Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Gas Air Mata Kedaluwarsa, Korban Tragedi Kanjuruhan: Polisi Tak Tahu Rasanya

Redaksi by Redaksi
Oktober 11, 2022 4:25 pm
in Peristiwa
Kevia Naswa, korban tragedi Kanjuruhan yang matanya masih memerah akibat terkena gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan.

Kevia Naswa, korban tragedi Kanjuruhan yang matanya masih memerah akibat terkena gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan. Foto/M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Polisi mengakui telah menggunakan gas air mata yang kedaluwarsa dalam tragedi Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022). Bahkan gas air mata kedaluwarsa itu diklaim tak berbahaya lantaran kadar zat kimianya berkurang.

Menanggapi hal itu, salah satu korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Kevia Nazwa yang matanya hingga saat ini masih memerah mengatakan bahwa gas air mata itu menyakitkan dan sangat perih.

READ ALSO

Wali Kota Batu Napak Tilas Leluhur ke Makam Mbah Batu

Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai

“Mungkin polisinya tidak merasakan langsung. Tapi yang dirasakan orang awam saat itu panik. Yang saya rasakan, mata perih, dada sesak,” ucapnya, Selasa (11/10/2022).

Bahkan menurutnya, dia tak bisa melihat dengan baik saat terkena gas air mata secara langsung. “Pedih sampai gak bisa lihat,” ujarnya.

Tak hanya itu, pipi Kevia juga terdapat flek hitam yang baru bisa hilang setelah 3 hari kemudian. Kini setelah 10 hari tragedi itu berlalu, mata Kevia masih merah dan belum pulih.

Dia mengatakan, pihak kepolisian mungkin juga tak mengetahui jika ada banyak anak-anak, perempuan hingga ibu-ibu di dalam stadion.

“Mungkin polisinya gak tahu, di sana (stadion) banyak anak kecil, anak perempuan dan ibu-ibu,” paparnya.

“Takutnya kalau ada yang punya penyakit asma kan rentan kalau kena gas air mata,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, ada 131 suporter meninggal dunia dalam tragedi stadion Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022. Ratusan korban luka juga berjatuhan dalam tragedi itu.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Gas Air MataHeadlinekorbantragedi kanjuruhan

Related Posts

Wali Kota Batu Nurochman beserta jajaran saat ziarah makam Mbah Batu jelang HUT Kota Batu ke-25. Foto: Dok.
Peristiwa

Wali Kota Batu Napak Tilas Leluhur ke Makam Mbah Batu

Rabu, 14 Okt 2026
Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai
Peristiwa

Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai

Rabu, 14 Okt 2026
Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina
Peristiwa

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina

Selasa, 13 Okt 2026
Evakuasi jasad nenek sebatang kara meninggal di Pujon, Malang. Foto: Dok.
Peristiwa

Nenek Sebatang Kara di Pujon Malang Ditemukan Meninggal

Kamis, 8 Okt 2026
Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan
Peristiwa

Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan

Kamis, 1 Okt 2026
Sekda Kota Batu Alfi Nurhidayat bersama jajaran saat sidak ke TPS Pesanggrahan. Foto: Azmy
Peristiwa

Sekda Kota Batu Sidak Dugaan Pembakaran Sampah secara Liar di TPS Pesanggrahan

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Kepala Singa Tegar yang berada di halaman luar Stadion Kanjuruhan di Malang. Tempat ini menjadi tempat menaburkan bunga mengenang tragedi yang merenggut ratusan nyawa suporter.

Saya dan Tragedi Kanjuruhan di Malam Jahanam

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.