Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Introvert Bukan Antisosial: Fakta, Mitos, dan Penjelasan Psikologi

Redaksi by Redaksi
Juli 31, 2025 6:15 am
in Tugu Sehat
Introvert bukan antisosial

Ilustrasi: sumber/pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang – Istilah introvert kerap disalahartikan oleh sebagian besar masyarakat. Banyak yang menganggap bahwa introvert adalah pribadi pemalu, tertutup, dan tidak suka bergaul. Padahal, dalam dunia psikologi, konsep introvert jauh lebih kompleks dan tidak bisa disamakan dengan sifat antisosial.

Memahami Konsep Introvert Menurut Psikologi

Introvert
Ilustrasi:pinterest

Istilah introvert dan ekstrovert pertama kali diperkenalkan oleh Carl Gustav Jung pada tahun 1921. Psikiater dan psikolog asal Swiss ini menggambarkan introvert sebagai individu yang lebih fokus pada dunia batin mereka – pikiran, emosi, dan refleksi pribadi – dibandingkan rangsangan eksternal.

READ ALSO

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Baca juga: Wajib Tahu! 5 Fakta Menarik Seorang Introvert, Apa itu Kamu?

Menurut teori Jung, introvert bukan berarti tidak mampu bersosialisasi. Mereka hanya lebih nyaman dan mendapatkan energi saat menyendiri, berbeda dengan ekstrovert yang justru merasa bersemangat ketika berinteraksi dengan banyak orang. Artinya, introvert bukanlah kelemahan atau kelainan, melainkan preferensi dalam cara mengelola energi sosial.

Mitos dan Miskonsepsi yang Masih Melekat

Sayangnya, stigma negatif terhadap introvert masih banyak ditemukan. Mereka kerap dianggap antisosial, arogan, atau tidak ramah karena cenderung menghindari keramaian dan berbicara seperlunya di ruang sosial. Padahal, menurut Susan Cain dalam bukunya Quiet: The Power of Introverts in a World That Can’t Stop Talking (2012), introvert bisa menjadi komunikator yang kuat, hanya saja mereka memilih berbicara saat ada makna, bukan sekadar basa-basi.

Selain itu, psikolog klinis Laurie Helgoe menyebut bahwa introvert memiliki kehidupan batin yang kaya dan mendalam, sehingga lebih menikmati percakapan yang bermakna dibanding interaksi permukaan. Stigma muncul karena banyak orang menilai kepribadian secara hitam-putih: jika tidak aktif dan terbuka, maka dianggap bermasalah. Padahal, setiap individu memiliki gaya interaksi sosial yang berbeda.

Perspektif Teori Big Five Personality

Dalam teori Big Five Personality Traits yang dikembangkan oleh Costa dan McCrae, dimensi extraversion menjadi salah satu dari lima ciri utama kepribadian. Introvert biasanya memiliki skor rendah pada dimensi ini, menunjukkan sifat yang lebih tenang, tidak mencari sensasi, dan lebih menyukai kesendirian atau hubungan satu-lawan-satu yang mendalam.

Menariknya, seorang introvert dapat berperilaku seperti ekstrovert dalam kondisi tertentu, misalnya saat merasa nyaman atau berada dalam peran profesional. Fenomena ini dikenal dengan istilah ambivert, yaitu individu yang berada di tengah spektrum introvert dan ekstrovert. Artinya, kepribadian seseorang bersifat fleksibel dan tidak membatasi kemampuan sosialnya.

Baca juga: Apa Itu Ekstrovert? 8 Tips Menjadi Orang Ekstrovert

Introvert bukan Antisosial

Kesalahpahaman mengenai introvert dapat diminimalisir dengan memahami bahwa mereka bukanlah pribadi yang antisosial, melainkan memiliki mekanisme sosial yang berbeda. Tidak ada tipe kepribadian yang lebih baik dari yang lain. Baik introvert maupun ekstrovert memiliki kekuatan dan tantangan masing-masing.

Di dunia kerja, pendidikan, hingga hubungan pribadi, penting bagi kita untuk menciptakan ruang yang inklusif, menghargai perbedaan cara berinteraksi, dan tidak memaksakan seseorang menjadi lebih ramai atau lebih pendiam. Dengan memahami karakter introvert secara lebih tepat, kita dapat membangun lingkungan yang sehat dan produktif bagi semua tipe kepribadian.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Nama penulis: Maysa Ayu Raddina (magang)

redaktur: jatmiko

Tags: Big Five PersonalityIntrovertPsikologi Kepribadian

Related Posts

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit
Tugu Sehat

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Rabu, 14 Okt 2026
Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Next Post
Prakiraan cuaca malang

Prakiraan Cuaca Malang Kamis 31 Juli 2025: Berawan Seharian, Suhu Sejuk Tanpa Potensi Hujan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.