Tugumalang.id – Membeli hunian kos di Malang menjadi peluang investasi paling strategis. Graha Agung Highland yang dikembangkan Tomoland di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang membuka peluang mahasiswa menjadi juragan kos.
Malang menjadi kawasan pariwisata yang didalamya berdiri puluhan perguruan tinggi ternama dengan ratusan ribu mahasiswa dari berbagai daerah. Tren mahasiswa menjadi juragan kos kini tengah berkembang di Malang.
Baca Juga: Graha Agung Highland Dau Malang, Hunian Kos Premium Dekat Kampus dengan View Menakjubkan, Cek Harganya
Marketing Tomoland, Satria Seno Aji yang menangani Graha Agung Highland menjelaskan bahwa investasi properti memang tengah berkembang di Malang seiring dengan aktivitas pariwisata, pendidikan dan perekonomian.

Menurutnya, pembeli unit perumahan hunian pribadi maupun hunian kos yang dikembangkan Tomoland di Malang Raya mayoritas merupakan masyarakat luar kota.
Ia melihat ada tren baru soal peluang berinvestasi ganda di Malang. Yakni investasi pendidikan dan properti. Dimana, orang tua yang anaknya menempuh pendidikan di Malang juga membeli unit hunian kos untuk dikelola anaknya.
Baca Juga: Wawali Heli Suyanto Beri Ultimatum 66 Perumahan Bermasalah Perizinan di Kota Batu
“Di perumahan kos yang dikebangkan Tomoland, banyak mahasiswa yang menjadi juragan kos. Jadi orang tuanya membeli unit hunian kos, lalu dikelola anaknya yang sedang kuliah di Malang,” ucapnya.
Satria mengatakan bahwa pihaknya membuka peluang investasi ganda itu. Bahkan belum lama ini, ia juga beberapa kali menemani calon pembeli unit baru di Graha Agung Highland dari luar kota untuk mencari unit hunian kos.

“Jadi ada yang ke sini, tanya bisa gak 2 kamar kos dijadiin 1 untuk ditinggali anaknya. Lalu kamar lain jadi kamar kos komersil. Tentu bisa,” urainya.
Menurutnya, pengembangan perumahan Tomoland, termasuk di Graha Agung Highland tak hanya berfokus pada pengembangan hunian pribadi, tetapi juga hunian kos sebagai ruang investasi strategis jangka panjang.
Bahkan pihaknya juga menyiapkan manajemen pengelolaan kos di setiap unit yang dikembangkan. Mulai dari mencarikan penghuni kos hingga perawatan berkala pada fasilitas kos. Dengan demikian, pemilik unit yang mayoritas berasal dari luar kota semakin dimudahkan.
“Jadi pemilik unit bisa duduk manis, pasif income bisa masuk,” tegasnya.
Menurutnya, Graha Agung Highland saat ini tengah merencanakan total pembangunan 150 unit yang mayoritas hunian kos. Mayoritas unit telah terjual, termasuk unit rumah kos dengan kamar terbanyak yakni 27 kamar. Kini, masih tersedia sekitar 30 unit hunian kos.
Kini, tipe unit yang masih tersedia yakni tipe 8 sampai 14 kamar kos dengan luas tanah 66 hingga 90 meter persegi. Harganya, mulai Rp 1,4 miliar untuk tipe 8 kamar dan sekitar Rp 1,95 miliar untuk tipe 14 kamar.
Seluruh unit hunian kos sudah dilengkapi furnitur seperti tempat tidur, kasur, lemari, meja kursi, AC, smart TV, water heater hingga exhaust fan. Fasilitas penunjang juga disiapkan lengkap, mulai dapur bersama di tiap lantai, ruang tamu, balkon hingga kamar mandi dalam di setiap kamar.
Bangunan unit di Graha Agung Highland ini konsepnya vila dan kos premium berarsitektur modern tropis dan Amerikan klasik. Lalu juga dilengkapi fasilitas co-working space, masjid, kolam renang, club house, joging treck, kafe & restoran hingga parkir komunal.
Dari sisi keamanan, kawasan ini menerapkan sistem one gate dengan akses kartu, CCTV di setiap klaster dan unit, serta penjagaan keamanan selama 24 jam.
Lokasinya cukup strategis, yakni 700 meter dari kampus baru UIN Malang dan jalur pariwisata Kota Batu. Suasananya tak perlu ditanya, sejuk dan asri dengan panorama city light Kota Malang hingga Gunung Arjuna.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A
























