Malang, Tugumalang.id – Jelang peringatan Hari Bhayangkara pada 1 Juli 2023 mendatang, Polresta Malang Kota melakukan bedah rumah milik warga kurang mampu di Kota Malang. Diketahui, salah satu penerimanya lahir tepat pada peringatan Hari Bhayangkara.
Roni Wijaya dan Sari Widyawati memiliki buah hati bernama Yozay Wijaya yang lahir pada 1 Juli 2012. Widyawati pernah meninggalkan jejak komentar di salah satu unggahan Instagram Polresta Malang Kota bahwa putranya lahir tepat pada peringatan Hari Bhayangkara pada 2022 lalu.
Dari jejak komentar itu, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto kemudian menjalin persahabatan dengan Yozay usai menelusuri kebenaran tanggal lahir anak berusia 12 tersebut.
Yozay dan keluarganya juga kerap diundang dalam kegiatan kegiatan Polresta Malang Kota. Mulai peringatan Hari Bhayangkara, Idul Adha 2022, tasyakuran tahun baru 2023 dan kegiatan lainnya.
“Memang benar tepat sekitar 1 tahun lalu kami melihat komentar dari ibunya Yozay yang memberitahukan bahwa anaknya juga lahir bertepatan dengan Hari Bhayangkara 1 Juli. Kemudian saya meminta anggota untuk mengeceknya dan ternyata itu semua benar,” terangnya.
Kini, keluarga Yozay menjadi salah satu penerima program Bedah Rumah dalam peringatan Hari Bhayangkara 2023 dari Polresta Malang Kota. Terlebih, Yozay yang terlahir dari keluarga sederhana itu memiliki mimpi memiliki rumah yang sehat.

“Program bedah rumah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari Bhayangkara ke-77. Kami ingin dapat memberikan manfaat kepada masyarakat di Kota Malang khususnya untuk keluarga Yozay,” tuturnya.
“Yozay dari dulu sudah memiliki impian untuk memiliki rumah lebih sehat. Doa keluarga kecil ini kami wujudkan dengan bersinergi bersama para donatur lainnya,” imbuhnya.
Ayah Yozay, Roni Wijaya bersyukur dan menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Polresta Malang Kota yang memberikan program bedah rumah kepada keluarganya.
“Tentu kami sangat berterima kami sebanyak banyaknya kepada Bapak Kapolresta Malang Kota yang telah memberikan banyak perhatiannya kepada Ananda kami. Bahkan saat ini keluarga kami mendapat bantuan bedah rumah yang telah kami tinggali sejak 2015,” ucapnya.
Dikatakan, rumah tinggalnya kerap terkendala saat hujan lebat melanda Kota Malang. Disebutkan, rumah berukuran 4,5 X 6,5 meter itu memang kurang sehat untuk dua anaknya.
Diketahui, program Bedah Rumah yang akan dimulai pada 28 Juni 2023 itu menyasar 3 rumah masyarakat di Kecamatan Sukun, Kota Malang. Tak hanya bedah rumah, Polresta Malang Kota rencananya juga akan membantu pembangunan salah satu masjid di Kota Malang.
Reporter: M Sholeh
Editor: jatmiko





























