Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Jadi Habitat Burung Garuda, Gunung Pucung Kota Batu Direkomendasikan Jadi Wild Life Tourism

Redaksi by Redaksi
Agustus 22, 2023 6:11 pm
in News
Lanskap kawasan hutan pegunungan di Gunung Pucung, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Lanskap kawasan hutan pegunungan di Gunung Pucung, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Ekosistem hutan di Gunung Pucung, Kota Batu, Jawa Timur, perlu mendapat perhatian yang serius. Hal itu seiring ditemukannya sejumlah spesies langka seperti burung Elang Jawa atau burung garuda.

Lembaga pemerhati lingkungan Profauna Indonesia menilai kawasan hutan di Gunung Pucung memiliki potensi pengembangan wisata alam liar atau wild life tourism atau eco tourism.

READ ALSO

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Founder Profauna, Rosek Nursahid, menuturkan bahwa konsep pengembangan wild life tourism atau eco tourism di Indonesia masih belum pernah ada. Nah, jika mau, pihak terkait bisa mengembangkannya di Gunung Pucung. “Saya lihat di Gunung Pucung ini punya potensi itu,” ujarnya.

Baca Juga: Burung Garuda Ditemukan Hidup di Gunung Pucung Kota Batu

Konsep wild life tourism sendiri sudah diterapkan di berbagai daerah di Indonesia seperti di Sumatera Utara di mana pengunjung berinteraksi dengan gajah, di Tanjung Puting di Kalimantan Tengah dengan Orang Utan hingga Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur.

Dengan konsep tersebut, upaya pelestarian hutan dan lahan juga bisa berjalan selaras. Jadi tidak hanya wisata saja, tapi nanti juga akan ada edukasi terkait pengelolaan kelestarian hutan, termasuk menjaga keanekaragaman hayati di dalamnya.

Nah, di Gunung Pucung, wisatawan mengamati aktivitas satwa Elang Jawa yang menjadi inspirasi pembuatan simbol negara Indonesia yakni Burung Garuda. Saat ini, Elang Jawa adalah salah satu spesies yang masuk dalam kategori terancam punah.

Baca Juga: Populasi Elang Jawa atau Burung Garuda di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Bertambah 27 Ekor

“Jika memang ingin dikembangkan tentu akan baik sekali, potensinya di sini baik sekali. Apalagi banyak juga wisatawan luar negeri yang tanya tempat untuk melihat burung secara alami di mana,” imbuhnya.

Kendati begitu, pihaknya tetap berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem hutan terus meningkat. Dengan begitu, nanti juga bisa menjadi sumber ekonomis namun juga tetap tidak merusak ekologi di sana sehingga menjadi ruang hidup banyak makhluk.

“Ekosistem di hutan Gunung Pucung sangat penting sehingga perlu dijaga. Jangan sampai nanti terjadi alih fungsi yang mengancam keanekaragaman hayati di sana. Seperti Elang Jawa yang habitatnya di sini,” jelasnya.

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: berita malangburung garudaelang jawaGunung Pucung

Related Posts

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat
News

Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026
Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Capacity buulding yang diselenggarakan Unisma diikuti ratusan tenaga kependidikn.

Unisma Malang Gelar Pelatihan Capacity Building, Siap Sambut Mahasiswa Baru

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.