Senin, Agustus 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

HUT ke-109 Kota Malang, Kemandirian Fiskal, Air Baku, dan Pangan Berhasil Dicapai

Redaksi by Redaksi
April 2, 2023 2:23 pm
in Advertorial, Pemerintahan
Penyediaan air baku prestasi jelang HUT ke-109 Kota Malang

Penandatanganan Kerja Sama antara Wali Kota Malang, Sutiaji dan Bupati Malang, Sanusi terkait Pemanfaatan Sumber Air di Malang pada Desember 2022. Foto: dok Pemkot Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Pada  HUT ke-109 Kota Malang, sejumlah pencapaian bidang penunjang pembangunan telah berhasil ditorehkan. Di antaranya bidang kemandirian pangan, air baku, dan fiskal. Pencapain itu menjadi kado tersendiri bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Selain ketiga poin ini, tentu masih banyak hal lain yang menjadi prestasi Pemkot Malang dalam menyejahterakan masyarakat.

READ ALSO

Angkutan Pelajar Gratis Resmi Beroperasi, Rendra Soroti Keamanan dan Kenyamanan

PBAK Magister Psikologi UIN Malang Bekali Mahasiswa dengan Arah Riset

Kemandirian Fiskal Demi Peningkatan Pendapatan Daerah

Kota Malang telah melangkah selama 109 tahun menuju kemandirian fiskal dan percepatan pembangunan. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi bukti kebangkitan dan modal kemandirian fiskal.

Arahan Sutiaji dalam Launching SPPT PBB, Januari 2022 silam. Foto: dok Pemkot Malang

Strategi yang diambil Pemkot Malang di antaranya melalui digitalisasi layanan, intensifiasi dan ekstensifikasi pajak dan retribusi, optimalisasi pengelolaan barang milik daerah, serta meningkatkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Untuk mewujudkan strategi tersebut, beberapa langkah strategis telah diambil, di antaranya melalui penggunaan aplikasi Persada, E-SPPT, E-BPHTB, E-Retribusi (seperti parkir, pasar, air limbah), pembayaran melalui marketplace dan minimarket, serta QRIS PBB.

Tak hanya itu, Pemkot Malang juga bersinergi dengan Pokmas Sadar Pajak yang juga didukung kesadaran masyarakat sendiri. Hal ini menjadi faktor pendukung yang penting dalam meningkatkan PAD Kota Malang.

Hasil dari upaya Pemkot tersebut dapat dilihat dari realisasi PAD 2022 yang mencapai Rp718,33 miliar dari total realisasi pendapatan daerah sebesar Rp2,171 triliun. Outcome yang terlihat adalah rasio PAD Kota Malang yang naik dari 0,28 pada 2021 menjadi 0,34 pada 2022.

Dalam arahannya di acara launching SPPT PBB Januari 2022 silam, Wali Kota Malang, Sutiaji mengarahkan ASN agar menjadi contoh dan membayar pajak lewat pembayaran digital. “Upayakan memakai pembayaran digital karena ini akan memudahkan tracing dan mengantisipasi kebocoran pendapatan,” pesannya.

Penuntasan Kerja Sama dan Pembangunan Water Treatment Plant 2022: Kemandirian Air Baku Kota Malang

Kemandirian Air Baku juga menjadi salah satu fokus utama Pemkot Malang pada 2022. Hasilnya, telah sukses dan tuntasnya permasalahan kerja sama di Wendit Lanang dan Sumberpitu.

Wali Kota Sutiaji dan Bupati Malang, Sanusi duduk bersama dan menandatangani perjanjian kerja sama, di Kota Surakarta, Jawa Tengah, pada Jumat (30/12/2022).

Perjanjian kerja sama antara Pemkot dan Pemkab Malang dalam hal Penyediaan Air Baku pada 2022. Foto: dok Pemkot Malang

Kerja sama ini tentunya menjadi catatan akhir yang manis bagi semua pihak setelah beberapa tahun pembahasan yang berlangsung.

Perjanjian kerja sama ini berlaku selama lima tahun ke depan dan telah mengatur penyesuaian nilai kontribusi dan beban pengusahaan sumber daya air di kedua wilayah. Pembahasan tersebut melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan akademisi di bidang sumber daya air.

Selain kerja sama, kemandirian air baku juga ditunjang dengan pembangunan Water Treatment Plant (WTP) yang bekerja sama dengan Perum Jasa Tirta I.

Potensi air permukaan Sungai Bango dan Metro dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Lahan seluas 1,8 hektar telah disiapkan untuk pembangunan WTP dengan kapasitas awal sebesar 200 liter per detik dan potensi optimal mencapai 1.500 – 2.000 liter per detik. Sebelumnya, WTP ditargetkan dapat beroperasi pada Agustus 2022

Meningkatkan Ketahanan Pangan di Kota Malang Melalui Ekosistem Pangan Terintegrasi

Ketergantungan Kota Malang pada daerah lain untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, terutama di tengah pandemi COVID-19 dan inflasi global, menunjukkan perlunya inovasi dalam bidang ketahanan pangan.

Untuk menanggapi permasalahan ini, Pemkot Malang mengembangkan ekosistem ketahanan pangan perkotaan yang terintegrasi dengan menggandeng berbagai pemangku kepentingan terkait, seperti Kelompok Urban Farming (KUF), Bank Indonesia (BI) melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), akademisi, media massa, dan UMKM.

Pemkot Malang memberikan bantuan kepada 57 KUF, termasuk bibit cabai, pupuk, planter bag, dan alat pengolah cabai kering.

Penyuluhan pertanian dan urban farming demi ketahanan pangan Kota Malang di Hotel Grand Mercure, pada Februari 2023. Foto: Feny Yusnia/Tugu Jatim

Dalam kolaborasi dengan GNPIP, BI juga telah memberikan bantuan bibit cabe dan komoditas pangan lain senilai Rp50 juta kepada kelompok urban farming yang terdaftar di Sistem Informasi Penyuluh Pertanian Kementerian Pertanian.

Inovasi tersebut tidak hanya mengendalikan inflasi volatile foods, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat, meningkatkan peran perempuan dalam ketahanan pangan, dan meningkatkan kualitas lingkungan hunian perkotaan.

Fokus pada volatile foods didasarkan pada kajian akademik persistensi inflasi yang menunjukkan bahwa cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah termasuk dalam kuadran I, yaitu tingkat persistensi dan inflasi yang tinggi.

Selain itu, inovasi juga bertujuan untuk mencapai keselarasan dengan agenda prioritas nasional pengentasan stunting, salah satunya dengan memberikan bantuan ternak, alat dan bimtek peternakan unggas pada 40 KUF, serta penyaluran benih ikan nila dan lele.

Prinsip ekonomi hijau atau circular economy juga diintegrasikan dengan mendistribusikan kompos hasil olahan sampah dari TPA Supiturang secara gratis kepada KUF.

Seluruh komponen masyarakat dan Pemkot Malang berperan mengembangkan ekosistem ketahanan pangan perkotaan. TP PKK bekerja sama dengan pemda untuk mendorong tumbuhnya urban farming di pekarangan dan ruang sempit perkotaan, sementara perguruan tinggi memberikan pendampingan melalui pelatihan, penyuluhan, dan praktik kerja lapangan. Dalam inovasi Si Ikan Nila, Kelurahan Bakalan Krajan berhasil meraih Top 45 Inovasi Terpuji Tingkat Nasional.

Banyak komoditas yang telah dihasilkan melalui ekosistem ini, seperti hortikultura sejenis kangkung, bayam, selada, sawi, jahe merah, serta komoditas volatile food seperti cabe rawit, cabe merah, dan bawang merah. Produk perikanan perkotaan juga tidak kalah penting.

Dampak:

1. Meningkatnya kemandirian pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat lewat kenaikan produksi volatile food seperti cabai (besar dan keriting) dari 757 kuintal pada 2021) menjadi 1,308 ton pada 2022.

2. Meningkatnya ketersediaan sumber protein hewani bagi kecukupan gizi masyarakat. Produksi ikan Kota Malang naik dari 125 ton pada 2021 ke angka 147 ton pada 2022 atau 17,6 persen.

3. Penyaluran bantuan hasil panen pangan dan telur ke 20 panti asuhan dengan ratusan penerima manfaat di dalamnya serta pada sembilan lokus stunting di Kota Malang.

4. Meningkatnya PDRB sektor pertanian Kota Malang dari Rp198,99 miliar pada 2021) ke Rp211,80 miliar pada 2022.

5. Menurunnya prevalensi stunting Kota Malang dari 14 persen pada 2021) ke 9 persen pada 2022.

6. Meningkatnya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jumlah kelompok urban farming dan pembudidaya naik dari 73 kelompok pada 2021 ke 87 kelompok pada 2022.

Selain capaian tersebut, juga terdapat catatan yang digarisbawahi Sutiaji terkait kendala urban farming. Dalam arahannya Februari 2023, Sutiaji menyebut bahwa salah satu kendala terbesar petani adalah harga jual saat panen yang cenderung rendah.

Terkait hal ini, Pemkot Malang berusaha untuk meneruskan aspirasi pada pemerintah pusat. “Meski bukan wewenang kami, tapi kami akan usulkan pada pemerintah pusat untuk standarisasi harga,” ujar Sutiaji dalam acara Ketahanan Pangan dan Urban Farming di Hotel Grand Mercure Malang.(ads)

 

Liputan ini adalah bagian dari liputan khusus soal HUT (Hari Ulang Tahun) Kota Malang ke-109. Simak berita soal HUT Kota Malang dengan klik di sini.

 

 

Reporter: Imam A
editor: jatmiko

 

Tags: berita malang hari iniHUT Kota MalangHUTke-109KotaMalangsutiajiwali kota malang

Related Posts

66 Angkot Pelajar Gratis Mulai Beroperasi Di Kota Malang 69
Advertorial

Angkutan Pelajar Gratis Resmi Beroperasi, Rendra Soroti Keamanan dan Kenyamanan

Senin, 31 Agu 2026
PBAK Magister Psikologi UIN Malang Bekali Mahasiswa dengan Arah Riset
Advertorial

PBAK Magister Psikologi UIN Malang Bekali Mahasiswa dengan Arah Riset

Senin, 31 Agu 2026
Gus Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kemajuan
Advertorial

Gus Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kemajuan

Minggu, 30 Agu 2026
Brawijaya Premier Kost, Investasi Rukos Dekat Suhat dan Kampus
Advertorial

Brawijaya Premier Kost, Investasi Rukos Dekat Suhat dan Kampus

Sabtu, 29 Agu 2026
Tomoland2
Advertorial

Tomoland Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana NTT dan 150 Driver Ojol

Sabtu, 29 Agu 2026
Kisah Sulaiman, Anak Petani Flores yang Jadi Wali Asuh Sekolah Rakyat
Advertorial

Kisah Sulaiman, Anak Petani Flores yang Jadi Wali Asuh Sekolah Rakyat

Sabtu, 29 Agu 2026
Next Post
Bank Sampah Kabupaten Malang

250 Bank Sampah di Kabupaten Malang Belum Berjalan Optimal

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.