MALANG, Tugumalang.id – Sejarah Kota Malang tak bisa dipisahkan dari keberadaan sosok penting yang turut membentuk wajah dan karakter kota ini. Nama Herman Thomas Karsten adalah salah satu tokoh yang sangat berperan dalam mendesain tata ruang dan perencanaan Kota Malang pada masa penjajahan Belanda.
Sebagai seorang arsitek dan perancang kota terkemuka, Karsten membawa konsep-konsep perencanaan kota yang modern sekaligus tetap harmonis dengan kondisi alam dan budaya setempat.
Melalui karya dan ide-idenya, ia menancapkan fondasi bagi perkembangan Kota Malang menjadi sebuah kota yang nyaman dan teratur. Sekaligus memberikan kontribusi besar dalam sejarah Kota Malang yang kaya akan dinamika dan warisan arsitektur kolonial.
Perancang Kota Terkemuka di Era Kolonial Belanda
Sebagaimana hasil penelitian Debora Budiyanto, Euis Elih Nurlaelih, dan Riyanto Djoko dalam artikel berjudul Lanskap Kota Malang sebagai Objek Wisata Sejarah Kolonial yang terpublikasi di Jurnal Lanskap Indonesia tahun 2012. Herman Thomas Karsten yang lahir di Indonesia dan dikenal sebagai salah satu perancang kota terkemuka pada era kolonial Belanda.
Baca juga: Menelusuri Sejarah Jalan Ijen, Jejak Warisan Kolonial di Jantung Kota Malang
Ia ahli dalam merancang tata kota uang memperhatikan aspek fungsi, estetika, sekaligus nilai-nilai lokal.
Pada awal abad ke-20, Kota Malang mengalami perkembangan signifikan yang menuntut perencanaan kota yang sistematis agar mampu mendukung pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Karsten kemudian ditugaskan merancang Kota Malang dengan pendekatan yang mengutamakan tata ruang terbuka, zona hunian, kawasan komersial, dan infrastruktur yang baik.
Hal ini berbeda dengan tata kota lain yang seringkali kurang memperhatikan kenyamanan dan keseimbangan lingkungan.
Jejak Herman Thomas Karsten di Kota Malang
Salah satu warisan paling fenomenal dari Herman Thomas Karsten di Malang adalah rancangan kawasan perumahan elite dan taman-taman kota, yang masih bisa ditemukan hingga sekarang.
Ia menggunakan konsep perencanaan yang menghubungkan alam dan ruang publik secara organik, menjadikan kota ini tidak hanya sebagai pusat aktivitas tetapi juga tempat yang menyenangkan untuk dihuni.
Konsep ini pun menjadi dasar bagi pengembangan Kota Malang di masa berikutnya. Peran Karsten sebagai perancang kota menunjukkan bahwa perencanaan yang baik memiliki dampak jangka panjang bagi kualitas hidup masyarakat.
Bagaimana ia merancang Malang menjadi kota besar yang tetap mempertahankan atmosfer tradisional dan ramah lingkungan. Jejaknya masih bisa dilihat sampai saat ini, seperti Idjen Boulevard atau Jalan Besar Ijen.
Baca juga: Museum Pendidikan, Menelusuri Jejak Sejarah Perkembangan Pendidikan di Kota Malang
Sebagai bagian dari sejarah Kota Malang, nama Herman Thomas Karsten wajib dikenang dan diapresiasi sebagai pionir perencanaan kota yang visioner.
Melalui desain arsitekturnya, Malang menjadi contoh sukses kota yang mengintegrasikan kemajuan dan pelestarian nilai budaya serta lingkungan. Sebuah warisan yang hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Malang hingga hari ini.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























