Sabtu, September 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

In Memoriam Yai Mim: Luas Ilmu Agamanya dan Kepeduliannya kepada Mahasiswa yang Tak Memiliki Tempat Tinggal

Redaksi by Redaksi
April 14, 2026 12:35 pm
in News
Yai Mim

Oemar Hawariy (dua dari kanan) bersama dengan KH Imam Muslimin atau Yai Mim (dua dari kiri) di Polresta Malang Kota sekitar 2013 silam. Foto: dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – KH Imam Muslimin atau yang akrab disapa Yai Mim wafat pada Senin (13/4/2026) setelah sebelumnya tidak sadarkan diri saat hendak dimintai keterangan di Polresta Malang Kota. Kepergian tokoh agama tersebut menyisakan duka mendalam bagi para murid, mahasiswa, dan masyarakat yang pernah mengenalnya.

Wafatnya Yai Mim menjadi perhatian luas setelah sebelumnya beliau terlibat konflik dengan tetangganya bernama Nurul Sahara. Kasus tersebut sempat viral dan menjadi perhatian nasional. Bahkan, Gubernur Jawa Barat yang juga dikenal sebagai konten kreator, Kang Dedi Mulyadi (KDM), sempat mendatangi rumah Yai Mim.

READ ALSO

Damkar Kota Malang Terima Laporan Unik, Jemuran Terbang hingga Kitchen Set Miring

14 Kebakaran Lahan Terjadi di Kota Malang dalam Sepekan

Namun di balik kontroversi yang sempat mencuat, para murid mengenang Yai Mim sebagai sosok alim, sederhana, dan penuh kepedulian terhadap mahasiswa, khususnya mereka yang mengalami kesulitan tempat tinggal.

Oemar Hawariy
KH Imam Muslimin (kiri) dan Fathul Panata Praja beberapa waktu lalu. Foto: dok.

Baca juga: Tahanan Kasus Pertikaian Tetangga di Malang, Yai Mim Meninggal Dunia

Sosok Bersahaja Lulusan Al Azhar Mesir

Salah satu murid Yai Mim di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Oemar Hawariy, mengenang gurunya sebagai sosok yang sangat bersahaja meski memiliki latar belakang pendidikan tinggi dari luar negeri.

Oemar yang mulai kuliah pada tahun 2002 mengaku terkesan dengan kesederhanaan Yai Mim saat berinteraksi dengan mahasiswa.

“Beliau waktu itu habis lulus dari Al Azhar Mesir, tapi beliau biasa berinteraksi dengan kita pakai kaos dan topi, begitu bersahaja,” kata Oemar, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, Yai Mim merupakan sosok yang memiliki penguasaan ilmu agama yang luas, khususnya dalam kajian tauhid dan pemikiran Islam.

“Saya sering bertanya soal keagamaan misal soal tauhid uluhiyah dan rububiyah, beliau menjawab dengan jelas sekali dan cukup memuaskan,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, Oemar juga mengaku terkesan dengan cara Yai Mim menjelaskan perpaduan antara budaya Jawa dan Islam.

“Ketika mau masuk Ramadan, orang Jawa itu membawakan lagu untuk menyambutnya, itu saya dapat dari Yai Mim,” tambahnya.

Peduli Mahasiswa yang Kesulitan Tempat Tinggal

Kepedulian Yai Mim terhadap mahasiswa juga dirasakan langsung oleh Oemar saat hendak keluar dari Ma’had UIN Malang. Saat itu, Yai Mim menanyakan rencana tempat tinggal Oemar setelah tidak lagi berada di Ma’had.

Baca juga: Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Yai Mim kemudian menyarankan Oemar untuk menjadi marbot di Masjid Al Amin, kawasan Dieng, Kota Malang yang saat itu membutuhkan petugas kebersihan masjid.

Saran tersebut diberikan agar kehidupan Oemar tetap terjamin sekaligus menjaga ibadahnya.

“Meski saya tidak jadi menjadi petugas di masjid itu, tapi yang saya kenang adalah perhatian beliau yang luar biasa. Padahal saya bukan siapa-siapa beliau, cuma mahasiswa beliau saja,” ungkapnya.

Menampung Mahasiswa Gratis hingga Lahirnya Pesantren

Cerita serupa disampaikan mahasiswa lainnya, Fathul Panata Praja. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2009 dirinya bersama seorang mahasiswa lain, Fahmi, pernah ditampung secara gratis di rumah Yai Mim.

“Tidak semua dosen punya inisiatif seperti beliau, dan kami ditampung gratis. Bisa saja beliau memungut tarif kos,” kata Fathul.

Sekitar satu hingga dua tahun kemudian, Yai Mim mendirikan Pondok Pesantren Anshofa (Al-Adzkiya Nurus Shofa). Meski tidak menjadi santri tetap, Fathul dan rekannya masih sering mengikuti pengajian yang diasuh Yai Mim.

“Kayaknya menampung kami berdua di rumah beliau menjadi salah satu embrio berdirinya pesantren beliau. Sampai sekarang pesantrennya masih aktif setahu saya, semoga jadi amal jariyah beliau,” pungkasnya.

Kepergian Yai Mim meninggalkan kenangan mendalam bagi para muridnya. Sosoknya tidak hanya dikenal sebagai ulama dengan ilmu agama yang luas, tetapi juga sebagai guru yang peduli dan ringan tangan membantu mahasiswa yang membutuhkan.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

reporter: Irham Thoriq
redaktur: jatmiko

Tags: In Memoriam Yai MimKH Imam MusliminPonpes AnshofaUIN MalangUlama MalangYai MimYai Mim MalangYai Mim Wafat

Related Posts

Damkar Kota Malang Terima Laporan Unik, Jemuran Terbang hingga Kitchen Set Miring
News

Damkar Kota Malang Terima Laporan Unik, Jemuran Terbang hingga Kitchen Set Miring

Jumat, 18 Sep 2026
14 Kebakaran Lahan Terjadi di Kota Malang dalam Sepekan
News

14 Kebakaran Lahan Terjadi di Kota Malang dalam Sepekan

Jumat, 18 Sep 2026
Logo HUT Kota Batu ke-25 Resmi Diluncurkan, Usung Spirit Kreatif Sae Menuju UCCN 2027
News

Logo HUT Kota Batu ke-25 Resmi Diluncurkan, Usung Spirit Kreatif Sae Menuju UCCN 2027

Jumat, 18 Sep 2026
Sajikan Kuliner Bintang Lima Harga Kaki Lima, Batu Street Food Festival ke-9 Resmi Dibuka
News

Sajikan Kuliner Bintang Lima Harga Kaki Lima, Batu Street Food Festival ke-9 Resmi Dibuka

Kamis, 17 Sep 2026
Kota Malang Berpeluang Dapat Anggaran Rp157 Miliar dari Bank Dunia untuk Atasi Masalah Sampah
News

Kota Malang Berpeluang Dapat Anggaran Rp157 Miliar dari Bank Dunia untuk Atasi Masalah Sampah

Kamis, 17 Sep 2026
Kebakaran Kian Marak, DPRD Kota Malang Usul Tambahan Armada Damkar
News

Kebakaran Kian Marak, DPRD Kota Malang Usul Tambahan Armada Damkar

Kamis, 17 Sep 2026
Next Post
Desain Altar

Mahasiswa ITN Malang Raih Juara 2 Sayembara Desain Altar GKJW Tunjungsekar

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.