id – Universitas Islam Malang (Unisma) mencatat peningkatan jumlah mahasiswa baru pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2025/2026. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni, Dr. H. Muhammad Yunus, M.Pd, menyebut kenaikan tersebut mencapai 10–20 persen dibanding tahun sebelumnya.
Pernyataan itu disampaikan dalam pembukaan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (OSHIKA MABA) Unisma 2025 yang berlangsung di Gedung Bundar Al Asy’ari, Senin (22/9/2025).

Peningkatan Jumlah Mahasiswa Baru Unisma
Tahun akademik 2025/2026, Unisma resmi menerima 5.961 mahasiswa baru dari berbagai jenjang studi. Rinciannya:
2.123 mahasiswa S1, termasuk 90 mahasiswa internasional dari Timor Leste, Mesir, Sudan, Libya, Afghanistan, dan Maroko.
147 mahasiswa Pascasarjana (S2 dan S3).
3.837 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang mengikuti OSHIKA MABA secara daring.
156 mahasiswa program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Mahasiswa Pascasarjana dan RPL akan mengikuti OSHIKA MABA tingkat pascasarjana pada 4 Oktober 2025.
Baca juga: Diikuti 5.961 Mahasiswa Baru, OSHIKA MABA 2025 Unisma Berlangsung Meriah
Tema OSHIKA MABA 2025
Mengusung tema “Maba Unisma Berdampak: Peduli Sosial, Lestari Lingkungan”, OSHIKA MABA tahun ini selaras dengan semangat perguruan tinggi di Indonesia sebagaimana arahan Kemendikti Saintek.
“Tema ini menegaskan bahwa mahasiswa baru Universitas Islam Malang adalah generasi yang tidak hanya cerdas di kelas, tetapi juga hadir membawa dampak sosial nyata serta berperan menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Yunus.
Aksi Nyata Peduli Lingkungan

Sebelum OSHIKA MABA dimulai, mahasiswa baru Unisma telah melaksanakan Pra OSHIKA MABA pada Minggu (21/9/2025) dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan di 50 titik sekitar kampus.
Selain itu, rangkaian OSHIKA MABA 2025 yang digelar pada 22–24 September 2025 akan menghadirkan salah satu anggota DPR RI yang juga alumnus Unisma. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa baru berkesempatan menyampaikan aspirasi, terutama terkait isu lingkungan di daerah asal masing-masing.
“Aspirasi tersebut akan dibawa ke tingkat nasional sebagai bentuk kontribusi civitas akademika Unisma bagi pembangunan bangsa,” tambah Yunus.
Baca juga: Unisma Solidkan Peran Perguruan Tinggi dalam Pelestarian Lingkungan Hidup Lewat BioTESTA 2025
Mahasiswa dari Berbagai Daerah dan Negara
Secara keseluruhan, mahasiswa baru Unisma tahun akademik 2025/2026 berasal dari 33 provinsi dan 229 kabupaten/kota di Indonesia, serta mahasiswa internasional dari berbagai negara. Kehadiran mereka semakin menegaskan Unisma sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang dan diminati calon mahasiswa, baik dalam maupun luar negeri.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























