Jumat, Agustus 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Inilah Sejumlah Satwa di Asia Tenggara yang Terancam Punah

Redaksi by Redaksi
Agustus 16, 2022 8:06 am
in News
satwa yang hampir punah

Hutan yang jadi hunian satwa. dok/pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id – Asia Tenggara merupakan rumah dan habitat berbagai macam jenis hewan dengan hutan tropis dan sub-tropis yang tersebar diberbagai penjuru negara. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, terdapat beberapa jenis satwa yang terancam jumlah populasinya dan hampir punah dikarenakan beberapa faktor. Berikut merupakan hewan-hewan di Asia Tenggara yang terancam punah

1. Badak Sumatera
Foto 2, Caption:

READ ALSO

MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya

Unisma dan Wali Kota Malang Lepas 60 Biker NU ke Muktamar di Jombang

Badak Sumatera bercula dua. foto/pinterest

Badak Sumatera adalah badak terkecil di antara badak yang masih hidup dan satu-satunya badak Asia dengan dua cula. Jumlah badak Sumatera melebihi jumlah badak Jawa, tetapi jumlah badak sumatera lebih terancam. Perburuan telah menjadi faktor utama penurunan spesies ini. Tanduk badak (cula) dan bagian tubuh lainnya telah digunakan selama berabad-abad sebagai pengobatan tradisional Asia untuk mengobati demam, stroke, dan penyakit lainnya. Ancaman utama lainnya adalah hilangnya habitat akibat penebangan dan konversi lahan untuk penggunaan lain. Mereka dinyatakan punah di Malaysia di alam liar pada tahun 2015.

2. Tapir

Tapir asia yang memiliki bentuk hidung yang unik. foto/pinterest

Tapir adalah mamalia herbivora yang besar, bentuknya mirip dengan babi, dengan batang hidung pendek yang dapat memegang. Tapir saat ini menderita kehilangan habitat skala besar, sebagai akibat dari berbagai aktivitas manusia, termasuk pembangunan pertanian, penggembalaan ternak, dan penebangan. Tapir diburu oleh para pemburu untuk di ambil daging mereka dan juga kulit mereka yang tebal dan kasar. Faktor yang disebutkan di atas diperparah oleh tingkat kelahiran yang sangat rendah dan rentang yang sangat panjang. Akibatnya, populasi dari tapir sangat menurun drastis.

3. Rusa Eld

Rusa Eld dengan tubuhnya yang indah. foto/pinterest

Rusa Eld adalah spesies rusa yang terancam punah yang berasal dari Asia Tenggara. Ia memiliki fisik yang sangat anggun dan indah. Kakinya kurus dan panjang, serta memiliki tubuh yang memanjang dengan kepala besar di leher yang kecil. Rusa Eld banyak diburu oleh para pemburu hewan karena tanduk dan kulitnya yang cukup mahal dan banyak diminati di pasar lokal. Mereka juga banyak diburu untuk dimakan. Populasi spesies ini juga telah menurun karena aktivitas pembangunan yang intensif yang membuat mereka kehilangan habitat mereka bahkan di kawasan hutan lindung.

4. Dhole

Dhole, anjing Asia yang terancam punah. foto/pinterest

Dhole adalah anjing dengan ukuran rata-rata. Ini berbeda dari anggota keluarga anjing lainnya dengan moncongnya yang lebih tebal, satu gigi geraham yang lebih sedikit di rahang bawahnya di setiap sisi. Ancaman utama bagi Dhole adalah hilangnya habitat dan degradasinya. Deforestasi telah terjadi di seluruh habitatnya sebagai akibat dari penebangan, pengumpulan kayu untuk bahan bakar, perluasan pertanian, dan penyebaran pemukiman manusia. Orang-orang banyak yang menghancurkan sarang mereka dan juga meracuni, menjebak, serta menembak mereka sebagai makanan dan diambil bulunya. Hal tersebut juga dilakukan dengan alasan karena Dhole menjadi ancaman bagi hewan ternak.

5. Kucing Tandang

Kucing Tandang atau biasa disebut Flat-Headed Cat. foto/pinterest

Kucing Tandang adalah kucing liar kecil. Ukurannya kira-kira sebesar kucing rumahan. Bulunya panjang, tebal dan lembut. Warnanya coklat kemerahan di atas kepala, coklat tua kecokelatan di tubuh, dan belang-belang putih di perut. Sejak 2008, telah terdaftar sebagai terancam punah oleh IUCN karena perusakan lahan basah di habitatnya. Hal ini diduga bahwa ukuran populasi efektif bisa kurang dari 2.500 orang dewasa, tanpa subpopulasi memiliki ukuran populasi efektif lebih besar dari 250 individu dewasa.

 

Penulis: Muhammad Al-Ghifary A

editor: jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: hewan asiahewan punahsatwa langkasatwa punah

Related Posts

MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya
News

MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya

Jumat, 28 Agu 2026
Unisma dan Wali Kota Malang Lepas 60 Biker NU ke Muktamar di Jombang
News

Unisma dan Wali Kota Malang Lepas 60 Biker NU ke Muktamar di Jombang

Jumat, 28 Agu 2026
Topan Srimulat Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sakit Perut
News

Pelawak Topan Srimulat Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sakit Perut

Jumat, 28 Agu 2026
Savic Ali Dorong Pemimpin NU Visioner dan Responsif terhadap Perubahan
News

Savic Ali Dorong Pemimpin NU Visioner dan Responsif terhadap Perubahan

Jumat, 28 Agu 2026
Muktamar NU Mulai Bahas Tata Tertib Pemilihan Ketum PBNU
News

Muktamar NU Mulai Bahas Tata Tertib Pemilihan Ketum PBNU

Jumat, 28 Agu 2026
Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran
News

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran

Jumat, 28 Agu 2026
Next Post
Wali Kota Terima Pengharga Veteran

Wali Kota Malang Terima Penganugerahan Bintang Veteran

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.