Jumat, Juni 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Hadapi Kemarau Ekstrem, PJT I Minta Industri Hemat dan Kelola Air Secara Bijak

Redaksi by Redaksi
Juni 19, 2026 6:35 pm
in News
PJT I duduk bersama lintas sektor guna mengantisipasi dampak fenomena El Nino. Foto: Dok.

PJT I duduk bersama lintas sektor guna mengantisipasi dampak fenomena El Nino. Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Perum Jasa Tirta I (PJT I) mengimbau sektor industri untuk turut berperan aktif menjaga kelestarian sumber daya air sebagai langkah antisipasi menghadapi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan memicu musim kemarau ekstrem pada 2026.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan puncak musim kemarau panjang akan terjadi dalam beberapa bulan mendatang. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tekanan terhadap ketersediaan air, khususnya di wilayah Sungai Brantas yang menjadi sumber air baku bagi jutaan masyarakat dan berbagai sektor usaha.

READ ALSO

Syifa’ul Khoiri Jadi Ketua IKA PMII Merdeka, Siap Kuatkan Kaderisasi hingga Kawal Kebijakan Pemerintah

Simpatisan MBG Malang Raya Gelar Aksi Damai, Libatkan Relawan hingga Pelaku UMKM

Sebagai tindak lanjut, PJT I selaku BUMN pengelola sumber daya air menggelar Forum Rembuk Lingkungan bersama Tim Patroli Air Jawa Timur dengan melibatkan perwakilan industri pengguna air di Wilayah Sungai Brantas.

“Kami ingin memastikan fokus utama saat ini adalah menjaga kuantitas dan ketersediaan air. Sementara ini pasokan air dari wilayah hulu Brantas, khususnya Bendungan Sutami, masih dalam kondisi aman dan diperkirakan mencukupi hingga akhir tahun,” ujar Kepala Sub Divisi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Brantas III PJT I, Ariet Setiawan, Jumat (19/6/2026).

Pasokan Air Masih Aman, Mitigasi Tetap Disiapkan

Ariet menjelaskan, meski kondisi saat ini masih terkendali, berbagai skenario mitigasi telah disiapkan apabila terjadi peningkatan kebutuhan air yang signifikan selama musim kemarau.

Menurutnya, pengaturan distribusi dan alokasi air akan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi yang tergabung dalam Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA).

Berkaca pada pengalaman kemarau ekstrem tahun 2018, PJT I menegaskan bahwa apabila kondisi serupa kembali terjadi, prioritas distribusi air akan diberikan kepada kebutuhan air minum masyarakat melalui PDAM serta sektor pertanian guna menjaga ketahanan pangan.

Baca juga: BPBD Kota Malang Waspadai Kebakaran Lahan dan Longsor Saat Musim Kemarau

Kualitas Air Kali Surabaya Jadi Perhatian

Selain menjaga kuantitas air, PJT I juga menaruh perhatian serius terhadap kualitas air di wilayah hilir Sungai Brantas, khususnya Kali Surabaya yang menjadi sumber air baku bagi masyarakat.

Saat ini, PJT I secara rutin melakukan pengambilan sampel air untuk diuji di laboratorium guna memantau tingkat pencemaran serta memastikan kualitas air tetap sesuai standar.

Ariet berharap pelaku industri dapat meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, terutama terkait pengelolaan limbah dan pemenuhan baku mutu sebelum dibuang ke badan air.

“Jika ditemukan indikasi pencemaran, PJT I bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas akan melakukan sampling, analisis, dan evaluasi bersama untuk ditindaklanjuti melalui rapat koordinasi resmi,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mulai menerapkan perilaku hemat air sebagai bentuk kontribusi menghadapi potensi dampak El Nino.

BBWS Brantas Soroti Pentingnya Perizinan Pengambilan Air

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Kerja Pelaksanaan Urusan Perizinan Pemanfaatan dan Rekomendasi Teknis BBWS Brantas, Dimas, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap izin pemanfaatan air permukaan menjadi faktor penting dalam pengendalian penggunaan air selama musim kemarau.

Menurutnya, perusahaan yang telah mengantongi izin wajib menyampaikan laporan berkala mengenai volume pengambilan air sehingga dapat diawasi dan dievaluasi secara terukur.

“Perusahaan yang sudah berizin memiliki kewajiban memberikan laporan berkala. Melalui data dari PJT I, kami bisa mengontrol berapa kubik air yang mereka ambil setiap bulan. Tantangan terbesar justru berasal dari perusahaan yang belum berizin karena titik pengambilan airnya tidak terdeteksi,” ungkapnya.

Dimas menjelaskan, data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT). Melalui skema ini, pemerintah dapat memperkirakan ketersediaan air dan menetapkan kebijakan pembatasan penggunaan air apabila terjadi ancaman kekeringan akibat El Nino.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Fenomena El Nino, Indonesia Jadi Salah Satu Negara Terdampak

Industri Siap Hadapi Pembatasan Kuota Air

BBWS Brantas memastikan kebutuhan domestik masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam pemanfaatan air. Pasokan air baku untuk rumah tangga dan irigasi pertanian tidak akan dikurangi meskipun terjadi penurunan debit air.

“Nantinya pengetatan hanya akan diberlakukan pada sektor industri dan kegiatan komersial lainnya melalui pembatasan kuota pengambilan air secara ketat,” ujar Dimas.

Ia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di sepanjang Kali Surabaya untuk menggunakan air secara bijak dan menyesuaikan pemanfaatannya dengan kebutuhan yang benar-benar diperlukan.

Tim Patroli Air Gandeng Industri Lewat Pendekatan Kolaboratif

Sementara itu, Koordinator Tim Patroli Air Jawa Timur, Imam Rochani, menyebut keterlibatan sektor industri dalam Forum Rembuk Lingkungan merupakan langkah baru yang dinilai lebih progresif dalam upaya pelestarian sungai.

“Biasanya rembuk lingkungan dilakukan bersama masyarakat atau komunitas tambang. Kini kami mulai merangkul sektor industri secara terbuka agar tumbuh kepedulian dan rasa memiliki yang sama terhadap kelestarian sungai,” ujarnya.

Baca juga: PJT I Jamin Operasional SPAM Bango Mampu Pasok Air Bersih Kota Malang

Imam menjelaskan, kolaborasi tersebut akan diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata seperti penanaman pohon di bantaran sungai, ekspedisi sungai bersama pelaku usaha, hingga dukungan pendanaan mandiri dari perusahaan untuk kegiatan pemulihan lingkungan.

Menurutnya, pendekatan pengawasan lingkungan kini tidak lagi berorientasi pada penindakan semata, melainkan mengedepankan kemitraan dan dialog konstruktif.

“Format baru ini diharapkan mampu meningkatkan tingkat ketaatan lingkungan perusahaan melalui pendekatan yang lebih arif, kolaboratif, dan humanis. Dengan sinergi pemerintah, komunitas, dan pelaku industri, kami optimistis pencemaran di Kali Surabaya dapat ditekan secara maksimal,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: Antisipasi El NinoBBWS BrantasBendungan SutamiFenomena El NinoKali SurabayaMusim Kemarau Ekstremperum jasa tirta IPJT I

Related Posts

IKA PMII Merdeka
News

Syifa’ul Khoiri Jadi Ketua IKA PMII Merdeka, Siap Kuatkan Kaderisasi hingga Kawal Kebijakan Pemerintah

Jumat, 19 Jun 2026
MBG Malang Raya
News

Simpatisan MBG Malang Raya Gelar Aksi Damai, Libatkan Relawan hingga Pelaku UMKM

Jumat, 19 Jun 2026
Jatim park group
News

Jatim Park Group Peringatkan Publik soal Situs Palsu “jtpgroup.ltd”, Jangan Sampai Tertipu

Jumat, 19 Jun 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada Jumat, 19 Juni 2026 dominan cerah disertai udara kabur. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.
News

Prakiraan Cuaca Malang Jumat 19 Juni 2026: Cerah dan Udara Kabur

Jumat, 19 Jun 2026
Ilustrasi Tradisi Ngarak Banteng 1 Suro Mpu Supo di Kota Batu. Foto: Dok
News

Info Wisata Budaya di Kota Batu! Ini Jadwal Tradisi Ngarak Banteng 1 Suro Empu Supo ke-18

Jumat, 19 Jun 2026
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (dua dari kiri) menanam bibit tebu. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

Pemprov Jatim Genjot Program Bongkar Ratoon untuk Dongkrak Produktivitas Tebu

Kamis, 18 Jun 2026
Next Post
Mikutopia kota batu

Mikutopia Kota Batu Kantongi Sertifikasi SNI Berkat Komitmen Aman dan Berkualitas

BERITA POPULER

  • Ilustrasi Efek Cathedral (Foto: Pinterest)

    Kafe dengan Cathedral Effect di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Layanan Gratis di Kota Malang yang Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Tukar Uang THR Lebaran? Ini Daftar ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.