Sabtu, Juni 6, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Harga Tomat Anjlok, Mahasiswa HMTK ITN Malang Ajarkan Warga Belung Olah Jadi Permen Jelly

Redaksi by Redaksi
Mei 25, 2026 5:31 pm
in Advertorial, Pendidikan
ITN Malang
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Melimpahnya hasil panen tomat di Desa Belung, Poncokusumo, Kabupaten Malang, belakangan ini justru membuat petani gigit jari. Produksi yang melimpah menyebabkan harga tomat anjlok drastis hingga hanya menyentuh angka Rp500 per kilogram.

Melihat kondisi tersebut, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) turun tangan melalui program Bina Desa Aksi Nyata Untuk Negeri “Aktari 2026” yang digelar di kantor Desa Belung, Sabtu (23/05/2026).

READ ALSO

Raih Gelar Profesor, Rektor Unikama Bedah Risetnya Soal Evolusi Media Pembelajaran di Era Teknologi AI

Jalur Mandiri Universitas Brawijaya Dibuka: Cek Nilai Rapor dan UTBK

Alih-alih membawa teknologi yang rumit, para mahasiswa justru menghadirkan solusi sederhana yang dapat langsung diterapkan warga. Tomat dengan harga murah itu diolah menjadi permen jelly dan selai tomat yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

HMTK ITN Malang Bantu Warga Tingkatkan Nilai Jual Tomat

ITN MalangKetua Pelaksana Aktari 2026, Dion Fachrizal Putra Yunanto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tahun kedua pengabdian HMTK di Desa Belung. Bahkan, kehadiran mereka kali ini merupakan permintaan langsung dari pihak desa setelah melihat dampak positif program sebelumnya.

“Kami sengaja memilih tomat karena prihatin melihat hasil panen yang sampai dibuang-buang atau dijual murah sekali. Lewat sentuhan teknologi pangan sederhana, kami ajarkan cara efisiensi produksi agar tomat-tomat ini punya nilai tambah. Harapannya bisa jadi inspirasi ide usaha baru bagi warga,” jelas Dion saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp, Senin (25/05/2026).

Baca juga: Lulus 100 Persen, Lulusan ITN Malang Kantongi Sertifikat Kompetensi Konstruksi Jenjang 7

Menurut Dion, pelatihan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Sebanyak 27 peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) mengikuti kegiatan dengan antusias.

Pelatihan tersebut juga didampingi dosen pembimbing HMTK, Ir. Mohammad Istnaeny Hudha, S.T., M.T., IPM dan Dyah Acfira, S.T., M.T.

Antusiasme Warga Membuat Panitia Tambah Meja Praktik

ITN MalangSemangat warga selama pelatihan bahkan membuat panitia kewalahan dalam arti positif. Banyak peserta ingin mencoba langsung setiap tahapan pembuatan produk olahan tomat tersebut.

“Warga di sini sangat welcome. Saking semangatnya mau mencoba setiap proses pembuatan, kami sampai harus menambah meja praktik lagi karena satu meja tidak cukup. Ibu-ibu bahkan berinisiatif mencatat setiap detail bahan dan cara pembuatan selama sesi sharing,” tambah Dion.

Tidak hanya ibu-ibu, anak-anak desa setempat juga mendapat perhatian dari HMTK ITN Malang. Meski sempat terkendala jadwal sekolah, kegiatan untuk anak-anak akhirnya tetap dapat berjalan berkat bantuan perangkat desa.

Anak-anak diajak mengikuti sesi origami, mewarnai, dan mendongeng bersama mahasiswa. Beberapa di antaranya bahkan terlihat penasaran mengintip proses pembuatan olahan tomat yang dilakukan para ibu.

Baca juga: Kreatif! Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Sukses Bikin Ecoprint Mug Bersama ITN Malang

Program Bina Desa Jadi Sarana Penguatan Soft Skill Mahasiswa

ITN MalangSebagai pemateri sekaligus pendamping lapangan, Ir. Mohammad Istnaeny Hudha, S.T., M.T., IPM menegaskan bahwa program tahunan tersebut dirancang untuk mengangkat potensi lokal sekaligus membangun branding desa binaan.

Menurut dosen yang akrab disapa Istnaeny itu, mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kuliah, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah langsung di tengah masyarakat.

ITN Malang Siapkan Kolaborasi Digitalisasi Pemasaran

ITN MalangMelihat respons positif warga, Istnaeny menilai peluang kolaborasi lanjutan sangat terbuka. Bahkan, warga telah meminta ITN Malang kembali tahun depan dengan tema pelatihan berbeda, salah satunya pengolahan limbah kepala ikan menjadi kecap.

Baca juga: Bawa Kecap Ikan dan Alat Lab Kampus, HMTK ITN Malang Sukses Bikin Siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Penasaran

“Kendala warga di sini sebenarnya bukan cuma di produksi, tapi juga di pemasaran. Karena itu, ke depan kami berencana menggandeng program studi lain di ITN Malang, seperti Bisnis Digital atau Teknik Informatika, untuk membantu digitalisasi pemasarannya. Jadi, kolaborasinya bisa lebih komprehensif,” pungkas Istnaeny.ITN Malang

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Pj Kepala Desa Belung, Pj Ketua PKK, serta jajaran perangkat desa tersebut ditutup dengan penyerahan produk hasil olahan, paket sembako untuk peserta, dan cinderamata sebagai simbol kemitraan yang terus berlanjut.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis ITN Malang
redaktur: jatmiko

Tags: Desa BelungHMTK ITN MalangMahasiswa ITN Malangolahan tomatpermen jelly tomatponcokusumoselai tomattomat murah

Related Posts

Rektor Unikama, Prof. Dr. Sudi Dul Aji, M.Si. (Foto/dok.)
Pendidikan

Raih Gelar Profesor, Rektor Unikama Bedah Risetnya Soal Evolusi Media Pembelajaran di Era Teknologi AI

Sabtu, 6 Jun 2026
Jalur Mandiri Universitas Brawijaya
Pendidikan

Jalur Mandiri Universitas Brawijaya Dibuka: Cek Nilai Rapor dan UTBK

Jumat, 5 Jun 2026
Program PNM Peduli menanam pohon. Foto/dok
Advertorial

Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon: PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput

Jumat, 5 Jun 2026
Ilustrasi Peluang Karir dari Berbagai Jurusan yang Jarak Dilirik di Kampus Malang (Foto: Pinterest)
Pendidikan

5 Jurusan Jarang Dilirik di Kampus Malang dengan Peluang Kerja di Berbagai Sektor

Kamis, 4 Jun 2026
Dosen Fakultas Peternakan Unikama, Dr. Ir. Tri Ida Wahyu Kustyorini S.Pt., MP., IPM., ASEAN Eng., memberikan edukasi pengolahan limbah makanan. (Foto/M Sholeh)
Pendidikan

Sambut Hari Lingkungan Hidup, Unikama dan Grand Mercure Olah Limbah Jadi Pakan Ternak

Kamis, 4 Jun 2026
Wakil Rektor II Unikama, Irma Tyasari, SE, S.Pd, MM, Ak, CA, CPA, CRA, Ph.D memaparkan materi soal ekonomi sirkuler dalam mengolah limbah sampah makanan. (Foto/M Sholeh)
Pendidikan

Unikama Gaungkan Transformasi Pengelolaan Limbah Makanan Jadi Rantai Ketahanan Pangan

Kamis, 4 Jun 2026
Next Post
Jatim Park BNS

Jatim Park Group Siapkan Pengalaman Konser Spektakuler di Partilibur Caravan 2026

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.