Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

ICEduPsy Bahas Pendidikan dan Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Redaksi by Redaksi
Juni 18, 2021 8:50 pm
in Pendidikan
pendidikan - ICEduPsy Bahas Pendidikan dan Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Datuk Ahmad Hidayat Buang, pemateri dari Universitas Malaya sesaat sebelum menyampaikan materi di seminar internasional tersebut. Foto: Humas UMM

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Dalam rangka mengadapi tantangan dunia pendidikan yang berubah dengan pesat, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) gelar acara International Conference on Education and Psychology (ICEduPsy). Acara ini digagas oleh tiga fakultas UMM yaitu Fakultas Psikologi (F. Psi), Fakultas Agama Islam (FAI), dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Adapun konferensi internasional ini dilakukan secara luring maupun daring pada Sabtu (12/06) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Beberapa pakar dari UMM, Universitas Fatoni Thailand, dan Universitas Malaya Kuala Lumpur-Malaysia turut andil dalam membahas serta mempromosikan pengembangan berkelanjutan di bidang pendidikan dan psikologi. Dalam sambutannya, Ketua Panitia ICEduPsy, Dr. Atok Miftachul Huda, M. Pd, berkata bahwa konferensi internasional ini merupakan sarana dalam meningkatkan kapasitas publikasi riset para dosen, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu juga mempererat jalinan kerjasama antar universitas yang berkolaborasi dalam agenda ini.

READ ALSO

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

“Saya berterimakasih kepada para peserta yang telah hadir dari berbagai negara seperti Australia, Canada, German, Mesir, Polandia, Thailand, dan beberapa universitas ternama di Indonesia. Terhitung ada sebanyak 1.000 peserta yang mengikuti kegiatan ini baik secara daring maupun luring,” ucap Atok.

Di sisi lain, Wakil Rektor bidang Akademik UMM, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M. Si, yang bertindak sebagai keynote speaker menyebutkan bahwa tantangan yang dihadapi dunia pendidikan sekarang lebih kompleks dibandingkan periode sebelumnya. Pendidikan juga harus dimaknai sebagai investasi jangka panjang. Siapapun bisa menambah ilmu hanya dengan tatap muka melalui internet, utamanya bagi generasi milenial.

Berdasarkan hal tersebut, ada empat hal esensial yang harus dipertimbangan, seperti input, proses, dan output. Kemudian hasilnya adalah muara pendidikan. Tak berhenti di situ, pendidikan juga harus berujung pada perilaku yang beradab, sehingga manusia tak lemah dalam kecerdasan emosional. “Hal ini penting untuk memperkuat hubungan manusia dengan manusia maupun dengan Tuhan agar mampu mendapatkan kebahagiaan yang hakiki,” terang Syamsul.

Sementara itu, saat penyampaian materi, Prof. Dr. Datuk Ahmad Hidayat Buang., PhD dari Universitas Malaya, Kuala Lumpur-Malaysia juga mempromosikan pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan berbasis pengetahuan dan inovatif dalam Perspektif Islam. Ia mengistilahkan bahwa manusia pada dasarnya serakah dan merusak. Efek dari sifat buruk itu dapat menyebabkan krisis sosial, perang, perbudakan, krisis ekonomi, kemiskinan, kelaparan, pandemi, penyakit bahkan polusi. Terdapat enam kategori yang perlu dikembangkan secara berkelanjutan, seperti kebutuhan utama manusia, pengembangan manusia, ekonomi, kondisi kehidupan, ekosistem dan hak asasi manusia.

Senada dengan Datuk, Assoc. Prof. Dr. Phaosan Jahwae dari Universitas Fatoni, Thailand juga ikut andil dalam menyuarakan pentingnya pembangunan berkelanjutan dalam bidang pendidikan. Ia melihat latar belakang negara Thailand yang hanya mengamalkan mono language system yakni hanya menggunakan satu bahasa saja (Thai). Hal itu akan membuat para pelajar begitu lemah dalam bahasa asing.

“Karena hal tersebut saya membentuk QAiMt Model for Students in the Patani. Model pembelajaran ini menggabungkan Alquran, Hadis, Aqidah, Fiqih, Sejarah Nabi, Akhlak, Bahasa Arab dan Melayu. Pengaplikasian model QAiMt ini lebih menarik perhatian para pelajar karena didalamnya terdapat teknologi tertentu serta adanya nyanyian yang menarik minat mereka,” ujar Phaosan.

Narasumber terakhir, Muhammad Salis Yuniardi, S. Psi., M. Psi., PhD selaku Dekan F.Psi UMM memaparkan pembangunan berkelanjutan dalam bidang kesehatan mental. Salis membahas mengenai Intolerance of Uncertainty yakni bagaimana kognitif manusia menanggapi sesuatu yang tidak pasti. “Pada indikator kesehatan mental seseorang, variabel tersebut mampu memprediksi performa kerja. Intolerance of Uncertainty juga mengambil peran dalam recovery kesehatan mental masyarakat Indonesia di masa pandemi,” pungkasnya.(*)

Reporter: Lizya Kristanti

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027
Pendidikan

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Jumat, 17 Jul 2026
Feb Ub
Pendidikan

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Jumat, 17 Jul 2026
Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia
Pendidikan

Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia

Jumat, 17 Jul 2026
Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 
Pendidikan

Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 

Jumat, 17 Jul 2026
Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
sutiaji - Sutiaji Tekankan Komitmen Pelayanan Publik para ASN

Sutiaji Tekankan Komitmen Pelayanan Publik para ASN

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.