Tugumalang.id – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengajak masyarakat untuk nonton bareng (Nobar) gelaran sepakbola akbar Piala Dunia 2026. Gerakan nobar itu diharapkan mampu menggerakkan roda perokomian UMKM lokal di Kota Malang.
Diketahui, ajang kompetisi sepakbola terbesar di dunia selalu menghadirkan animo dan antusiasme luar biasa dari masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Di Kota Malang, berbagai cafe, tempat nongkrong dan tempat hiburan berbondong bondong menggelar nobar piala dunia. Gelaran piala dunia menjadi daya tarik potensial bagi pelaku ekonomi dan UMKM untuk meraup rejeki.
Baca Juga: Wali Kota Malang Terbitkan SE, ASN Dilarang Main Media Sosial di Jam Kerja

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menilai bahwa nobar piala dunia sebagai strategi marketing jitu sekaligus momentum emas bagi pelaku ekonomi dan UMKM Kota Malang untuk meningkatkan pendapatan.
Sejalan dengan Surat Edaran Mendagri, Wahyu membuat kebijakan tentang penyelenggaraan nobar piala dunia 2026. Dikatakan, banyak aspek yang perlu diperhatikan selain dukungan untuk pelaku ekonomi dan UMKM Kota Malang.
Baca Juga: Wali Kota Malang Terbitkan SE, ASN Dilarang Main Media Sosial di Jam Kerja
Salah satunya yaitu menciptakan ruang kebersamaan dan sportivitas antar masyarakat yang dibalut dengan suasana hiburan yang bisa dinikmati semua kalangan. Wahyu juga menginstruksikan jajarannya untuk menggelar nobar piala dunia seperti yang telah dilakukannya pada hari Senin lalu (15/6/2026).

“Piala dunia ini jadi peluang bagi kita, bagi masyarakat, bagi pelaku UMKM. Saya yakin semuanya mendapat benefit dari ini (piala dunia). Kalau dari aspek ekonomi, pelaku UMKM mendapat kesempatan meningkatkan pendapatan lewat nobar, animo nya pasti besar, ini strategi yang bagus,” tuturnya.
Tak hanya itu, Wahyu juga menginstrukaijan jajarannya untuk meramaikan gelaran piala dunia dengan mengenakan jersey sepakbola tim kontestan piala dunia 2026 setiap hari jumat.
“Jadi saya tekankan di jajaran Pemkot Malang, nobar dan memakai jersey piala dunia bagi ASN setiap hari Jumat. Artinya dengan ini, gerak roda ekonomi pelaku umkm akan berputar karena antusiasme konsumen”.
Ia berharap, pelaku ekonomi dan masyarakat yang menggelar nobar tetap menjaga ketertiban dan keamanan di sekitar. Sehingga tidak mengurangi esensi nobar semata mata sebagai sarana hiburan dan jalinan silaturahmi.
“Saya himbau masyarakat, cafe atau warung nongkrong, semuanya tetap menjaga ketertiban dan keamanan. Koordinasikan dengan aparat terkait agar suasana hiburan ini tidak mengganggu kalangan masyarakat yang lain,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Prokopim Setda Kota Malang
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A


















