Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ramadan

Hukum Memanjakan Birahi di Bulan Suci

Redaksi by Redaksi
Mei 7, 2021 1:56 pm
in Ramadan
Pandemi - Pandemi Momentum Membungkam Tangan dan Lisan

Ustadz Abdul Adzim Irsad.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

*Abdul Adzim Irsad

Puasa mengajarkan seorang mukmin menahan diri dari makan, minum serta berkumpul suami istri. Dosa besar bagi setiap suami istri memanjakan birahinya di siang Ramadhan. Walaupun keduanya sudah melakaukan perjalanan (musafar), dengan tujuan membatalakan puasa demi bisa memanjakan birahinya. Apalagi, dengan sengaja memanjakan birahinya di siang Ramadhan.
Ulama fikih, khususnya yang bermadhab Al-Syafii berpendapat bahwa pelakunya bukan hanya dosa kepada Allah SWT, namun harus mendapat hukuman (kafarat). Ini tertian di dalam kitab “Safinah Al-Naja” karya Syekh Muhammad Al-Nawawi Al-Bantani.

READ ALSO

Apa Saja Sunnah-Sunnah Penting Saat Salat Idul Fitri? Ini Penjelasan Lengkapnya

Pemudik Wajib Tahu! Daftar SPBU 24 Jam di Malang Selama Masa Mudik Lebaran 2026

يجب مع القضاء للصوم الكفارة العظمى والتعزير على من أفسد صومه في رمضان يوما كاملا بجماع تام آثم به للصوم

Selain qadha, juga wajib kafarah ‘udhma disertai dengan ta‘zir bagi orang yang merusak puasanya di bulan Ramadhan sehari penuh dengan senggama yang sesungguhnya dan dengan senggama itu pelakunya berdosa karena puasanya.

Sedangkan bagi wanita (istri) yang menjadi obyek suami (disengama), tidak mendapat Al-Kafarat Al-Udma. Kecuali, keduanuya sepakat melakukan, serta menikmatinya. Jatuhnya hukum Kafarat itu karena sengaja, sadar bahwa dirinya sedang berpuasa, serta tahu hukumnya sengama itu haram. Walaupun tidak mengerti bahwa melakukan hubungan itu adalah kewajibab Kafarat. Ada pendapat, bahwa orang yang mengatakan bahwa orang yang membatalkan puasa dengan melakukan perjalanan (musafir), maka tidak terkena “Kafarah Al-Udma”.

Dijaman Rasulullah SAW, ada seorang sahabat yang memanjakan birahinya di siang Ramadhan. Setelah menyadari terhadap apa yang telah dilakukan bersama istrinya, beliau datang kepada Rasulullah SAW melaporkan kejadian itu.

عن أبي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: أَتَى رَجُلٌ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: هَلَكْتُ، وَقَعْتُ عَلَى أَهْلِي فِي رَمَضَانَ، قَالَ: أَعْتِقْ رَقَبَةً قَالَ: لَيْسَ لِي، قَالَ: فَصُمْ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ قَالَ: لاَ أَسْتَطِيعُ، قَالَ: فَأَطْعِمْ سِتِّينَ مِسْكِينًا (رواه البخاري)

Abu Hurairah meriwayatkan, ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah Rasulullah SAW lantas berkata, “Celakalah aku! Aku mencampuri istriku (siang hari) di bulan Ramadhan. Beliau bersabda, “Merdekakanlah seorang hamba sahaya perempuan.” Dijawab oleh laki-laki itu, “Aku tidak mampu.” Beliau kembali bersabda, “Berpuasalah selama dua bulan berturut-turut.” Dijawab lagi oleh laki-laki itu, “Aku tak mampu.” Beliau kembali bersabda, “Berikanlah makanan kepada enam puluh orang miskin,” (HR al-Bukhari).

Dalam keterangan lain, sahabat itu mengaku kepada Rasulullah SAW bahwa dirinya adalah orang yang paling miskin dikampungnya. Mendengar penuturannya, Rasulullah SAW hanya bisa tersenyum.

Rasulullah SAW bertanya kepada sahabat tersebut “Apakah kamu mampu memberi makan 60 orang miskin?’’. Sahabat itu menjawab “’Tidak.’’ Kalau begitu, duduklah! Kemudian Rasulullah SAW masuk rumah, kembali kepada sahabat dengan membawa sewadah kurma. Rasulullah SAW kemudian memerintahkan lelaki tersebut “sedekahkan kurma ini kepada fakir miskin!’’ Sahabat itu berkata lagi kepada Rasulullah SAW “apakah ada orang yang lebih miskin dari kami?’’

Kemudian Rasulullah SAW tertawa lebar sehingga gigi taringnya terlihat. Beliau kemudian bersabda “Kalau begitu, pergilah dan berikan kurma itu kepada keluargamu” .

Bulan Ramadhan paling asyik yaitu menjaga lisan, tangan, pikiran dan hati dari hal-hal yang tidak baik. Siapa yang bisa menjadi lisan dari kata-kata yang kasar dan kotor, itu sudah baik. Memanjakan birahi di bulan suci sangat berat, maka menahan diri dari birahi kepada istri akan menjadi ibadah yang sangat tinggi.

Yang paling istimewa dari puasa adalah “mengendalikan diri”. Tidak maksiat sudah besar pahalanya. Apalagi, bisa melaksanakan ibadah-ibadah sunnah, seperti; qiyam ramadhan, i’tikaf, serta membaca Alquran. Jangan sampai rajin membaca Alquran, namun tangan dan lisan tidak berhenti menebarkan hoax dan nyinyiran kepada sesama umat islam.

*Penulis Adalah, Ustadz dan Dosen Universitas Negeri Malang (UM)

Tags: RamadanRamamadhan

Related Posts

Salat Idul Fitri
Ramadan

Apa Saja Sunnah-Sunnah Penting Saat Salat Idul Fitri? Ini Penjelasan Lengkapnya

Jumat, 20 Mar 2026
Daftar SPBU 24 jam selama mudik Lebaran 2026 yang bisa dijadikan referensi bagi pemudik untuk mengisi bahan bakar atau sekadar beristirahat. /Foto: Pinterest/Nur Hd
Ramadan

Pemudik Wajib Tahu! Daftar SPBU 24 Jam di Malang Selama Masa Mudik Lebaran 2026

Jumat, 20 Mar 2026
Jadwal buka puasa Malang Raya hari Rabu, 18 Maret 2026 dan keutamaan puasa hari ke-28 Ramadan. /Foto: Pinterest/Silent Repenter.
Ramadan

Jadwal Buka Puasa Malang Raya Hari Rabu 18 Maret 2026 dan Keutamaan Hari ke-28 Puasa Ramadan

Rabu, 18 Mar 2026
Jadwal buka puasa Malang Raya hari Senin, 16 Maret 2026 dan keutamaan puasa hari ke-26 Ramadan. /Foto: Pinterest/Mira.
Ramadan

Jadwal Buka Puasa Malang Raya Hari Senin 16 Maret 2026 dan Keutamaan Hari ke-26 Puasa Ramadan

Senin, 16 Mar 2026
6 amalan utama menjelang berakhirnya bulan Ramadan yang bisa dikerjakan oleh setiap umat Muslim. /Foto: Pinterest/AlSharifMohammed
Ramadan

Umat Muslim Wajib Tahu! 6 Amalan Utama Menjelang Akhir Ramadan

Sabtu, 14 Mar 2026
Jadwal buka puasa Malang Raya hari Sabtu, 14 Maret 2026 dan keutamaan puasa hari ke-24 Ramadan. /Foto: Pinterest/Ali.
Ramadan

Jadwal Buka Puasa Malang Raya Hari Sabtu 14 Maret 2026 dan Keutamaan Hari ke-23 Puasa Ramadan

Sabtu, 14 Mar 2026
Next Post
Raih Peringkat Pertama PTS Penerima Pendanaan PKM se-Indonesia, UMM Getol Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Raih Peringkat Pertama PTS Penerima Pendanaan PKM se-Indonesia, UMM Getol Tingkatkan Kualitas Pendidikan

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.